
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Bella bingung harus masuk kedalam kamarnya atau tidak,malam ini sudah sangat larut. Dave pun tidak keluar kamar dari tadi setelah pembicaraan mereka,Bella mengelus-elus perutnya. Memang baru berusia sebulan tapi baginya sudah bisa hamil merupakan suatu keajaiban , walaupun kedepan nya dia tidak akan tau anak itu akan berkembang atau tidak. Baginya yang terpenting dia bisa merasakan hamil seperti seorang wanita ,dia akan mencoba menjaga kehamilan nya. Jika tuhan menghendaki nya memiliki anak maka dia akan sangat bersyukur tapi jika tidak,maka memang Tuhan belum memberikan kepercayaan pada nya untuk memiliki anak
Bella memilih untuk masuk kedalam kamarnya,dia melihat Dave sudah tertidur diatas tempat tidur mereka. Ada rasa senang bisa melihat wajah orang yang dicintainya,mungkin malam ini adalah malam terakhir nya. Bella memilih tidur di sofa didalam kamar itu,dia ingin mencoba tidur tanpa Dave tapi sepertinya tidak bisa. Bella kembali duduk dan bersandar, beberapa menit kemudian dia mengambil kaos Dave dan memeluknya sambil tidur. Akhirnya dia bisa tidur juga
Paginya Dave bangun lebih dulu,dia melihat Bella yang masih tertidur disofa kamarnya. Dave memilih untuk menghindari Bella sementara waktu,dia ingin menenangkan pikiran nya. Hatinya merasa sangat sakit karena mendengar kalau Bella tidak akan bisa mempunyai anak,dia belum bisa terima.
Setelah mandi dan berpakaian,Dave memilih untuk langsung berangkat ke kantornya tanpa sarapan lebih dulu. Dia akan sarapan dikantornya nanti,saat sampai dimeja makan terlihat nyonya Rachel yang menyusun makanan dengan tatapan dingin ke arah Dave
"ma....Dave pergi dulu,ada rapat dadakan pagi ini"ucap Dave sambil mencium pipi nyonya Rachel seperti biasanya
"dimana Bella ?"tanya nyonya Rachel melihat pintu kamar Dave
"dia masih tidur,Dave buru-buru ma....Dave pergi dulu"jawab Dave sambil berlalu menuju mobilnya
Nyonya Rachel menatap punggung Dave dengan tatapan sedih juga kesal,dia tidak menyangka pernikahan Dave bakalan seperti ini tapi mungkin sudah digariskan Tuhan seperti ini.
Setelah beberapa menit Dave pergi,Bella terbangun. Dia duduk dan memandang ke arah tempat tidur yang sudah tidak ada Dave,hatinya sedikit nyeri....tapi mungkin ini lah yang terbaik buat nya juga anaknya,lebih baik merasa kan sakit sekarang ketimbang nanti.
__ADS_1
Bella bersiap-siap membersihkan dirinya dan keluar menuju meja makan,terlihat nyonya Rachel sedang makan sendirian disama sambil melamun
"pagi ma....."sapa Bella sambil tersenyum
"Bella sudah menyiapkan pakaian ,mungkin Bella akan pergi pagi ini setelah sarapan"ucap Bella dengan lembut
"cepat sekali"jawab nyonya Rachel sedih
"lebih cepat lebih baik ma...."ucap Bella lembut
"kau akan tinggal dimana bell?apa kembali ke apartemen mu?"tanya nyonya Rachel
"mungkin iya ma...."jawab Bella
"iya ma...."jawab Bella lagi
"maaf ma....bukan Bella tidak ingin berhubungan dengan mama,hanya saja Bella tidak ingin mengingat masa lalu"batin Bella menatap nyonya Rachel sambil tersenyum
"maafkan Dave sayang....harusnya kau beri dia waktu jangan pergi seperti ini "jelas nyonya Rachel
__ADS_1
"Bella beri waktu kok ma....nanti Bella akan kembali menanyakan perasaan juga hati Dave sama Bella bagaimana"jelas Bella
"Dave mana ma?"tanya Bella
"Dave ...sudah berangkat ke kantornya,jika kau mau ...nanti makan siang antarkan ke kantor Dave ,sekalian kalian bicara kan masalah kalian ini "ucap nyonya Rachel
"iya ma....nanti Bella siapkan makan siang Dave,sekalian Bella tanyakan bagaimana perasaan Dave sama Bella "jawab Bella yang kini ikut sarapan bersama nyonya Rachel
"mama berharap kalian tidak akan berpisah,mama benar-benar sayang sama kamu bell.....kalau pun memang harus berpisah,mama mohon padamu.... jangan pernah menghindari mama"ucap nyonya Rachel memandang Bella dengan lembut sambil menggenggam tangan Bella
"iya ma.....Bella tidak akan menghindari mama,Bella juga sudah menganggap mama sebagai orang tua Bella dan keluarga Bella satu-satu nya"jawab Bella
"mama mau ke butik dulu,kamu baik-baik dirumah. Nanti suruh saja pelayan untuk membuatkan makan siang buat Dave,jadi kamu yang antar. Kamu jangan terlalu lelah juga banyak pikiran ,biar anak kamu sehat terus"jelas nyonya Rachel sambil berdiri dan mencium kening Bella
"iya ma....."jawab Bella
Nyonya Rachel memang memiliki Beberapa butik dikota itu,dia tidak ingin berdiam diri dirumah apalagi hanya sendirian dirumah sebelum Bella datang. Makanya dia membuka butik dan menyibukkan dirinya dengan hal yang baik.
Bella membersihkan bekas makannya,kemudian kembali masuk kedalam kamarnya. Dia melipat selimut yang dipakainya di atas sofa,kemudian membersihkan tempat tidur yang ditiduri Dave. Aroma parfum Dave membuat Bella menangis,dia tidak tau harus apa. Hatinya benar-benar sedih,jika harus pergi dari rumah ini tapi semuanya harus dilakukan nya. Dia harus tegar,cinta Dave pada nya mungkin hanya sebatas obsesi saja. Dave tidak benar-benar menerimanya apa adanya,Bella duduk dipinggiran tempat tidur sambil meraba-raba kasur yang ditiduri Dave hingga akhirnya dia tertidur disana
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘😘