Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Kaget


__ADS_3

"Non,,non Zee,,,"Mba mengetuk kamar Zee dengan kencang,membuat Zee dan Vandra langsung sadar.


Zee mendorong Vandra agar bangun dari atas badanya,"Yang,,Mba Datang,,kamu sembunyi di mana yah,,"sambil merapikan pakaian dan rambutnya.


"Aduh,,di mana ini,,,"Vandra juga sambil kebingungan Mba di.luar sudah mengetuk pintu terus.


"I,,iya Mba tunggu bentar,,"Jawab Zee dan Zee langsung menyuruh Vandra sembunyi di kamar mandi.


"Kamar Mandi,kamar mandi Yang,,,Sanah Masuk buruan,,,"Vandra langsung masuk kamar mandi.


Dan Zee lalu membuka pintu kamarnya,"Iya Mba ada apa,,?"


"Itu Mas Vandra kemana ya Non tadi di bawah kok ngga ada,,?tapi mobilnya ada Non,"


"Oh Vandra,,ada di kamar mandi,,tadi Vandra katanya perutnya mules jadi Aku suruh masuk kamar mandi Aku aja Mba,,"


"Oh gitu,,ya udah Mba mau buat minuman dulu ya Non buat Bapak,,"


"Iya Mba,,"mba pun pergi,tapi baru dua langkah Mba berbalik.


"Non,,itu lipstik Non belepotan,,"sambil menunjuk bibir Zee,Zee langsung menutupnya.


"Oh iya Mba,,nanti Aku rapikan,,"Mba lalu pergi,dan herannya Mba seperti tidak curiga.


Zee lari ke depan kaca setelah menutup pintu,dan melihat ke bibirnya,dan benar saja Lipstik nya belepotan.


"Ya Tuhan malunya aku,,"sambil merapikan bibirnya.


Vandra yang tadi dengar suara pintu di tutup lalu keluar dari dalam kamar ,"Mba ngapain,,?"


"Nyariin kamu ,katanya pergi kemana kok ngga ada,padahal mobilnya ada,"


"Oh gitu,,ya udah yuk kita turun,Aku di sini kelamaan sama kamu jadi takut,di sini banyak setan,,"


"Setan,,di mana banyak setan,,?"


"Ya kita berduaan terus gini nanti Aku khilaf karena setan yang selalu membujuk kita melakukan hal yang di larang agama,udah ayo turun,"


"Iya,,"keduanya keluar dari kamar dan turun kebawah sambil Zee menggandeng tangan Vandra dengan mesranya.

__ADS_1


Sampai di bawah Vandra langsung duduk di sofa sedang Zee ke dapur untuk melihat mba sudah selesai buat minuman pesanan papahnya belum.


"Sudah jadi Mba,,?"


"Sudah Non ini mba mau taro di botol,"


"Oh iya mba,,nanti antar ke depan ya mba,"Mba jawab iya.


Vandra rupanya sedang menerima telfon dari Vano,Zee duduk di sebelah Vandra.


"Iya,, nanti Aku jam 11 sudah sampai kantor,"


...


"Iya,,sudah dulu,Aku sibuk,"Telfon langsung di matikan.


"Kenapa,,?ada masalah di kantor,?"


"Ngga ada,Vano hanya tanya Aku mau ke kantor ngga,,"


"Oh,,"mba lalu datang dan dan membawa botol yang berisi minuman untuk papah Zee.


"Aku ngga mengantar sampai dalam yah,"


"Iya ngga papa,,"


"Nanti malam Aku akan datang bersama orang tuaku,"


"Iya Sayang,,Aku tunggu yah,,"


Mobil berhenti depan rumah sakit,sebelum Zee turun Vandra menahannya dulu.


"Tunggu dulu Yang,ada yang ketinggalan,"


"Apa yang ketinggalan,,?"


Vandra memegang kedua pipi Zee,lalu Andra mencium kedua pipi Zee dan terakhir bibirnya.


Cup,,,cup,,,cup,,,

__ADS_1


Setelah itu keduanya tersenyum,"Sudah turunlah,,tunggu Aku nanti malam yah,"Zee jawab iya.


Zee pun turun dan langsung masuk kedalam,Vandra lanjut menuju kantor.


Sore hari Vandra pulang jam 4 sore,Vandra bertemu papah di loby.


"Papah mau pulang kan,?"


"Iya,,kamu mau pulang juga,"


"Iya,,kita jadi kan ke rumah sakit jenguk papah Zee,,?"


"Iya Jadi,,ya udah ayo kita pulang,"


Keduanya naik mobil berbeda,sedang Vano dan Rahma belum pulang,Vano meminta Rahma menemaninya lembur.


"Kamu ngga ada acara kan,,?"


"Ngga pak,,"


"Syukurlah,,tolong bantu saya mengecek data ini yah,,"


"Baik Pak,,"Keduanya duduk di sofa sambil mengerjakan pekerjaan masing masing.


Keduanya sampai duduk bersebelahan tanpa mereka sadari ,karena mereka sering saling tanya.


"Pak,,kalau yang ini kayanya salah deh,"Kata Rahma sambil menunjuk ke angka yang salah.


"Coba saya hitung lagi,,"Vano lalu menghitung ulang.


"Rahma coba lihat ini benar ngga,,"Kepala Rahma sangat dekat dengan wajah Vano,sampai Vano bisa mencium wangi pipi Rahma.


"Betul ini Pak,,ngga ada yang salah lagi,"Rahma bicara tapi ngga di sahut lalu Rahma menengok ternyata Vano sedang menatapnya,dan posisi wajah mereka sangat dekat.


Mata mereka pun saling tatap tanpa berkedip,"Ya Tuhan ini orang kenapa sangat tampan sih,,"kata Rahma dalam hatinya.


"Ya Tuhan ini anak kenapa cantik gini sih,,rasanya bikin gemas aja,,"kata Hati Vano.


Saat mata mereka saling tatap dan hati mereka saling mengagumi,berlahan wajah Vano makin dekat dan saat kulit hidung mereka sudah menempel,tiba tiba hp Vano berbunyi yang membuat keduanya langsung kaget.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2