
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Bella menatap nyonya Rachel dengan lembut,dia yakin kalau nyonya Rachel orang yang baik. Bella pun menceritakan semuanya,dari mulai awal hingga akhirnya dia jatuh ke dalam neraka dunia. Dia juga menceritakan awal mula bertemu dengan Bram dan Dave,bahkan Bella mengatakan kalau dia sangat mencintai Dave hanya saja dia takut kalau keluarga Dave tidak akan menerima nya yang merupakan seorang wanita bayaran
Nyonya Rachel masih menyimak semua yang dikatakan Bella,Bella yang menceritakan kisahnya pada nyonya Rachel merasa takut jika nyonya Rachel akan membenci nya dan menjauhinya. Tapi Bella tetap bercerita dan mengharapkan agar nyonya Rachel tidak akan meninggalkan nya dan tetap bersamanya seperti orang tua kandungnya,dia juga memberitahukan mengenai tadi malam bersama Dave. Tak ada yang ditutup-tutupi nya,hanya saja nama Bram juga Dave tidak disebutkan olehnya. Dia hanya mengatakan kalau mereka adalah paman dan keponakan,itu saja
Setelah menceritakan semuanya,ada rasa lega dihatinya tapi juga ada rasa khawatir ditinggalkan. Bella menatap wajah nyonya Rachel yang terlihat biasa saja,Bella yang menceritakan nya kadang menangis kadang tersenyum sinis membayangkan apa yang dialaminya.
"ma....a...apa mama masih menerima ku?"tanya Bella gugup
Bella sudah merasa nyaman dengan kedekatan nya dengan nyonya Rachel,tapi jika nyonya Rachel ingin menjauhinya dia akan tetap menerimanya. Mungkin memang dirinya ditakdirkan sendiri,Bella masih menatap nyonya Rachel dengan tatapan sedih karena nyonya Rachel diam saja
"ma...."panggil Bella lagi
"huuufff.....semua orang berbeda-beda jalan hidupnya bell....tapi seharusnya kamu tidak melakukan hal-hal seperti itu,balas dendam itu ngak akan ada habisnya."jelas nyonya Rachel
"mama tau kamu kecewa dengan Darwin....tapi kamu ngak perlu terjerumus kedalam neraka seperti itu,karena sudah terlanjur...sebaiknya Sekarang kamu tinggalkan dunia neraka itu nak,hiduplah dengan normal seperti biasa."nasehat nyonya Rachel membuat Bella menangis
"hiks....hiks....ma...mama ngak akan menjauhi ku kan?"tanya Bella sambil menangis,dia tidak berani memeluk nyonya Rachel .
__ADS_1
Bella masih merasa takut jika nyonya Rachel menolak pelukannya,tapi tak disangka ternyata nyonya Rachel menarik Bella dan memeluknya,menenangkan Bella yang kembali menangis
"mama akan selalu bersama mu,mulai saat ini kamu boleh menganggap mama sebagai mama mu. Berubah lah,kelola kembali restauran keluarga mu bell...."ucap nyonya Rachel lembut
Bella memang sudah mengambil kembali restauran nya tapi dia belum membuka restoran itu kembali,dia masih enggan karena mengingat Darwin. Tapi karena mendapat dukungan dari nyonya Rachel,Bella menjadi semangat lagi. Dia akan membuka restoran itu lagi dan mempekerjakan beberapa pegawai,Bella tersenyum memikirkan nya.
"terima kasih ma....terima kasih"ucap Bella sambil memeluk dan menciumi pipi nyonya Rachel
"sudah....sudah.... sekarang mama mau mengantarkan makan siang buat anak mama,kamu mau ikut?"ucap nyonya Rachel
"ngak ma....nanti saja kapan-kapan Bella ikut,Bella ingin istirahat. Saat ini pikiran dan hati Bella sudah enakan,hanya saja tubuh Bella terasa sedikit lelah"jawab Bella
Nyonya Rachel mengangguk,kemudian dia pergi berjalan keluar dari apartemen Bella tapi sebelumnya dia mengatakan kalau lain kali dia kan mempertemukan Bella dengan putra nya dan semoga putra nya itu menyukai Bella. Karena nyonya Rachel sudah merasa suka dan nyaman dengan Bella walaupun Bella tidak berasal dari keluarga kaya raya tapi sikap sopan terhadap orang yang lebih tua membuat nyonya Rachel nyaman.
Sementara di dalam kamar hotel,Dave memijit-mijit keningnya. Dia merasa kesal karena tidak bisa menahan nafsu nya dan menjadikan Bella miliknya seutuhnya,Dave juga berpikir kenapa Bella menolaknya padahal dia tau sepertinya Bella menyukainya. Perlakuan Bella pada nya sangat lah berbeda menurutnya, kemudian dia berpikir lagi
"apa memang dia seperti itu kepada setiap pria?"tanya Dave dalam hati
"aaakkkhh....."teriak Dave kesal
__ADS_1
"kenapa Bella berbeda dengan wanita lain, setiap wanita selalu mengejar ku. Kenapa dia tidak?....aaakkh....gumam Dave lagi
"karena itu aku menyukainya,bahkan jatuh cinta padanya....ya tuhan....semoga dia jodohku"ucap Dave lagi sambil mengusap wajahnya dengan kasar
Tiba-tiba masuk seorang wanita paruh baya kedalam kamar hotel VIP nya ,Dave terkejut. Dia kaget karena saat ini dirinya sedang melamun,Dave memegang dada nya dan menatap wanita paruh baya itu sambil tersenyum kesal
"mama..hampir jantung Dave berhenti"ucap Dave dengan memegang dada nya
"ha...ha....kau ini kebanyakan melamun,apa ada yang kau pikirkan?pasti mengenai pekerjaan lagi kan?haiiiiss....harusnya kau berpikir tentang wanita sayang"ucap mama Dave sambil tertawa melihat anaknya terkejut
Memang beberapa hari ini Dave terlihat melamun,sering sekali mama nya mendapatinya seperti itu. Semenjak dia bertemu dengan adiknya yaitu pamannya Dave,Dave menjadi pendiam. Bahkan mama Dave pernah menanyakannya pada Bram tapi Bram hanya mengendikan bahu nya saja,Bram tidak ingin ikut campur urusan Dave dan kakaknya
"sudahlah ma... Dave ngak suka dipaksa,lagian Dave juga masih muda"jawaban Dave yang selalu sama setiap kali ditanya soal wanita
"kau penerus dan pewaris keluarga Dave,anak mama cuma kamu. Kamu harus cari wanita baik-baik yang sayang sama kamu juga sama mama, huuufff... mama juga ingin ingin cucu Dave"jelas mama Dave sambil menghela nafasnya memikirkan anaknya yang tidak pernah lagi berhubungan dengan wanita
."atau kau ingin kembali dengan Sonia?"tanya mama Dave semakin kesal
"sudah lah ma....aku ngak mau berhubungan dengan ular betina itu lagi"jawab Dave juga merasa kesal
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih ππππ