
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"bagaimana keadaan mu hemm?"tanya mama Daniel saat sudah berada didekat Tania,mama menggenggam tangan Tania dengan lembut
"aku baik-baik saja nyonya"jawab Tania lembut
"nyonya?sekarang kau sudah mengandung cucuku jadi kau harus memanggil ku mama juga seperti Daniel "ucap mama Daniel sambil tersenyum
"tapi..."jawab Tania dan langsung dipotong oleh mama Daniel
"tidak ada tapi-tapi,mulai sekarang biasakan lah. Apalagi sebentar lagi kalian akan menikah"jelas mama Daniel senang
Tania masih bingung mendengar ucapan mama Daniel,disurat perjanjian tidak pernah Daniel mengatakan akan menikahinya. Yang ada dia tidak boleh ikut campur urusan nya dan setelah anak itu lahir,maka Tania harus pergi
Melihat wajah Tania yang kebingungan,membuat Daniel tersenyum. Sepertinya dia sudah benar-benar mencintai Tania,apalagi mengingat temannya yang habis dipukuli olehnya karena dia tidak suka temannya itu menyentuh dan menjelekan Tania
"aku akan menikahimu Minggu depan dan kita akan berbulan madu"jelas Daniel dibelakang mama nya
"tapi surat perjanjian itu?"tanya Tania masih bingung
__ADS_1
"kau tidak usah khawatir,aku akan merobeknya dan anggap itu tidak pernah terjadi. Selamanya kau istriku,milikku sebelum atau setelah melahirkan anakku"jelas Daniel
"sekarang Istirahat lah...."ucap Daniel lembut
"tapi aku....aku lapar"jawab Tania malu-malu
"kau belum makan?"tanya mama Daniel
Tania menggelengkan kepalanya,tadi dia berniat membuat makanan untuk nya juga untuk Daniel tapi saat mencium bau bawang dia langsung mual dan merasa lemas. Daniel pun mengingat hal itu,di juga belum makan apa pun tadi. Sibuk memotret Tania yang sedang didapur.
"oiya....kamu mau makan apa sayang?biar aku masakin"ucap Daniel lembut,mama Daniel menatap Daniel yang bisa lembut juga dengan wanita padahal biasanya Daniel selalu bersikap ketus
"martabak?dimana membelinya malam-malam begini?"tanya Daniel bingung
"ha ...ha....kamu ini bagaimana sih?tadi katanya mau masakin buat Tania, sekarang kok nanya beli?"tanya mama Daniel sambil tertawa dan menggelengkan kepalanya
"aku ngak bisa masak martabak ma..."jawab Daniel menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"biar aku aja yang masak dad...."jawab Tania
__ADS_1
"dad....???"gumam Daniel bingung,kemudian dia tersenyum. Dia senang dengan panggilan yang baru saja diberikan oleh Tania
Mama Daniel yang mendengarnya semakin senang,anaknya benar-benar sudah bisa menaklukan hati Tania. Mama tau kalau dulunya Tania sangat benci dengan Daniel karena Daniel selalu menganggapnya wanita murahan,saat ini Daniel sudah mencintai Tania. Bagaimana jika Daniel mengetahui anak-anak angkat Tania,mungkin Daniel semakin mencintainya. Bukan hanya wajahnya yang cantik tapi hatinya juga cantik,begitulah yang dipikirkan mama Daniel
"kamu istirahat saja,biar bibik yang buatin dan kamu Daniel....temani istrimu disini"ucap mama Daniel sambil tersenyum dan keluar dari kamar Daniel
Setelah mama Daniel keluar,wajah Tania masih memerah. Dia baru teringat akan panggilannya pada Daniel,Daniel berjalan mendekati Tania. Dia duduk disebelah Tania,Tania menundukan kepalanya. Malu menatap mata Daniel yang dari tadi melihat ke arahnya,Daniel langsung memeluk Tania dan mencium kening Tania
"terima kasih....karena sudah mau mengandung anakku,terima kasih"bisik Daniel lembut
Tania merasa terharu karena Daniel akhirnya menerimanya,padahal dia sudah berpikir kalau nantinya dia akan berpisah dengan anak kandungnya. Rasa sedih nya pun hilang saat Daniel mengatakan kalau dirinya benar-benar akan menikahinya, walaupun Daniel belum mengatakan kalau dirinya mencintai Tania.
"harus nya aku yang berterima kasih karena kau yang mau menerimaku....wanita murahan dan miskin"ucap Tania dengan menahan tangisnya,dia ingat ucapan Daniel yang mengatakan dirinya wanita murahan
Daniel melepaskan pelukannya,dia menatap wajah Tania yang sudah mengeluarkan air mata. Tania tak sanggup menahan air matanya lagi,dia nangis dalam diam dipelukan Daniel tapi saat ini Daniel melepaskan pelukannya dan menatap mata Tania yang sudah basah. Daniel menghapus air mata Tania dengan ibu jarinya,kemudian mengecup kembali kening Tania dengan lembut
"maafkan aku ..."bisik Daniel
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘