
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Bella yang masih berusaha membuka pintu kamar yang dikunci dari luar,tapi usahanya sia-sia Apalagi ada bodyguard yang berjaga didepan pintu. Merasa usaha nya sia-sia, akhirnya dia merosot kebawah dengan kakinya yang lemas dan air mata yang mengalir dipipinya
Bram,pria yang memiliki club' dan tempat judi itu pun berjalan mendekatinya. Kirana merasakan Bram berjalan mendekati nya,dia sedikit mundur menjauhi Bram. Bram tersenyum karena adanya penolakan dari Kirana,saat sudah tak bisa mundur lagi. Bram menggenggam dagu Kirana dan menghadapkan wajahnya kedepan wajah nya,mata mereka menyatu.
"siapa nama mu cantik?"tanya Bram
"Bella "jawab Kirana,dia tidak ingin semua orang tau siapa dia. Dia merubah nama panggilan nya, karena dia tau pastinya kedepannya hidupnya akan lebih sulit lagi.
Bram bukan hanya pemilik club',dia juga memiliki beberapa perusahaan yang tidak terlalu besar. Hobi nya memang sama seperti Darwin,hanya saja Bram berasal dari keluarga yang cukup kaya apalagi dia giat bekerja jadi hobi nya itu membuat tidak kekurangan uang
"Bella ....kau ingin melayaniku,atau aku yang melayanimu hhmm... "ucap Bram yang masih menatap Bella
__ADS_1
"aku tidak akan melayani mu...dan kau jangan coba-coba berani menyentuhku,jika tidak..."teriak Bella kesal
"jika tidak apa?hhmm....aku akan memberikan mu kenikmatan sayang"jawab Bram sambil mendekatkan bibirnya dengan bibir Bella tapi Bella memalingkan wajahnya,dia menolak untuk dicium oleh Bram
Bram tertawa mendapatkan penolakan dari Bella,dia menarik tangan Bella menuju tempat tidur dikamar itu. Bella terus memberontak,dia tidak mau disentuh oleh pria lain. Tapi dia juga menyesali dirinya yang sudah tidak suci lagi karena Darwin,entah apa yang terjadi malam itu. Tiba-tiba pagi ,Bella hanya merasakan sakit dibagian sensitifnya saja. Dia tidak tau apa yang dilakukan Darwin,setelah kejadian itu. Bella tidak pernah lagi disentuh oleh pria dan saat ini dia akan merasakan kesakitan yang sama seperti waktu itu,dia sudah merasa ketakutan.
Bella sudah dihempaskan diatas tempat tidur,Bram berjalan ke arah meja yang berada di samping tempat tidur. Bella melihat Bram mengeluarkan tali yang cukup panjang,dia pun bergidik ngeri menatap ke arah Bram.
"apa yang akan dia lakukan dengan tali itu?"tanya Bella dalam hati
Bram tersenyum memandang Bella yang berusaha memberontak,tangannya sudah merah karena ditariknya. Bukannya terbuka malah terasa sakit dikulit mulusnya,Bram mulai naik ke atas tempat tidur. Dia mencium bibir Bella dengan lembut,bukannya mendapatkan balasan. Bella malah menggigit bibir Bram hingga berdarah,Bram melepaskan ciumannya. Dia menatap Bella sambil tersenyum dan melap bibirnya yang berdarah,wajahnya mulai mendekati bukit kembar milik Bella. Dia mulai mengulum dan bermain disana,agak lama Bram bermain disana hingga Bella merasakan sensasi yang berbeda. Baru ini dia merasakannya,apalagi tangan Bram sudah berada di gua milik Bella. Jari-jari Bram sudah bermain di dalam gua Bella,tubuh Bella semakin bergetar. Dia benar-benar menikmati sentuhan yang diberikan Bram,dia tidak merasakan sakit saat jari Bram memasuki guanya. Tidak saat dia terbangun dulu
__ADS_1
Bram berhenti bermain Didaerah dada nya Bella,tapi tangannya belum berhenti bermain didalam gua milik Bella. Bram menatap wajah Bella yang sudah memerah,terdengar desahan Bella yang nyaring "aaaakhh.... "pelepasan pertama Bella pun terjadi,Bram tersenyum dan mengeluarkan jarinya dari dalam gua Bella. Menunjukan jarinya yang penuh cairan pelepasan Bella kedepan wajah Bella
"lihat... kau bahkan menikmati sentuhan ku sayang,aku belum memberikan yang lebih nikmat lagi."bisik Bram
Bella sudah tak berpakaian,tubuhnya sudah polos tapi tidak dengan Bram. Bram masih berpakaian lengkap,tapi saat ini Bram pun ingin membuka pakaiannya. Bella memperhatikan Bram yang membuka kaos nya,dada bidang yang tegap dan kekar pun sudah berada dihadapannya. Bram membuang celana nya juga underwear nya,mata Bella menatap batang milik Bram yang sudah besar dan mengeras.
"apa mungkin ini yang akan membuat daerah sensitif ku sakit?"batin Bella yang sudah merasakan ketakutan
"lepaskan aku...hentikan ,tolong hentikan"ucap Bella memelas,air matanya sudah lolos lagi dari matanya
"jangan takut sayang,ini akan membuatmu lebih nikmat lagi. Aku rasa dulu kau diberikan obat oleh pacar mu itu ya?makanya tidak merasakan nikmatnya sebuah batang seperti ini"ucap Bram dengan cepat menindih tubuh Bella
Bella mengerjapkan matanya,dia baru menyadari itu. Kenapa dia tidak tau kalau Darwin dari dulu memanfaatkan nya saja? Pikiran nya benar-benar kacau,berarti benar kalau dia diberikan obat makanya dia tidak tau rasanya seperti apa bercinta. Apalagi dia bangun hanya merasakan sakit Didaerah sensitif nya saja
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘