
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
maafkan daku ya say....berhubung hampir seminggu ini si kecil sakit jadi rada lupa kalau Sandra sudah hamil,nanti aku sambung kembali cerita kehamilannya ya....jangan marah ya say....
lanjut yeeesss.....
Darius sudah selesai memakai pakaiannya,dia duduk dipinggir Tempat tidurnya. Menatap wajah Sandra dengan masih bingung,kenapa tiba-tiba dia bisa melihat makhluk ghaib padahal sebelumnya hanya Sandra saja yang bisa melihatnya.
"sayang....kenapa aku bisa melihatnya?"tanya Darius bingung
Sandra menarik tangan Darius dan mengarahkan tangannya ke atas perutnya,sambil mengelus-elus perut Sandra.
"mungkin karena anak kita....kamu kan tau kalau aku lagi hamil"jelas Sandra
Darius lupa kalau Sandra memang sedang hamil,waktu itu dia masih berpikir tidak mungkin bisa hamil secepat itu. Darius beralih memandang wanita yang baru saja masuk kedalam kamar,wanita yang tadi keluar ke arah balkon
"kenapa kau kembali?"tanya Darius kesal
"tolong aku....aku terjebak disebuah rumah"ucap wanita itu
"terjebak?maksud kamu apa?"tanya Darius semakin kesal
"lagian kalau pun kamu terjebak atau apa lah,itu bukan urusan kami"ucap Darius ketus
Wanita itu menundukan kepalanya,dia merasa sedih karena baru bisa lari dari pria yang menodainya sekarang dia malah diusir lagi.
Sandra memperhatikan wanita itu,dia mengelus tangan Darius dengan pelan.
"sayang....kamu ngak boleh seperti itu,dia butuh bantuan kita. Kita harus bantu jika kita bisa"ucap Sandra lembut
"apa yang bisa kita bantu sayang.....dia sudah mati"jawab Darius ketus
"mungkin ada yang belum diselesaikan nya,makanya dia ingin menyelesaikan nya dulu baru dia pergi dengan tenang"jelas Sandra lembut
Darius menghela nafasnya,dia benar-benar bingung. Kenapa kehamilan Sandra malah membuatnya bisa melihat hal-hal ghaib seperti ini, apalagi Sandra mengatakan harus membantu mereka. Mendengar ucapan Sandra,hati wanita itu sedikit lega.
"kamu kenapa tadi berlari-lari?"tanya Darius
"tubuh ku akan dikubur "jawab wanita itu
"ya memang harus dikubur lah,namanya juga sudah meninggal"ucap Darius kesal
"hhmm....maksudku,tubuhku akan dikuburkan didinding villa Didaerah pegunungan oleh orang yang membunuhku"jelas nya lagi
"kau dibunuh?"tanya Sandra terkejut
"bagaimana bisa?"tanya Darius
"atau jangan-jangan kau adalah seorang penjahat juga"ucap Darius
"sayang... kamu bicara apa sih?"tanya Sandra kesal,Darius selalu berpikiran buruk
"huuufff....baiklah,cerita kan yang sebenarnya pada kami agar kami bisa membantu mu"ucap Darius akhirnya pasrah
Wanita itu bercerita kalau dia dijebak oleh seorang dokter dan Dokter itu memberikan beberapa suntikan, sepertinya dia ingin membuat eksperimen yang atau apalah. Ada seorang pria dan wanita itu disana,entah apa yang dilakukan dokter itu pada pria itu. Tapi barusan pria itu mengejarnya
"kamu bilang pria itu mengejarmu? berarti dia juga sudah mati"ucap Darius
__ADS_1
"aku tidak tau,tapi dia sempat berbicara dengan bagian administrasi untuk memesan kamar dihotel ini"jelas wanita itu
"berarti dia sama denganku,ayo kita cari tau siapa dia"ucap Sandra
"tapi sayang....aku ngak mau kamu terluka,sebaiknya kamu beristirahat saja dulu"jawab Darius
Darius keluar bersama dengan wanita itu,tapi Wanita itu mencari-cari keberadaan pria yang mengejarnya tadi.
"itu dia"bisik wanita itu saat melihat pria yang mengejarnya tadi,sambil menunjuk ke arah pria yang sedang berbicara dengan sekuriti dihotel itu
Darius berjalan melewatinya,dia ingin melihat lebih jelas wajah pria itu . Tapi tak disangka ,pria itu malah menegurnya.
"tuan Darius....?anda disini juga?"tanya pria itu
"ya....maaf anda siapa?"tanya Darius mengernyitkan dahinya mencoba mengingat
"saya adalah rakyat anda juga dikerajaan,waktu itu kita bertemu dipesta menyambutan anda"jelas pria itu
"ooooh....anda tuan Jhoni ?apa kabar?maaf karna saya tidak mengenali anda,bagaimana kabar adik anda?"ucap Darius yang sudah mengingat siapa pria yang mengejar wanita itu
"hhmm....kabarnya buruk,dia sedang koma dan seorang dokter mengatakan kalau roh adik saya sudah tidak berada diraganya lagi jadi saya harus mencari roh seseorang untuknya"jelas pria yang bernama Jhoni itu
"roh?raga?apa maksudnya?"tanya Darius pura-pura tidak mengerti
"dokter itu memiliki ilmu kebatinan,dia mengambil tubuh seorang wanita yang sama usia dan tanggal lahirnya oleh adik saya. Kata dokter itu,roh wanita itu bisa dipindahkan ke dalam tubuh adik saya. Keluarga saya hanya dia saja,jadi saya akan menyelamatkan adik saya bagaimana pun caranya"jelas Jhoni lagi
"walaupun harus mengorbankan orang lain?"tanya Darius kesal
"hhmm....kira-kira begitu"jawab Jhoni pelan
"saya kesini karena mengikuti roh wanita itu dan anda....sedang apa disini?"ucap Jhoni
"roh wanita? jangan-jangan itu dia"ucap Jhoni senang
"memang dia,kau ikut dengan ku. Ada yang perlu kita diskusikan bersama dengan wanita itu"ucap Darius kesal
Darius berjalan ke kamarnya,diikuti dengan Jhoni dibelakang nya. Wanita itu pun mengikuti mereka diam-diam, sesampainya didepan pintu kamar hotelnya. Darius membuka pintunya dan mendapati Sandra sedang duduk didepan jendela menatap jalanan didepan hotel itu
"sayang....kenalkan ini tuan Jhoni,dialah pria yang ingin menangkap roh wanita yang tadi"jelas Darius memperkenalkan Sandra dengan Jhoni
"kenapa?kenapa kau ingin mengambil roh nya?jika roh nya kau ambil,maka tubuhnya bagaimana?"tanya Sandra marah
"kata dokter itu,tubuhnya akan dijadikan sebagai pendonor. Bagian-bagian di tubuhnya akan dijual "jelas Jhoni
"buat apa roh itu,mau kau apakan?"teriak Sandra kesal dengan jawaban Jhoni
"adikku....adikku memerlukannya nyonya"jawab Jhoni gugup
Sebenarnya dia tidak ingin melakukan hal seperti ini,tapi dokter itu menyarankannya begitu. Agar adiknya bisa hidup kembali,kondisi tubuh adiknya semuanya baik. Hanya roh nya saja yang hilang dari tubuhnya makanya dia belum sadar kan diri sampai sekarang
"oooh....aku mengerti sekarang"jawab Sandra tersenyum
"semua ini karena ulah dokter jahat itu,dia menginginkan tubuh yang sehat untuk dijualnya walaupun harus menggunakan cara licik. Dia juga pasti memiliki ilmu hitam"jelas Sandra
"saya hanya ingin adik saya sembuh dan bisa sehat kembali"ucap Jhoni
"tolong lah aku nyonya,aku yakin kalian bukan orang biasa. Maksud saya memang kalian berasal dari kerajaan tapi aku yakin kalau nyonya adalah orang yang bisa membantu saya"jelas Jhoni sambil berlutut dihadapan Sandra
__ADS_1
"masuk lah....jangan hanya berdiri didepan pintu saja,kita akan memecahkan masalah ini sekarang juga"teriak Sandra menatap ke arah pintu,dia tau kalau wanita itu sedang menguping pembicaraan mereka
Jhoni menatap wanita yang masuk kedalam kamar,dia segera mengambil botol kecil didalam kantung baju nya. Dokter itu yang memberikannya agar dapat memasukan roh itu kedalam botol,tapi wanita itu berlari ke arah Sandra.
"hentikan...."ucap Sandra
"kau ingin kami membantu adikmu kan?kami bisa membantu adikmu untuk kembali sehat,tapi tidak dengan melukai orang lain. Kau hanya dimanfaatkan oleh dokter gila itu"teriak Sandra saat Jhoni hendak membuka botolnya.
Sandra sudah membaca semua permasalahan didepannya ini, mengenai wanita itu juga Jhoni serta adiknya hanya dimanfaatkan oleh dokter itu. Darius hanya memperhatikan saja,karena dia pun bingung harus apa. Dia tidak pernah menghadapi masalah ghaib seperti ini,dia menyerahkan sepenuhnya pada Sandra
"sekarang kalian duduk"ucap Sandra
Sandra memilih duduk di ranjang bersebelahan dengan Darius,sementara wanita itu dan Jhoni duduk berhadapan didepan jendela. Jhoni memandang wajah pucat wanita itu,ada rasa bersalah dihatinya tapi demi adiknya apa pun akan dilakukannya.
"cantik"ucap Jhoni memandangi wajah pucat didepannya tanpa sadar bibirnya mengatakan hal itu dengan pelan tapi masih terdengar dengan mereka yang ada dikamar itu
"hhmm ....baiklah,aku akan memanggil roh adikmu. Kau harus membantu wanita ini juga, bagaimana?"ucap Sandra
"iya... aku bersedia"jawab Jhoni
"siapa nama adikmu?"tanya Sandra
"jenny Prasetya "jawab Jhoni
"nanti saat aku tanya kau harus menjawabnya dengan benar jangan sampai salah jika tidak,kita tidak akan tau dimana roh adikmu sekarang"ucap Sandra
Jhoni menganggukan kepalanya,Sandra duduk bersila diatas tempat tidur. Dia memegang tangan Darius,seperti ada sengatan listrik dari Darius. Sandra mulai menyebutkan nama adik Jhoni,kemudian dia menyebutkan tanggal lahir yang langsung dijawab Jhoni.
Setelah beberapa menit,Sandra membuka matanya. Dia berkeringat,nafasnya tersengal-sengal.
"roh adikmu disembunyikan didalam botol seperti itu juga di dalam villa didekat tubuh wanita ini"jelas Sandra
"yang melakukan ini semua adalah dokter itu,aku mendengar jika tadinya dia ingin mengambil tubuh adikmu untuk dijual tapi karena kau seorang pengusaha jadi dia memilih untuk mengambil untung dari mu dan menyuruh mu untuk mencari pengganti adik mu yang akan dijualnya"jelas Sandra
"tadi mereka hampir melihat ku"ucap Sandra
"mereka?"tanya Jhoni,dia sudah mengepalkan tangannya sambil memandang wanita didepannya yang menangis
"dokter itu bersama guru spiritual nya yang beraliran sesat"jawab Sandra
"jadi apa yang harus kita lakukan?"tanya wanita itu lembut
Jhoni terdiam mendengar suara merdu wanita didepannya,dia benar-benar merasa bersalah. Sandra memandang Jhoni dan wanita itu secara bergantian
"kamu harus mengambil botol yang ada roh adikmu,juga lepaskan gelang ditangan adikmu. Itu adalah jimat agar roh nya tidak bisa masuk kedalam tubuhnya"jelas Sandra lagi
"baiklah....tapi bagaimana aku tau dimana tempat nya"tanya Jhoni lagi
"aku akan ikut dengan mu"jawab Sandra
"sayang...."panggil Darius ,dia tidak ingin Sandra terluka
"kita harus membantu mereka sayang"ucap Sandra yang mengerti kalau suaminya itu mengkhawatirkan dirinya
"baiklah... tapi kau harus tetap berada disebelah ku"jawab Darius,dia tau kalau Sandra sangat keras kepala dan tidak ada yang bisa menghalanginya.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘🥰🤗