
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Bella benar-benar tak habis pikir dengan perlakuan Darwin,bila dia memintanya sesudah menikah mungkin dia akan melakukannya dengan suka rela. Tapi saat ini hati dan pikiran Bella benar-benar sangat marah dan benci pada Darwin, tiba-tiba sentuhan di daging kecil didepan guanya membuatnya menggelinjang tak menentu. Bella menatap ke arah bawah,dilihatnya wajah Bram sudah disana dan bermain dengan daging kecil miliknya.
Bella merasakan kenikmatan tersendiri,dia juga melihat dengan jelas Bram memainkannya dengan lidah nya. "apa dia tidak jijik?"batin Bella tapi tetap menikmatinya dan malah memejamkan matanya, Bram berhenti hingga Bella pun kembali melihatnya karena tidak ada lagi sentuhan. Mata Bella membulat sempurna saat Bram mulai memasukan batangnya kedalam gua miliknya,"apa muat?"gumam Bella menatap batang itu mulai melesat kedalam gua miliknya."aaaahkk.....ssshhh.... hhmmm"desahan Bella menggema diruangan kamar itu,Bram tersenyum senang melihat Bella menikmatinya. Batangnya memang membuat wanita ketagihan,Bella memejamkan matanya. Dia merasakan bibirnya sudah dilumat lembut ,Bella membuka matanya dan melihat Bram yang menciumnya dan masih memompa dibawahnya.
Bella membalas ciumannya,mendapatkan balasan ciuman dari Bella. Bram pun perlahan melepaskan ikatan tangan Bella,dengan lembut tangan Bella diarahkan ke bagian leher nya. Bukannya melepaskan,Bella semakin mengeratkan pelukannya dileher Bram. Merasakan nikmat yang luar biasa,bibir atas juga bibir bawahnya benar-benar merasakan nikmat yang luar biasa menurutnya hingga akhirnya mereka mencapai puncak bersama-sama
__ADS_1
Bram melepaskan ikatan dikaki Bella,dia memeluk Bella diatas tempat tidur itu. Rasanya benar-benar lelah,habis bekerja dia harus ke clubnya mengurus masalah Darwin yang sering berhutang padanya. Tapi dia benar-benar merasa puas,bisa menyelesaikan masalah nya dengan Darwin juga mendapatkan tubuh Bella yang mulus juga gua nya yang dirasanya nikmat juga harum. Rasa Bella berbeda dengan istrinya,rasanya dia ketagihan dengan gua milik Bella. Bram ingin memulainya lagi,tapi Bella sudah tertidur dengan nyaman disamping Bram. Bram hanya menatap Bella dengan intens,
"benar-benar wajah yang cantik,kalau aku belum menikah. Pasti aku akan menjadi kan mu istriku,aku juga ngak akan menyia-nyiakan mu"gumam Bram sambil mengecup bibir Bella.
Mereka tertidur dengan nyenyak nya,hingga tak lama kemudian Bella membuka matanya perlahan-lahan. Tangannya terasa perih karena tali yang ditariknya tadi,perutnya juga terasa lapar dan juga berat.
Bella ingin beranjak bangun dan membersihkan dirinya tapi tidak bisa,dia benar-benar merasa lelah tapi bagian sensitif nya tidak terasa sakit padahal batang milik Bram sangat besar menurut nya. Bella jadi membayangkan pergulatan mereka tadi,Bella memejamkan matanya lagi. Saat ini dia sudah seperti jalang,sudah dua orang yang menyentuhnya. Dia merasa bingung harus apa ke depannya,uangnya sudah tidak ada lagi. Bahkan rumah yang bersatu dengan restorannya pun sudah diambil alih oleh orang lain,semua karena Darwin. Dia benar-benar membenci pria yang pernah menjadi cinta pertamanya itu,dia akan membalas dendam pada pria itu.
__ADS_1
Sudah sedikit lama,tapi Bella tidak bisa tidur kembali. Dia hanya memejamkan matanya saja,tapi pikirannya sudah kemana-mana. Dia masih ingin membalas dendam pada Darwin,tapi bagaimana cara nya. Banyak sekali yang dipikirkan nya,seketika dia merasakan ada sebuah tangan yang meremas-remas dadanya. Matanya melebar sempurna,dia tidak menyangka Bram sudah menindih tubuhnya. Bram menatap mata Bella yang sudah terbuka dan menatap kepadanya ,Bram tersenyum senang karena Bella sudah terbangun juga
"aku mau lagi...."bisik Bram ditelinga Bella,wajahnya sudah sangat dekat dengan wajah Bella.
"Gua mu membuat ku ketagihan....aku akan membayar seperti kemarin,Darwin hutang pada ku 50 juta dan kau bayarannya. Aku akan memberikan uang 50 juta juga tapi harus kau yang memimpin permainan,bagaimana?"ucap Bram sambil tersenyum
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya... Makasih 😘😘😘😘😘