(Bercinta Dengan Makhluk Gaib)Mencari Cinta Sejati..

(Bercinta Dengan Makhluk Gaib)Mencari Cinta Sejati..
keputusan Tania


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Melihat Tania yang bingung,nyonya Frans mengambil uang cas dari dalam laci nya dan meletakannya diatas meja. Kemudian dia berdiri dan berjalan mendekati Tania,menariknya untuk duduk dibangku dihadapannya


"ini uangnya....jika kau bersedia maka uang ini akan menjadi milikmu"ucap nyonya Frans


"kau bisa menganggap uang ini adalah salah satu mas kawin untukmu,bagaimana?"tanya nyonya Frans


"tapi....jika putra anda tidak mau menikah dengan ku bagaimana nyonya?"tanya Tania


"seperti yang aku katakan tadi,kamu harus buat dia bersedia menikahimu....hari ini aku berikan 5 juta dulu sebagai dp nya,nanti setelah kau bertemu dengan anakku maka aku akan memberikan 20 juta. Bila anakku bersedia maka aku akan membayar semuanya"jelas nyonya Frans lagi


"baiklah nyonya....saya bersedia,saya akan mencoba merayu putra anda untuk menikahi ku. Tapi apa anda tidak malu mempunyai menantu seperti ku jika putra anda benar-benar mencintaiku"jelas Tania ,dia tidak ingin penyesalan dikemudian hari


"aku tidak masalah dengan latar belakang keluarga mu. Bagiku....kebahagiaan putra ku lebih penting dari apa pun"jawab nyonya Frans


"baiklah....karena kau sudah setuju maka besok kamu bisa menemui putra ku dan mulai merayunya untuk menikahi mu sebelum operasi Wati nanti"ucap nyonya Frans keceplosan

__ADS_1


"operasi wati?apa anda menyelidiki kehidupan ku nyonya?"tanya Tania kesal


"jelas....karena semua yang bekerja di keluarga frans harus diketahui latar belakangnya tidak bisa sembarangan saja"jelas nyonya Frans


"baiklah....kalau begitu saya permisi dulu nyonya"jawab Tania


Tania mengambil amplop yang diberikan oleh nyonya Frans,dia ingin pergi kembali ke rumah sakit karena dia ingin segera memberikan Dp untuk biaya operasi Wati.


Senyuman terukir diwajah nyonya Frans, keinginannya tercapai walaupun Tania melakukannya secara terpaksa. Saat ini dia merasa senang karena dimatanya Tania adalah wanita yang sempurna yang bisa menjadi istri Daniel nantinya apalagi seperti nya tuhan merestui keinginan nya,dia yakin Tania bisa menaklukan hati Daniel yang dingin


Tania sudah berada dirumah sakit,dia sudah berada dibagian administrasi. Dia ingin memberikan Dp untuk biaya operasi Wati,agar dokter segera melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum operasi nya.


"duduk saja,bagaimana keadaan mu hhmm?"tanya Tania sambil mengelus rambut Wati


"aku sudah baikan kak,sebaiknya kita pulang saja. Kalau lama-lama disini nanti biayanya makin banyak"jawab Wati


"Kamu masih sakit jadi belum boleh pulang dan....kamu harus dioperasi sayang"jelas Tania

__ADS_1


"tapi kak....aku ngak apa-apa kok,kita pulang aja"jawab Wati,dia tidak ingin membuat Tania cemas. Apalagi menyusahkan Tania,dia sudah sangat bersyukur bisa dibawa oleh Tania ke apartemen nya jika tidak mungkin dia akan mati dijalanan


"sudah.... sekarang kamu istirahat yang cukup ya,biar operasi nya bisa berjalan dengan lancar."ucap Tania sambil tersenyum


"kak....hiks. ..hiks....aku ngak mau nyusahin kakak lagi"tangis Wati pecah,dari tadi dia menahannya agar tidak menangis didepan Tania


"nyusahin apa nya?kamu itu sudah seperti anak kakak,jadi ngak pernah nyusahin kakak kok"jawab Tania menenangkan Wati yang semakin menangis


"kak....nanti setelah Wati sembuh,Wati akan bekerja dan membayar uang kakak ya"ucap Wati sambil menghapus air matanya


"ha ...ha....iya...iya....,nanti kalau Wati sudah tamat sekolah baru boleh bekerja ya. Sekarang Wati fokus sama kesehatan dan sekolah nya saja,doain kakak biar bisa sehat dan cari uang yang banyak buat Wati dan yang lainnya....oke"jelas Tania sambil tertawa,dia tidak ingin menangis dihadapan Wati. Dia harus kuat buat anak-anak angkatnya


"sekarang kamu istirahat ya,kakak mau pergi kerja dulu....besok kalau kakak sempat,kakak akan datang lagi."ucap Tania sambil membantu Wati untuk tiduran karena hari sudah semakin sore


Tania berjalan melewati lorong rumah sakit,dia hendak ke apartemen nyonya Frans tapi sepertinya dia harus pulang dan makan sedikit karena dari tadi dia belum makan apa pun. Perutnya terasa keroncongan,dia berhenti di supermarket depan rumah sakit. Dia membeli beberapa roti untuk nya juga anak-anak,kemudian dia membayar roti itu.


Tania sudah berada diapartemen nya,dia disambut oleh anak-anaknya. Senang sekali melihat mereka,tapi sedih karena tidak ada Wati disana. Tania bersenda gurau dengan anak-anak nya,kemudian dia merebahkan tubuhnya ditempat tidurnya. Berharap besok akan lebih baik dari ini

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2