
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Jantung Bella terasa mau copot,entah kenapa melihat wajah Dave yang tampan membuat dada nya berdebar tak menentu. Bella seperti merasa bersalah pada Dave,seperti ketahuan berselingkuh padahal mereka hanya bertemu sekali dan bercinta sekali juga. Harusnya Bella merasa lega karena mungkin Dave akan menjauhi wanita jalang seperti nya,apalagi perbuatannya tadi sangat mencolok Dimata Dave.
Tapi perasaan Bella tidak enak,entah kenapa dia malah ingin Dave mengejarnya. Membayangkan Dave menyukainya,membuat rasanya yang dulu pada Daniel. Pria yang ingin sekali dia jadikan suami,agar terlepas dari belenggu neraka ini tapi Bella terlambat karena sudah ada Tania dihati Daniel. Rasa itu sama saat melihat Dave,tapi Bella membuangnya jauh-jauh. Karena bukan hanya dia pengusaha,tapi dia juga masih sangat muda apalagi dia keponakan Bram. Itu sama sekali ngak mungkin buat Bella
"aaaah... huuufff...."Bella menarik nafas panjang dan membuangnya dengan kasar saat berada diluar pintu ruangan Bram.
Saat ini dia ingin menenangkan hati dan pikirannya dari bayangan Dave ,dia berjalan perlahan keluar dari club' yang masih sepi. Karena saat ini masih jam makan siang,club' akan buka pada sore hari hingga pagi dini hari. Sesampainya diluar,Bella berjalan-jalan pelan menikmati jalanan dengan kakinya. Mobilnya masih terparkir di depan club',dia hanya ingin menghirup udara segar. Kebetulan cuaca juga sedang mendung,jadi tidak terlalu panas untuk berjalan kaki. Tak jauh dari club' terdapat taman yang lumayan indah,Bella duduk dan bersandar dibangku taman itu. Menikmati udara juga wangi bunga-bunga disana,dia memejamkan matanya
Perasaannya saat ini sangat rapuh,seolah sedang patah hati. Bella memejamkan matanya sangat lama hingga tubuhnya mulai terasa dingin karena angin yang berhembus disana,Bella merasakan sesuatu menutupi bagian depan dadanya karena dia memejamkan matanya sambil bersandar dibangku taman. Mata Bella terbuka perlahan,dia melihat pria yang sedang dipikirannya tadi berdiri didepannya dengan memperbaiki jaketnya yang diletakan didada Bella. Seketika hati Bella merasa hangat,tatapan pria itu mampu meluluhkan hatinya. Tapi dengan cepat Bella menepisnya,dia tidak mau berharap lebih
"kau...."ucap Bella sambil mengambil jaket Dave yang sudah didepan dada nya
__ADS_1
Bella menarik jaket nya dari tubuhnya dan menyodorkannya pada Dave,mata mereka saling bertemu. Dave tersenyum menatap Bella,membuat hati Bella semakin meleleh.
"ini....ambillah,aku tidak butuh"ucap Bella dan ingin bangkit dari duduknya tapi Dave malah duduk disebelah nya dan menahan tangan Bella agar tidak berdiri.
Bella terperanjat sebentar,aroma maskulin yang keluar dari tubuh Dave membuatnya merasa nyaman. Dave melingkarkan kembali jaket nya pada tubuh bagian depan Bella, seperti terhipnotis Bella hanya diam saja. Aroma tubuh Dave begitu terasa dihidungnya yang berasal dari jaket Dave
Seketika Bella tersadar,dia menarik kembali jaket Dave,dia langsung berdiri dan berjalan menjauh dari Dave. Dave masih duduk memegangi jaketnya sambil memandang punggung Bella yang berjalan menjauh meninggalkannya
Saat sampai di mobilnya,Bella membuka pintu mobilnya dan menjalankan mobilnya menjauh dari club' milik Bram. Baru saja dia ingin menghilangkan bayangan malam dimana dia bercinta dengan Dave, tiba-tiba pria itu muncul dihadapan nya. Entah perasaan apa yang menyeruak dihatinya,rasanya sedikit kesal mengingat pertemuannya dengan Dave yang malah berakhir bercinta.
Setelah Bella mencium Bram ,mata Dave terus menatap Bella hingga Bella keluar dari ruangan Bram. Bram menyadari dari tadi Dave yang berbicara tapi tidak melihatnya ,Dave malah melihat ke arah Bella. Bram juga melihat Bella yang tidak menatap Dave tapi menatap dirinya, seperti ada sesuatu diantara keduanya. Jiwa mafianya selama ini bisa mengendus hal-hal seperti itu
"jangan tertarik oleh nya,dia wanita bayaran. Aku ngak mau bilang dia wanita jalang,karena dia hanya bercinta dengan para pengusaha tapi hati dan tubuhnya tidak bisa diikat. Dia tidak ingin terikat dengan pengusaha atau orang-orang kaya yang berada diatasnya"jelas Bram menatap Dave
__ADS_1
"dia tidak seperti wanita jalang,karena dia yang memilih untuk bercinta dengan siapa. Walaupun pria itu membayarnya berkali-kali lipat,jika dia bilang tidak mau maka dia tidak akan mau bercinta dengannya. Dia bukan wanita murahan"jelas Bram lagi karena melihat Dave masih terdiam
"aku kesini tidak untuk membahas nya paman,aku datang hanya karena ingin mendengar kondisi perusahaan ayah ku yang selama setahun ini paman ambil alih"ucap Dave berusaha menyingkirkan Bella
"ha...ha.... jelas-jelas kau sangat tertarik dengan Bella,tapi kau pura-pura tidak menginginkan nya."jawab Bram tertawa mengejeknya
"jika kau mau....kau bisa memakainya,dia masih punya hutang pada ku jadi dia akan menuruti ku karena dia harus membayar hutangnya pada ku dengan tubuhnya. Kau bisa mendapatkannya malam ini....bagaimana? sebenarnya aku sudah lama tidak bercinta dengan Bella,aku suka dengan tubuhnya. Dia seperti candu buat ku,tapi karena kau sangat tertarik maka aku ijinkan kau memakainya . Mencicipi tubuhnya..."jelas Bram,Dave jijik mendengar Bram mengatakan memakainya....seperti barang saja
"kalau kau candu dengan tubuhnya kenapa kau tidak menjadikannya istri simpanan mu paman"tanya Dave dengan nada ketusnya,dia benar-benar tidak suka pamannya itu menjelek-jelekkan Bella walaupun kenyataannya seperti itu
"aku sudah memberinya tawaran seperti itu, bahkan setengah harta ku akan aku berikan padanya jika dia mau menjadi simpananku. Tapi sayangnya dia tidak berminat ,dia ingin bebas tanpa ikatan dengan siapa pun karena dirinya sudah hina"jawab Bram lagi
"kau....jangan berhubungan dengan nya lebih dari bercinta dan menyalurkan hasrat saja,karena aku tau betul bagaimana kakakku yang menginginkan menantu dari keluarga baik-baik. Apalagi sebentar lagi kau akan mewarisi perusahaan ayah mu itu,kau akan menjadi seorang pengusaha Dave. Bella tidak suka itu"jelas Bram lagi
__ADS_1
bersambung....
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘