Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Rahma Sakit


__ADS_3

Hari pernikahan Vandra dan Zee tinggal 5 hari,dan persiapan sudah 99 persen,Vandra dan Zee yang mengurus semuanya ,Papah Hendra hanya membantu mendaftarkan ke KUA saja.


Pagi pagi Rahma telfon Vano dan bilang tidak masuk kerja karena sedang tidak enak badan,Vano tadinya sebelum ke kantor ingin ke rumah Rahma dulu ,ingin melihat keadaan Rahma,tapi Rahma bilang sore aja baru jenguk nya.


"Ya sudah,,nanti sore Saya pulang kerja mampir ke rumah,kamu istirahat yah,jangan capek capek biar cepat sembuh,"


"Iya Mas,,makasih ya Mas,,"Vano jawab iya dan telfon pun mati.


"Gimana,,Vano ngizinin kan sayang,?"tanya Mamah Rahma.


"Iya Mah,Mas Vano udah izinin,dan nanti sore Mas Vano mau datang ke sini ,"


"Oh,,ya udah sekarang kamu bersiap gih,"


"Iya Mah,,"


Vano bersama orang tuanya dan Vandra sedang sarapan,mereka sambil mengobrol.


"Dek,, Mamah sudah pesankan setelan baju dan celana berserta jas nya untuk Adek, nanti siang Mamah mau ambil, besok Adek pakai pas nikahan Kaka yah,"


"Buat apa sih Mah , Mamah Pesen baju buat Adek,Adek kan banyak baju ,celana sama Jas, pake yang ada kan bisa Mah,ngga harus beli,"


"Ini kan buat menghadiri pernikahan Kaka ,masa kamu pakai baju lama sih,,ya harus baru dong,,orang Papah sama Mamah juga baru semuanya, udah kamu nurut aja,,ok sayang,,"Vano menjawab Iya dengan pelan.


Selesi sarapan Papah,Vandra dan Vano berangkat ke kantor,Mamah langsung bersiap akan pergi.


Vano di kantor terasa sepi karena ngga ada Rahma,rasanya jadi malas kerja,Vano menelfon Rahma ,ingin tanya sedang apa,tapi ngga di angkat sampai dua panggilan.


"Kenapa ngga di angkat yah,,apa tidur ,,masa baru jam 10 udah tidur aja,,"kata Vano bicara sendiri.


"Tapi bisa jadi sih,Rahma kan lagi sakit,jadi harus banyak istirahat,"


Vano kembali bekerja,walau malas tapi karena ada tanggung jawab kerjaan jadi Vano tetap mengerjakan nya.


Sore hari Vano keluar kantor pukul 4 sore tepat,Vano akan langsung ke rumah Rahma, sebelum sampai rumah Rahma ,Vano membeli buah buahan dan roti untuk oleh oleh.


Jam 5 kurang 15 menit Vano baru sampai rumah Rahma,Vano langsung turun,Rahma yang sudah tau Vano mau datang menunggu di ruang tamu,Rahma pakai baju hangat dan celana panjang,Rahma juga terlihat pucat karena tidak Make-up.

__ADS_1


Pintu di buka oleh Mba,Vano memberikan oleh olehnya kepada Mba,lalu Vano masuk ke dalam setelah di persilakan.


"Sore Sayang,,,"


"Sore Mas,,"


Vano duduk dekat Rahma,Vano langsung memegang kening Rahma.


"Sudah ngga panas nih,,udah dingin,,"


"Iya Mas,,Tadi Saya baru minum obat,jadi sudah enakan,,"


"Syukurlah kalau sudah lebih baik,Saya kuatir banget,,di kantor rasanya sepi ngga ada kamu,"Rahma tersenyum tipis.


Mamah datang dan ikut gabung untuk mengobrol,Vano pamit pulang sekitar pukul 6 sore,Mamah menyuruh untuk ikut makan malam,tapi Vano tidak mau karena takutnya repotin,Rahma soalnya harus banyak istirahat.


"Besok kalau belum sehat betul jangan kerja dulu yah,"


"Iya Mas,,"Rahma mengantar Vano sampai mobil.


"Iya,Mas hati hati yah,,"


"Iya,,"Vano masuk mobil setelah mengusap kepala Rahma.


Vano pun menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Rahma.


Setelah itu Rahma masuk lagi ke rumahnya,esok harinya,Rahma sudah bersiap mau berangkat kerja.


"Mah,, Rahma berangkat kerja dulu yah,"


"Oh iya Sayang,,hati hati,,kamu naik apa,,?"


"Naik taxsi online aja Mah,"Mamah jawab Iya,Rahma pun pergi ke kantor.


Sampai di kantor Rahma sampai duluan,Rahma langsung menyalakan komputer,sekitar setengah 9 Vano datang dan melihat Rahma.


"Rahma,,Kok udah berangkat kerja,emang sudah sembuh,,?"

__ADS_1


"Iya Pak, Saya sudah sembuh,,"Vano memegang kening Rahma dan benar ngga panas juga suhu badanya normal aja.


"Ya udah,,tapi jangan capek capek yah,"


"Iya Pak,siap,,,"


Vano sambil tersenyum lalu berjalan masuk ke ruangannya,Vano juga menyuruh Rahma ikut masuk.


Rahma sudah di dalam ruang kerja Vano,Rahma kira ada kerjaan,dan ternyata Vano langsing memeluk Rahma.


"A,,ada apa Mas,,"Rahma langsung merasa aneh karena Vano tiba tiba memeluknya.


"Kamu jangan sakit lagi yah,kalau ngga ada kamu di kantor,rasanya Sepi dan Saya ngga semangat kerja,"Rahma tersenyum.


"Iya,,Saya ngga akan sakit lagi,,"Sambil mengusap pundak Vano.


Pelukan pun di lepas,setelah itu keduanya kembali bekerja,Vano pun sangat bersemangat.


Esok harinya,Vano menjemput Rahma untuk berangkat kerja bersama.


Sampai di kantor keduanya lanjut kerja,sekitar jam sepuluh Rahma masuk ke ruang kerja Vano.


"Pak Saya mau bicara sebentar bisa,?"


"Ada apa kok kaya serius gitu,,ayo duduk..."Rahma pun duduk.


"Ini tadi Mamah telfon,Mamah bilang Saya suruh bilang ke Bapak kalau besok lusa saya dan Mamah akan pergi ke Pontianak,kita mau menyusul Rere, Kaka dan Kaka ipar menyuruh Saya dan Mamah untuk ke Pontianak,"


"Besok lusa,,besok lusa kan pernikahan Vandra dan Zee,masa kamu mau pergi,Trus bukanya Kaka kamu sudah kerja di Jakarta bukan di Pontianak lagi,"suara Vano terlihat menyelidik.


"Iya,Kaka Saya memang sudah kerja di Jakarta,di Pontianak ada acara jadi kita di suruh datang ke sana,,"


"Masa Vandra nikah Saya sendirian sih ngga ada kamu,,"


"Saya juga bingung harus gimana, pilih keluarga atau pilih Bapak,karena acaranya harinya sama,,"Vano langsung lemas.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2