
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Keesokan harinya Danuarta mengajak Minah untuk jalan-jalan dan berbelanja,dia ingin mengurus semuanya sendiri. Mereka mendatangi wedding organizer,menyerahkan segalanya kepada mereka. Danuarta mengeluarkan banyak uang untuk pernikahannya ini,dia benar-benar tidak bisa jauh dari Minah
Sementara itu,Tania masih merebahkan tubuhnya disofa. Tubuhnya benar-benar lelah,baru ini hasrat nya yang besar tersalurkan. Dia merebahkan tubuhnya disofa setelah Daniel tertidur,dia masih mengingat apa yang diucapkan Daniel. Bahwa Daniel tidak bisa tidur bersama orang lain,maka sebelum Daniel marah maka dia pindah ke sofa dengan berselimut kan jaket yang dipakai nya tadi. Karena Tania tidak tau dimana letak selimut lagi selain yang dipakai Daniel
Baru sebentar tertidur,Daniel sudah meraba-raba tempat tidur disampingnya. Tadi nya dia merasa nyaman tidur disamping Tania,tapi masih sebentar dia sudah terbangun. Daniel mengedarkan pandangannya mengelilingi area kamarnya,mendapati Tania yang sudah tidur di sofa dengan meringkukan tubuhnya.
Daniel tersenyum dan bangun dari tempat tidur,dia berjalan menuju sofa dimana Tania tidur. Dengan perlahan Daniel mengangkat tubuh Tania dan memindahkannya ke tempat tidur nya,merebahkan tubuhnya disebelah Tania . Daniel memeluk tubuh Tania,menghirup aroma Tubuh Tania dileher nya yang jenjang dan mulus.
Daniel merasa nyaman,rasa nyaman ini sudah lama tidak bisa dirasakan nya lagi setelah wanitanya pergi meninggalkan nya. Makanya setiap ada wanita yang ditidurinya,walau pun itu dini hari. Daniel tetap akan menyuruhnya pergi,dia tidak bisa tidur dengan nyaman jika ada wanita lain diranjangnya. Tapi saat ini benar-benar berbeda menurutnya,aroma tubuh Tania sangat membuatnya nyaman.
__ADS_1
Pagi menjelang....
Tania dan Daniel masih terlelap,pelukan Daniel membuat Tania sedikit sesak. Perlahan Tania membuka matanya,terlihat kepala seorang pria didepan dadanya dan tangan kekar pria itu bersarang di perutnya.
Tania menunduk dan melihat wajah pria itu,dia tersenyum melihat wajah tampan Daniel yang sedang tidur kemudian dia tersadar. Dia melihat sofa yang tadi malam ditiduri nya
"kenapa aku bisa tidur disini?"gumam Tania dalam hati
Tania merasa takut jika Daniel melihat Tania berada diranjang nya,tidak mungkin Daniel yang memindahkannya apalagi mengangkat tubuhnya. Karena Daniel sendiri yang mengatakan kalau dia tidak bisa tidur bersebelahan bersama wanita,makanya Daniel menyuruh Tania untuk tidur disofa
Tania mengangkat kepala Daniel dan memindahkannya ke atas bantal,kemudian tangan Daniel yang berada diperutnya juga dia pindahkan. Tapi tak berapa lama,saat Tania hendak turun. Tangan Daniel kembali memeluk tubuh Tania,membuat Tania menghela nafasnya.
__ADS_1
Tania sangat takut jika Daniel marah,makanya dia dengan perlahan melepaskan pelukan tangan Daniel dari tubuhnya. Tania ingin berdiri tapi kemudian dia dikejutkan dengan suara Daniel.
"diam lah....aku masih ngantuk"ucap Daniel dengan suara seraknya
"tapi tuan....ini...."jawab Tiara tapi langsung dipotong oleh Daniel
"tidur lah.....aku masih ingin seperti ini,tenang saja...aku akan membayar lebih"jawab Daniel lagi
Tania tak berani bergerak,dia tidak bisa tidur lagi. Memandangi wajah Daniel yang terlihat sangat tampan,ingin rasa nya meraba wajah Daniel dengan tangan nya tapi dia tidak berani
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih πππ