
Hari ini Papah Zee sudah di perbolehkan pulang,Vandra yang menjemputnya karena Beni tidak bisa,Beni sedang ada sidang.
Vandra membawakan barang barang,sedang Zee mendorong kursi roda yang di duduki papah.
Sampai di parkiran ketiganya masuk mobil,"Nak Vandra makasih sudah mau jemput Om,,Om jadi merepotkan,,"saat mobil sudah berjalan.
"Ngga merepotkan kok Om,santai saja,"
Mobil Akhirnya sampai di rumah Zee,Zee mengantar papah nya ke kamar,sedang mba yang membawakan tas ransel ke dalam.
Vandra duduk di sofa,Zee yang sudah mengantar papahnya sampai kamar lalu keluar untuk menemani Vandra.
"Mau minum apa sayang,,?"
"Kalau ada yang dingin dingin ,biar seger,"
"Oh iya,Aku buatkan dulu yah,"Zee lalu ke dapur untuk membuatkan es jeruk.
"Ini es jeruk,pasti segar deh,minum gih yang,"Vandra bilang makasih lalu meminumnya.
"Kamu ngga papa ke kantor siang lagi,?"
"Ngga papa,,santai aja,"Vandra lalu meminum es jeruknya.
"Yang,,besok kita beli cincin yah buat kita nikah,,"
"Besok,,eemm,,boleh,,mau beli di mana,,"
"Di mal aja gimana,,"
"Ya udah,,besok Aku tunggu yah,,"
"Iya,,Aku balik ke kantor dulu yah,"
"Iya,,hati hati di jalan,,"
"Hemm,,,iya,,"Zee mengantar Vandra ke depan sampai Vandra naik mobil.
"Dah Sayang,,,Aku pergi dulu,,"
"Dah,,,hati hati,,,"Vandra tersenyum dan menjalankan mobilnya.
__ADS_1
Esok paginya Vandra sarapan bersama orang tuanya dan juga Vano.
"Mah Pah,, nanti Kaka mau ajak Zee pergi ke mal,kita mau cari cincin buat nikah ,"
"Wah gracep juga kamu Kak,,kalau perlu bantuan papah dan Mamah bilang aja,kita pasti akan bantu,,"
"Iya Pah siap,,"
"Dek,,kamu sekalian aja nikah bareng Kaka,biar acaranya jadi satu,"
"Apa sih Pah,,calon nya aja belum punya,,"
"Lah bukanya kemarin Papah lihat sedang pelukan dengan nyaman nya sama cewek sampai papah datang aja ngga tau,,"Vano membuang nafas,udah deh Papah isengnya keluar.
"Adek Pelukan sama cewek Pah,,siapa ceweknya,,?"Vandra penasaran.
"Adek sudah punya pacar lagi,,kalau sudah kenalin dong ke Mamah,,"
"Apa sih Mah,,Papah itu cuman becanda,,Adek belum ada pacar,,"
"Trus kemarin itu pelukan di kantor apa,masa sama sekertaris kok pelukan,ya kalau ngga ada hubungan ya ngga mungkin kan,"
"Sekertaris,,kamu pelukan sama Rahma Dek,!"Vandra kaget.
"Kamu serius kan Dek ngga melakukan hal aneh ke Ratu,?"tanya mamah.
"Ngga Mah,,Adek sudah sangat muak dengan nya,apa lagi berurusan dengannya,Adek males banget,"
"Trus perkataan Ratu benar, apa hanya ingin cari masalah dan perhatian sama kamu ya Dek,?"Papah yang bicara.
"Kemarin Kaka yang melakukanya,tapi Kaka juga ngga sengaja,hanya kebetulan pas banget jadi masalah buat Ratu,"
"Maksud Kaka gimana,,?"Vano minta penjelasan dari Vandra.
"Kaka 3 hari yang lalu bertemu teman Kaka,dan dia ingin memakai Ratu sebagai model produk kosmetik nya,Jadi Kaka komporin aja,mungkin Ratu pikir itu kamu,"
"Ya Tuhan Kaka,,kenapa Kaka cari masalah sama Ratu sih,,makanya saat Ratu menuduhku ,Adek ngga ngerti ,karena Adek ngga tau apa-apa,,"
"Ya sudah ngga usah terlalu di pikirkan sih,santai aja cuman Ratu kok,"Vandra menganggap enteng Ratu.
Selesai sarapan semua berangkat sendiri sendiri,Vandra pergi ke rumah Zee untuk menjemputnya.
__ADS_1
Sampai di rumah Zee,Vandra turun dari mobilnya,Zee yang tau Vandra mau datang menunggunya di depan pintu.
"Pagi sayang,,"
"Pagi juga sayang,,ayo masuk dulu,"keduanya pun masuk ke dalam.
Sampai di dalam Vandra langsung Salim ke papah Zee.
"Pagi Om,,"
"Pagi,,"
"Van,,Pah,,Aku siap siap dulu yah,"Vandra jawab iya,dan Zee pun masuk ke kamarnya.
"Kalian mau pergi cari cincin,,?"
"Iya Om,,kita mau cari cincin buat pernikahan kita,,"
"Syukurlah lah kalau kalian benar benar ingin mempercepat pernikahan kalian,Om doakan soga semua lancar,dan Om titip Zee yah,jaga Zee dan sayangi juga,"
"Iya Om,,pasti Saya akan menjaga dan mencintai Zee dengan sepenuh hati saya,"
"Ya Om percaya sama Kamu,,"
Tidak lama Zee sudah turun dari kamarnya,Dan Zee sudah siap,keduanya langsung pergi setelah berpamitan Pada Papah.
Keduanya di mobil terlihat sangat bahagia,saat di jalan Zee melihat butik dan terpampang gaun pengantin yang sangat indah.
"Sayang,,lihatlah itu gaun sangat indah,,"
"Iya,,kamu mau melihatnya,,ayo kita ke sana,,"
"Boleh deh kalau kamu mau,,"
"Pasti mau dong,kan biar sekalian kita dapat gaun buat kita nikah nanti,,"
Vandra memarkirkan mobilnya di depan Butik,keduanya turun dari mobil,saat keduanya berjalan sambil bergandengan tangan dari arah belakang mereka jalan ada mobil melaju dengan sangat cepat,Vandra menengok karena ada orang teriak.
"Awas minggir,,,,"teriak seseorang.
Vandra lalu mendorong Zee kesebalah kiri dengan kencang dan Zee terpental jauh.ke pinggir,tapi naas dengan Vandra,Vandra tidak bisa menghindari mobil.
__ADS_1
Brakkkk..
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..