
Malam pun tiba,jam 7 malam acara pesta pernikahan Vandra dan Vano sudah di gelar,tamu undangan satu persatu sudah datang,dan para Sodara juga pada datang.
Ayah Doni dan Ibu Dian sudah duduk di meja bersama Anak dan menantunya ya itu Firli,Adit dan istri Adit Marsa.
Dinda bersama suaminya Agung juga sudah datang,Tiya dan Torik tidak bisa datang ,mereka sedang ada di luar negri,sedang Akbar dan Vivi datang bersama anaknya si Atan,Fatir tidak bisa datang karena sedang menangani kasus penting.
Kak Zara dan Kak Rizki juga sudah datang, mereka duduk bersama Iza dan Beni ,juga Papah nya Beni.
Di meja satunya Mamah Rahma bersama kedua kakanya dan Rere.
Acara berjalan lancar dan sangat ramai,relasi dan teman bisnis dari Papah Hendra semuanya datang.
Saat ini kedua pasang pengantin sedang melakukan rangkaian acara,dari potong kue,acara dansa , foto foto keluarga,lanjut lagi dengan masih beberapa rangkaian acara lainya.
Acara terakhir adalah para tamu memberi selamat kepada kedua pasang pengantin,kedua pasang pengantin sampai merasa capek bersalaman karena orang tak kunjung habis untuk memberi selamat kepada mereka.
"Kamu sedang cari siapa,?"Vano bertanya ke Rahma ,karena Rahma terlihat menengok kanan kiri.
"Saya cari Kaka Mas,Saya haus,,"
"Kenapa ngga bilang ke saya kalau haus,biar Saya suruh orang,"Vano lalu memanggil pelayan untuk mengambilkan minum untuk Rahma.
__ADS_1
"Yang Aku capek nih berdiri terus,orang kenapa ngga habis habis yah,"
"Sabar yah,,itu tamunya tinggal dikit lagi ,nanti malam Aku pijitin deh kakinya,,gimana,,"Zee tanpa menjawab langsung tersenyum dan mengangguk.
Pukul 10 malam kedua pasang pengantin sudah bisa duduk dan istirahat ,karena tamu sudah memberi selamat semuanya,para tamu juga sudah menikmati hidangan yang di sediakan.
Rahma memegang kakinya karena merasa sakit,Rahma tidak biasa pakai sepatu hak tinggi terlalu lama berdiri,jadi kakinya pegal dan sakit.
"Sakit kakinya,,?"Rahma mengangguk saat Vano bertanya.
"Lepas aja dulu sepatunya,biar kaki kamu ngga sakit,"
"Ngga usah Mas,,biar aja,,"
Vano tidak hanya melepaskan sepatunya saja,tapi Vano melihat ke kakinya Rahma ada yang luka ngga,kaki Rahma ngga luka,tapi pada merah.
"Sudah Mas,,,ngga papa kok,,"
"Kaki kamu merah ini,pasti sakit,,"
"Nanti juga sembuh,,sudah Mas duduk lah,,"saat Vano masih melihat kaki Rahma,Mamah Dea datang.
__ADS_1
"Sayang,,kenapa Kaki Rahma,,?"
"Ini Mah kaki Rahma sakit,,makanya Adek buka sepatunya,,"
"Oh iya,,nanti di kasih salep yah biar ngga sakit,"Rahma hanya mengangguk dan merasa ngga enak ke mertuanya.
Jam pun berlalu,dan sekarang sudah jam 11 tamu sudah pada pulang,sodara juga sudah pada pulang satu persatu,Mamah Dea dan Papah akan pulang ke rumah karena ada keluarga yang akan menginap di rumahnya,sedang pengantin akan menikmati malam pertamanya di hotel.
"Dek,,ingat,,besok jam 9 sudah harus ke Bandara,,jangan sampai kesiangan,,"Kak Zara mengingatkan sebelum pulang.
"Iya kak,,kita ngga akan terlambat,"
"Ya sudah kalian pasti capek,istirahat Sanah,,besok mamah akan suruh pak supir mengantar kalian,dan bawakan baju kalian juga,"kata Mamah.
Semua keluarga sudah pulang,kedua pasang pengantin naik ke atas menuju kamar pengantin nya.
Sambil bergandengan penuh bahagia kedua pengantin masuk ke kamar masing masing.
***maaf dikit..
lanjut bsk ke uwuan pengantin,aku akan ceritain satu satu dulu ya kak buat bsk..
__ADS_1
*jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih****...