
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah selesai makan siang,ranti dan damian pamit pada teman-temannya. Mereka ingin pergi menemui sandra yang sudah menunggu di butik langganan nya,sewaktu damian dan ranti makan siang bersama dengan temannya. Sandra menelpon dan menyuruh mereka menemuinya di butik
"sayang....ada apa mama menyuruh kita datang ke butik ?"tanya ranti saat mereka sudah berada didalam mobil
"aku juga ngak tau,mungkin mama ingin memberikan pakaian untuk mu" jawab damian sambil memegang sebelah tangan ranti dengan lembut
Tak lama kemudian mereka sampai didepan butik ternama,butik itu memang biasa didatangi oleh para selebriti juga pejabat-pejabat dan pengusaha di kota itu. Jadi tidak terkecuali untuk anggota kerajaan juga,karena kualitas bahan nya bagus dan lembut untuk dipakai dikulit
Damian membukakan pintu mobil untuk ranti dan menggandeng tangan ranti masuk kedalam butik,dari kejauhan terlihat sandra sedang berbincang dengan seorang wanita yang hampir sama usianya dengan sandra. Melihat kedatangan damian dan ranti,sandra melambaikan tangannya agar damian juga ranti mendekatinya.
"kenapa lama sekali?ayo duduk" tanya sandra sambil menggandeng tangan ranti untuk duduk di sofa yang ada diruangan butik itu
"hmmm....coba kamu lihat ran,kira-kira yang mana yang kamu suka "ucap sandra sambil menyerahkan sebuah majalah yang bergambar
Ranti membulatkan matanya, dia terkejut melihat majalah yang dipegangnya adalah majalah pakaian pengantin. Dia menatap ke arah damian,seolah meminta penjelasan dari semuanya. Damian hanya mengangkat bahu nya saja,dia juga tidak tau apa maksud mama nya menyuruhnya datang
__ADS_1
"apa ada yang kamu suka?"tanya sandra yang masih menatap ke arah majalah yang lainnya
"hmmm...Ini maksudnya apa ma?"tanya ranti bingung
"apalagi?pasti kamu tau maksud mama,kalian harus segera menikah. Mama ngak mau kalau kamu hamil duluan,karena anak mama ini ngak bisa tahan jika dekat-dekat dengan kamu sayang"jelas sandra tanpa menatap ke arah ranti
Mendengar ucapan sandra,membuat wajah ranti memerah. Dia benar-benar malu,kemudian dia menatap ke arah damian sambil melotot. Karena semua nya pasti karena damian yang tidak bisa menahan jagung nya itu,damian hanya diam saja merasa tidak bersalah sama sekali.
"bagaimana?apa sudah ada yang kamu sukai?"tanya sandra lembut,kali ini dia menatap ranti
"hhhmmm....sini deh,kalau ini...atau ini... bagaimana?" sandra menarik majalah yang dipegang ranti kemudian menunjukan pilihan gambar yang menurut nya cantik dipakai oleh ranti
"bagus ma....terserah mama saja,aku ikut" jawab ranti lembut
"baiklah....yang ini saja ya,warna putih lebih cantik kan" ucap sandra dan dapat anggukan dari ranti
"ya sudah....kamu persiapkan dirimu,minggu depan kalian menikah"ucap sandra lagi dengan lembut
__ADS_1
"apa?"tanya ranti terkejut
"kenapa?mama sudah mengurus semuanya,kalian tinggal hanya menikah saja" jelas sandra lembut
Damian hanya diam saja sementara ranti tidak menyangka bakalan menikah dengan cepat seperti ini,apalagi dengan calon raja. Dia tidak pernah membayangkan hal ini sebelumnya.
"oke ma...kalau begitu kami pulang duluan ya,dami masih ingin berduaan dengan ranti. Dami masih rindu" ucap damian tanpa malu
"rindu?kan tadi baru tadi pagi kita ngak ketemu,itu pun hanya beberapa jam saja"jawab ranti kesal mendengar ucapan damian
"namanya dami lagi jatuh cinta,ya begitu lah dan...dami itu seperti papa nya,ngak bisa jauh dari mama dulu" ucap sandra sambil mengingat darius yang selalu ngelendotin dirinya saat itu
Damian dan ranti memilih untuk pulang,damian selalu menggandeng tangan ranti dengan sebelah tangannya mengendarai mobil. Dia benar-benar tidak ingin melepaskan genggaman tangan ranti
bersambung....
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘
__ADS_1