
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Sarah berjalan menuju kamar Minah,karena dari tadi Minah mual dan muntah maka Sarah tidak mengizinkan Minah untuk bekerja dan menyuruhnya untuk beristirahat
Setelah beberapa kali ketukan didepan pintu Minah,Minah membukakan pintunya dan terlihat wajahnya yang sangat pucat sekali. Sarah masuk kedalam kamar nya dan duduk dipinggiran tempat tidur nya
"kamu ngak apa-apa Minah ?"tanya Sarah
"apa perlu kita ke dokter saja,kemarin kamu hanya diberi resep vitamin saja"ucap Sarah cemas
"saya ngak apa-apa kok nyonya,mungkin hanya perlu istirahat saja"jawab Minah
"maafkan saya nyonya,karena saya tidak bisa membantu anda"ucap Minah
__ADS_1
"tidak apa-apa,masih ada yang lain. Hhmm.... sebenarnya saya kemari karena ingin menyampaikan sesuatu"ucap Sarah
"tuan Danuarta,dia ingin bertemu dan berbicara pada mu. Itupun jika kamu mau"jelas Sarah menatap wajah Minah
Minah masih terdiam,dia merasa bingung. Sarah menatap wajah Minah yang kebingungan,kemudian Sarah memberikan amplop mengenai data pribadi keluarga Danuarta pada Minah sebagai bahan pertimbangan buatnya
"apa ini nyonya?"tanya Minah
"buka lah....aku tinggal dulu,bila kau tidak ingin menemuinya....itu terserah pada mu,tapi pikirkan lagi .. bagaimana pun juga dia adalah ayah dari bayi mu"jelas Sarah dan berlalu
Minah merasa bingung,di satu sisi dia tidak ingin mengganggu rumah tangga orang lain tapi disisi lain dia juga ingin Danuarta merasakan adanya seorang anak. Benar kata nyonya nya,walau bagaimana pun juga Anak yang dikandung nya adalah anak Danuarta.
"huuuffff....baiklah,aku akan menemuinya. Aku ingin tau apa mau tuan Danuarta"gumam Minah
__ADS_1
Keesokan harinya,Minah sudah bangun pagi-pagi. Dia merasa lebih baik,dia juga tidak tau kenapa. Semalaman memikirkan tuan Danuarta membuat perutnya merasa lebih baik,Minah membantu pelayan lainnya untuk membuat sarapan didapur.
Setelah menyiapkan makanan di meja makan,Minah berniat kembali ke dapur bagian belakang dimana tempat para pelayan makan. Sambil menunggu Sarah dan Adrian yang sedang sarapan bersama dimeja makan Minah juga ikut sarapan bersama para pelayan,karena perutnya saat ini sedang sangat lapar tak seperti biasanya
Hari ini Minah berniat menemui Danuarta,tapi dia hanya ingin bertemu dirumah Sarah saja. Dia tidak ingin keluar dari rumah ,dia takut jika Danuarta memaksanya melakukan hal yang tidak diinginkannya. Sarah dan Adrian sudah selesai sarapan,mereka duduk diruang keluarga seperti biasanya.
"tuan...nyonya....maaf mengganggu"sapa Minah yang mendekati Sarah dan Adrian diruang keluarga sambil membawa nampan berisi cemilan
Sarah dan Adrian tersenyum melihat kedatangan Minah, apalagi melihat wajah Minah yang sudah terlihat memerah tidak seperti kemarin-kemarin sangat pucat. Sarah menyuruh Minah untuk duduk
"mengenai permintaan nyonya Sarah tadi malam,saya akan menemui tuan Danuarta . saya hanya ingin tau apa yang mau tuan Danuarta bicarakan pada saya"jelas Minah
"baiklah .... kalau begitu saya akan menelpon Danuarta"jawab Adrian
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘