
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tak berapa lama kemudian,Darius pun datang dan ingin pamit kepada Sarah dan Adrian. Dia ingin kembali ke hotel untuk menyiapkan urusan pernikahannya dengan Sandra,dia ingin segera menikahi Sandra.
"maaf ma...pa....Darius permisi dulu,ingin kembali ke hotel dan menghubungi keluarga darius"ucap Darius
"duduk lah....kita makan malam bersama"jawab Sarah tanpa melihat Darius.
Darius menatap Sandra,Sandra menganggukan kepalanya. Darius mendekati meja dan duduk disebelah Adrian. Sarah sudah mengambilkan makanan untuk Adrian,Sandra juga mengambilkan makanan untuk Darius . Darius merasa malu,dia menatap Sandra seperti memberi kode padanya. Tapi Sandra hanya tersenyum,Darius belum memakan makanannya
"makan lah....setelah ini kau bisa kembali ke hotel"ucap Sarah lagi
Mereka makan dengan tenang,tidak ada pembicaraan dimeja makan. Kebiasaan mereka memang ngak pernah bercerita dimeja makan,jika ada yang ingin disampaikan maka mereka akan membicarakannya di ruang keluarga
ditempat lain....
Radit tersenyum membayangkan rencananya untuk menyatukan Darius dan Sandra berhasil, walaupun harus membuat keluarga nya marah dengan sikap Radit. Dia berharap semua orang bahagia, walaupun dirinya masih menunggu
__ADS_1
Radit sudah berada didalam mobilnya,setelah pulang dari rumah Sandra. Radit malas untuk pulang ke apartemen nya,dia memilih untuk berputar-putar mengelilingi kota x ini. Walaupun dia berasal dari kota ini juga,tapi dia ingin menjernihkan pikirannya dengan jendela mobilnya dibuka sedikit agar dia dapat menghirup udara malam
ciiiiit......
"aaakh...."
Teriakan seorang wanita dan rem mobil Radit terdengar bersamaan,Radit keluar dari mobilnya setelah mobilnya benar-benar berhenti. Dadanya sedikit sakit saat dia mengerem mobilnya mendadak,terlihat seorang wanita yang sudah berjongkok didepan mobilnya dengan kedua tangannya menutupi wajahnya
"anda tidak apa-apa nona?"tanya Radit khawatir karena dia hampir saja menabrak wanita itu
wanita itu melihat wajah Radit,kemudian dia berdiri dengan kaki yang sedikit gemetaran. Wanita itu celingak-celinguk ketakutan,dia mulai ingin berlari lagi tapi tangannya ditarik oleh Radit
"kau kenapa nona?"tanya Radit bingung
"aku....aku...."belum sempat wanita itu menjawabnya ,sebuah teriakan seorang pria sudah terdengar
"berikan wanita itu pada kami,kau pergilah"ucap nya
__ADS_1
Radit memicingkan sebelah matanya,wanita itu langsung bersembunyi dibelakang Radit. Melihat tangan wanita itu bergetar,Radit jadi tau kalau wanita itu sedang dikejar-kejar oleh dua pria dihadapan nya ini
"kau pergi lah....anggap saja tidak pernah bertemu dengan kami"ucapnya lagi
"baiklah...."jawab Radit
"kau....ayo kesini,ikut kami"ucap pria satu nya
Seketika tangan wanita itu memegang lengan Radit dengan kuat,dia sangat takut. Radit mulai memegang tangan wanita itu,hendak menghempaskan nya. Radit tidak ingin ikut campur dalam urusan yang belum diketahui nya,karena merasa tangannya hendak dilepaskan maka wanita itu berinisiatif langsung memeluk tubuh Radit
"tuan .....tolong aku,aku ngak mau ikut mereka"bisik wanita itu ditelinga Radit
Mendapat pelukan dari wanita itu membuat Radit merasakan hal berbeda,Radit menjadi bimbang. Kedua pria itu berjalan mendekati Radit dan wanita itu yang masih memeluk tubuhnya,dengan cepat wanita itu berusaha lari tapi tangannya sudah ditarik paksa oleh salah satu pria itu
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1