
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Minah memberikan paperbag-paperbag itu pada Danuarta,tadinya dia mulai mempertimbangkan permintaan Danuarta yang ingin menikahi nya. Tapi setelah mendengar sendiri ucapan Danuarta seperti itu ,membuat nya berubah pikiran lagi
Danuarta membawa semua paperbag nya,dia keluar dari rumah Adrian dan kembali ke hotel tempatnya menginap. Dia sudah membeli tiket buat besok dia berangkat kembali ke kerajaan,tapi pikirannya benar-benar kacau. Antara percaya dan tidak dengan apa yang didengarnya,tapi dia juga bingung.
"lebih baik aku kembali dulu dan menanyakan pendapat istri ku yang terbaik bagaimana"ucap Danuarta dalam hati
Dikamar Minah,Minah mendudukan dirinya dipinggiran tempat tidur nya. Dia benar-benar tidak menyangka jika Danuarta memiliki pemikiran yang sempit seperti itu,dia tidak ingin membuat tuan Adrian dan nyonya Sarah sedih dan kesulitan karenanya . Dia merebahkan tubuhnya ,berusaha memejamkan matanya.
Dikamar Sarah dan Adrian sudah berada diatas tempat tidurnya,Sarah menyandarkan kepalanya dibahu Adrian. Adrian masih mengecek keadaan perusahaan nya karena Ryan masih sibuk dengan Dinda yang baru saja lahiran,jadi dia mengawasi perusahaan menggunakan ponsel dan juga laptopnya.
__ADS_1
"sayang.... apa perlu kita kirim Minah keluar dari sini?"tanya Sarah
Sarah masih memikirkan mengenai Minah,dia tidak ingin Minah bernasib sama seperti dia dulu. Sarah baru teringat dengan ucapan Danuarta yang mengatakan mengenai pelayan yang bergosip,Sarah bangkit dari duduknya. Dia mengambil ponselnya dan mulai membuka cctv dapurnya pada hari ini,dia melihat dengan jelas para pelayannya memang sedang bergosip. Adrian memperhatikan nya dengan yang dilakukan oleh Sarah
Adrian mendaratkan ciuman di kening Sarah,mengelus kepala Sarah yang sedang memperhatikan cctv melalui ponselnya
"ayo tidur,besok kita bicara kan lagi masalah ini....aku akan membereskan mereka yang suka bergosip"ucap Adrian memeluk tubuh Sarah,mengajaknya untuk beristirahat karena memang hari sudah larut malam
Sarah pun mengiyakan ucapan Adrian,dia memeluk tubuh Adrian. Adrian mengelus-elus kepalanya dengan sayang,hingga akhirnya dia tertidur dengan nyenyaknya. Adrian memang suka menenangkan istri nya disaat-saat pikiran Sarah sedang kacau
keesokan harinya
__ADS_1
Minah sudah dibawa ke rumah Amanda,sedangkan Danuarta sudah kembali ke kerajaan. Darius dan Sandra sudah berada di kerajaan,mereka mengetahui mengenai apa yang sudah dilakukan oleh Danuarta.
"paman....dimana mbak minah?"tanya Sandra penasaran karena Danuarta tiba dikerajaan hanya bersama beberapa pengawal saja
"hhmm....aku pulang sendiri,aku tidak jadi menikahi Minah "jawab Danuarta
Darius Dan Sandra merasa terkejut,karena beberapa hari yang lalu Adrian mengatakan kalau Minah akan ikut ke kerajaan dan dinikahi oleh Danuarta. Sementara itu,istri Danuarta sudah keluar dari kamarnya. Dia ingin menyambut kedatangan Minah,tapi dia malah mendengar pembicaraan Danuarta dan Sandra
"kenapa kau tidak jadi menikahinya sayang?"tanya istri Danuarta yang sudah didorong oleh seorang pelayan dengan kursi rodanya
"kau sudah pulang dari rumah sakit?apa kata dokter?kau sakit apa sayang?"tanya Danuarta mendekati istrinya dan mencium pucuk kepalanya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘