Zee Dan Vandra

Zee Dan Vandra
Istirahat


__ADS_3

Vano terus saja mencium punggung Rahma,Rahma sudah merasakan panas dingin ,sampai sampai bulu kuduk Rahma berdiri karena menahan rasa yang aneh di dalam dadanya,Tangan Rahma memegang baju kebaya yang bagian depan,karena kalau tidak di pegangin pasti akan melorot ke bawah.


"Masss,,,,sudah Masss,,,"bibir Rahma mengatakan tidak,tapi tubuh Rahma seakan menginginkannya,buktinya Rahma tetap diam,sedang bibir Vano sudah jalan jalan di punggungnya.


Vano rupanya tidak mendengarkan perkataan Rahma,dan terus saja menciumi punggung Rahma,tangan Vano sambil melepaskan pengait penutup dada biar Vano lebih leluasa.


Saat tali itu terlepas Rahma langsung berbalik,"Mas,,,sudah dulu,kata Mamah kita kan suruh istirahat,"Sambil menunduk dan kedua tanganya memegang kebaya bagian depan.


Vano langsung sadar,Vano mengusap wajahnya kasar,"Maaf,,Saya khilaf,,ya sudah Sanah ganti baju,,"Rahma mengangguk lalu berjalan ke kamar mandi sambil terus menunduk,Vano melihat Rahma pergi hanya bisa tarik nafas.


"Ya Tuhan,,ini gila sih,,"Kata Vano pelan sambil menjatuhkan badanya di kasur.


Rahma di kamar mandi tidak langsung melepaskan celananya,tapi melihat dirinya di cermin.


Pipinya Masih terlihat merah,bulu kuduk juga masih terlihat berdiri,sentuhan bibir Vano di punggungnya benar benar membuat badanya ngga karuan.


Rahma lalu ganti kebaya dengan baju tidur yang serba panjang di tangan dan celana.

__ADS_1


Sedang Zee dia sudah ganti baju,Zee memakai baju tidur yang celananya pendek se atas lutut dan baju yang tanpa lengan,setelah itu keluar dari kamar mandi.


"Sayang,,Sanah ganti baju,,biar istirahatnya nyaman,,"kata Zee ke Vandra.


Vandra bukanya menjawab justru melihat Zee yang seksi mendekatinya,Vandra menarik pinggang Zee dan badan mereka pun menempel.


"Gimana Aku bisa istirahat kalau melihat istriku menggoda begini,,kamu sengaja yah hemm ,,,"Zee tersenyum.


"Siapa yang menggoda kamu sayang,ih kepedean banget sih,,Aku pakai baju gini biar Aku nyaman tidur Sayang,,udah ah Sanah ganti baju,kita harus istirahat karena nanti malam kita pasti akan capek,kamu tau sendiri kan berapa undangan orang tua Kamu,pasti kita akan sangat capek dan ngga ada waktu istirahat nanti,"sambil tangan Zee di kalung kan ke leher Vandra.


"Baiklah permaisuri ku yang cantik,,raja mu akan ganti baju dulu ,tapi sisakan tenaga buat nanti malam ,kita akan menikmati malam panjang berdua,,"


Setelah itu Vandra masuk kamar mandi dan ganti baju,Vandra cepat sekali keluar dari kamar mandi,karena Vandra hanya memakai celana pendek dan tidak pakai baju.


Vandra melihat Zee yang sudah tiduran di kasur ,Zee melihat Vandra yang keluar dari kamar mandi hanya pakai celana pendek saja,tanpa baju,Zee melihat badan Vandra yang kekar dengan perut sobeknya,hanya bisa melotot .


"Ya Tuhan,,,indah sekali ciptaan mu,,suamiku benar benar sempurna,"Kata Zee dalam hatinya.

__ADS_1


Vandra ikut naik.ke kasur,lalu keduanya saling hadap,Zee dari tadi belum berkedip dan terus menatap Vandra.


"Kenapa menatap nya seperti itu,,?"Zee menggeleng dan merasa malu karena ketahuan menatap Vandra terus.


"Sinih mendekat lah,ayo kita istirahat,agar kita ada tenaga buat nanti malam,"Vandra memeluk Zee,wajah Zee menempel di dada bidang Vandra,bau kulit Vandra membaut Zee merasa nyaman.


Sedang Rahma keluar dari kamar mandi dengan masih merasa malu,Rahma menunduk dengan kedua tangannya saling genggam,Vano yang melihat nya bangun dari kasur.


"Kamu istirahatlah dulu,Saya mau ganti baju di kamar mandi,"Rahma mengangguk.


Rahma naik ke kasur setelah Vano masuk kamar mandi,di kasur Rahma sambil memainkan kelopak bunga mawar yang sangat harum.


"Ya Tuhan, Terimakasih karena telah memberi kelancaran saat ijab tadi,sekarang Aku dan Mas Vano sudah jadi suami istri,semoga Aku bisa menjadi istri yang baik untuk Mas Vano,amin,,"saat Rahma masih bicara dalam hatinya dan tanganya memainkan bunga mawar,Vano sudah ada di belakangnya.


Berlahan Vano memeluk Rahma,Rahma langsung tegang badanya karena kaget Vano memeluknya dari belakang,tangan Vano yang ada di perutnya membuat Rahma jadi geli gimana.


"Kita istirahat yah,biar nanti malam kita ada tenaga,"Rahma langsung berfikir yang tidak tidak saat mendengar Vano berkata tenaga untuk nanti malam,padahal maksud Vano tenaga untuk acara pesta yang pastinya akan banyak tamu.

__ADS_1


Rahma tidak menjawab dan diam saja,sedang Vano sebelum memejamkan matanya mencium rambut Rahma.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2