
🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Kepala Darius masih terasa pusing,dia tidak tau kenapa. Sandra masih setia memegang kepala Darius dan memberikan pijitan- pijitan lembut,disekitar keningnya. Sandra membawa Darius ke kamarnya,mendudukan Darius dipinggir tempat tidurnya.
"duduklah....aku akan mengambilkan air hangat"ucap Sandra sambil berjalan keluar kamarnya
Sandra menuju dapur,dia mengambil air hangat dan beberapa cemilan. Dia meletakkan nya diatas nampan,dan berjalan membawanya ke kamar tapi saat hendak berjalan ke kamarnya. Radit berdiri didepannya,melipatkan tangannya didepan dada nya
"san....gimana?kau menerimanya?"tanya Radit
Sandra menggelengkan kepalanya,dia masih ragu untuk menerimanya atau tidak. Sandra menatap mata Radit, tidak ada kesedihan disana malah yang terlihat Radit sangat bahagia.
"kalau aku menerima nya,trus kamu gimana?"ucap Sandra sambil memecingkan matanya
__ADS_1
Sandra mulai curiga saat Radit tertawa lepas,dia mulai menetralkan tawanya dan berusaha menjawab pertanyaan Sandra. Sedangkan Sandra masih menatap Radit dengan tajam.
"huuuff.....kau tenang saja,aku ngak apa-apa kok. Kau tau sendiri kalau aku kan tampan,masih banyak wanita yang akan bersedia menikah dengan ku."jawab Radit
Radit memang pernah sakit hati,karena pacar nya ninggalin dia. Dia ngak tau kenapa dan dimana pacarnya sekarang berada,alasannya meninggalkan Radit pun tidak tau. Radit seolah masih menunggu jawaban pacarnya itu,makanya dia memilih menunggu dan tidak menikah
"bagaimana?aku sudah mempersatukan kalian,jadi jangan sia-sia kan pengorbanan ku"jelas Radit sambil menampilkan wajah sedihnya
"huuuff.....baiklah,sekarang aku mau periksa keadaan Darius dulu"ucap
Darius merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur nya,dia memejamkan matanya. Menenangkan pusingnya,tak lama kemudian Sandra masuk kedalam kamarnya dan melihat Darius yang sudah tiduran ditempat tidurnya tanpa memakai selimut dan meletakan tangannya diatas kening nya ,menutupi wajahnya.
Sandra mendekati tempat tidurnya,dia meletakkan nampan yang dibawanya dimeja disamping tempat tidurnya. Melihat suara ,Darius memicingkan matanya dan mengintip dari balik tangan nya.
__ADS_1
Seketika Darius menarik tangan Sandra hingga membuat Sandra jatuh diatas dadanya,Darius memeluknya dengan erat
"aku ingat sekarang...kita bercinta disini, dikamar ini"bisik Darius masih memejamkan matanya
Sandra tersentak, kemudian dia tersenyum menatap ke arah atas yang terdapat wajah Darius yang masih memejamkan matanya. Darius membuka matanya perlahan-lahan,dia mengecup kening Sandra dengan lembut. Sandra tersenyum senang
"kau... mau kan menikah dengan ku?"tanya Darius
Sandra menganggukan kepalanya,dia sudah merasa yakin jika Darius sudah mengingat kenangan mereka kembali. Mereka masih berpelukan dan tertidur berdampingan,hingga tanpa mereka sadari Adrian melihat mereka
Tadinya Adrian ingin memanggil Sandra,karena keluarga Radit ingin pulang dan mengakhiri pertunangan ini. Adrian memilih ingin memanggil Sandra sendiri karena dia dan Sarah ingin menanyakan keputusan Sandra,juga ingin menasehati Sandra. Tapi Adrian dan Sarah malah mendapatkan kejutan ,melihat Sandra dan Darius tidur sambil berpelukan.
Sarah tersenyum senang, akhirnya Sandra mendapatkan kebahagian nya. Adrian melihat senyum senang Sarah,dia pun ikut merasa lega. Banyak sekali lika-liku dalam kehidupan rumah tangganya,dia hanya berharap bisa membahagiakan orang-orang yang dicintainya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘