
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Danuarta sudah berada didalam kamar Minah,dia memandangi wajah Minah yang sedang tidur. Rasa nya seperti mimpi bisa tidur bersebelahan dengan Minah,bisa memeluknya dengan erat dan mencium bibirnya
Danuarta menciuminya bertubi-tubi secara pelan,dia tidak ingin mengganggu Minah. Tiba-tiba dia merasa haus,dia keluar ingin mencari dapur dirumah Amanda. Saat membuka pintu,terdengar suara desahan di lorong dekat kamarnya.
Danuarta membuka pintunya secara perlahan,dia mengintip dari mana asal suara itu.
"apa rumah nona Amanda ada hantunya?"gumam Danuarta,tubuhnya sudah mulai merinding
"Rangga....nanti ada yang melihat kita aakh...."bisik suara wanita sambil mendesah
"sayang ....aku mau makan kamu sekarang"jawab suara pria yang terdengar sedikit berat
"hhmm....aakh...tanganmu nakal"ucap wanita lagi
"tapi enakkan??hhmmm...."jawab sang pria
Danuarta membulatkan matanya,ternyata sang yang punya rumah yang sedang bercinta. Amanda yang tubuhnya dipeluk dari belakang oleh pria tinggi yang masih memakai pakaian serba putih . Tangan pria itu merrremasss-reemaas kedua buah dada Amanda dengan sesekali tangannya berada dibagian sensitifnya ,entah apa yang dilakukan tangannya dibawah sana
"Rangga....aaakh....hentikan, kita masuk dulu. Aku malu jika ada yang lihat"bisik Amanda lagi
"sayang....seminggu...udah seminggu aku ngak pulang,pasien sangat banyak. Jadi tolong layani aku hhmm"jawab Rangga dengan nada manja
Amanda membalikan tubuhnya menghadap Rangga,dia langsung menciumi bibir Rangga sambil membuka resleting celana Rangga. Mengeluarkan pusaka Rangga yang sudah berdiri tegak dari tadi,Amanda menjjjillatti nya kemudian membenamkan nya didalam mulutnya. Mengguullum dan memaju mundurkannya, desahan-desahan keluar dari bibir Rangga
Tanpa sadar, Danuarta pun jadi ikut terangsang. Seperti menonton film blue didepannya,dia merasakan sesak dibagian celana nya. Dia jadi ingat para jjjalaang nya yang suka melakukan itu,kalau Minah belum pernah mengguullum apalagi menjjjillatti miliknya. Karena Danuarta lah yang memperkosa Minah
Rangga menggendong tubuh Amanda dan mereka masuk kedalam kamarnya,ada sedikit kelegaan dihati Danuarta. Tapi pusakanya sudah tegak berdiri,dia harus mandi air dingin untuk menidurkan kembali pusakanya
__ADS_1
Saat akan berbalik dan menutup pintunya,ada seseorang dibelakang nya.
"eeh ...eh ..."ucap Danuarta saat hampir terjatuh karena tidak sadar sudah menyentuh tubuh yang dibelakang
"kamu ngintip ya mas??"tanya Minah
"eekhmm....iii.. itu...tadi mau ambil minum,aku haus"jawab Danuarta gugup karena ketauan mengintip Amanda dan Rangga
"kamu lucu"ucap Minah
Minah Memang sering melihat kemesraan anak majikan nya itu,bahkan jika dokter Rangga tidak pulang-pulang membuat nya akan melakukan dimana saja. Minah jadi teringat saat dokter Rangga baru pulang dari piket tiga harinya,saat makan tangan dokter Rangga sudah menari-nari dibawah dress yang dipakai Amanda. Bahkan Amanda mendesah tak karuan ,tersadar masih ada Minah dan para pelayan. Amanda menutup mulutnya dengan kedua tangannya,wajahnya sudah memerah.
Minah menatap Danuarta yang wajahnya sudah memerah,dia juga melihat pusaka Danuarta sudah menegang dari tadi. Minah memberanikan dirinya untuk mendekati Danuarta,dia mengalungkan tangannya ke leher Danuarta.Danuarta tersenyum melihat tingkah Minah,
"dia sudah mulai berani"ucap Danuarta dalam hati
Danuarta masih diam,dia ingin melihat sampai mana keberanian Minah. Minah menatap wajah Danuarta,mengelus rahang kokoh miliknya. Bibir Minah sudah mendarat dibibir Danuarta,dia benar-benar sangat senang karena baru ini Minah berinisiatif sendiri
"sayang....aku menginginkan mu,bolehkah?"tanya Danuarta
Danuarta tidak ingin menyakiti Minah lagi,jika dia ingin dia akan memintanya pada Minah. Bila Minah mau maka dia akan melakukannya,bila tidak maka dia harus bisa menahannya
Minah menganggukkan kepalanya,Danuarta tersenyum. Dari tadi dia terus saja tersenyum senang
"aku mau kamu yang agresif,bolehkah?"pinta Danuarta lagi
Minah pun mulai mendorong tubuh Danuarta pelan hingga dia jatuh diatas tempat tidurnya,Minah mulai naik ke atas tubuhnya. Mulai mencium kening,mata ,pipi dan bibir Danuarta dengan lembut. Ciuman dibibir begitu lama dan semakin menuntut,tangan Danuarta sudah mulai meraba-raba gundukan kenyal milik Minah sambil terus menyesap bibir dan mulut Minah
Desahan berhasil keluar dari bibir Minah tapi tak terdengar jelas karena ditekan oleh bibir Danuarta,Minah melepaskan ciumannya. Dia turun menciumi leher Danuarta yang putih,sesekali dia menggigit kecil leher Danuarta . Kemudian Minah mengguullum ppputiing sssuusuu milik danuarta, menjjjillatti nya secara perlahan
__ADS_1
Danuarta menegang,tubuhnya gemetar. Tak disangka Minah melakukan nya, Danuarta benar-benar menikmati nya hingga matanya terpejam saat Minah mengecup dan menjjjillatti perut Danuarta.
Perlahan Minah membuka resleting celana Danuarta dan menarik celana nya ke bawah agar terlepas,Minah sudah melihat underwear berwarna biru milik Danuarta yang menonjol. Wajah Minah menjadi merah,dia terdiam sebentar hingga membuat Danuarta membuka matanya dan menatap wajah Minah
"kalau kau tidak mau tidak usah dipaksa"ucap Danuarta ingin bangkit dari tidurnya
Danuarta tau kalau Minah baru ini melakukan hal seperti itu,Minah langsung mengeluarkan pusaka Danuarta yang sudah menegang. Awalnya Danuarta hanya bisa menahannya jika Minah benar-benar mendengarkan ucapan nya tapi mata Danuarta membulat sempurna saat pusaka nya sudah berada didalam mulut Minah,Minah menjjjillatti pucuk kepala pusaka Danuarta.
"aakh....ssshhmm....sayang"lenguhan lolos keluar dari mulut Danuarta
Minah terus mengguullum dan membenamkan pusaka Danuarta didalam mulutnya dengan sekali-sekali menjjjillatti nya,tubuh Danuarta semakin menegang hingga akhirnya
"sa...sayang ..aku mau keluar...."teriak Danuarta
Minah semakin membenamkan pusakanya,membuat Danuarta bingung. Dia masih menahan spppeerma nya yang akan keluar.
"aaakhh.....sayang...lepaskan,biar aaku...."teriak Danuarta yang sudah tidak tahan lagi
"keluarkan saja mas....aku akan menampungnya"jawab Minah sambil terus mengguullum pusaka Danuarta didalam mulutnya
Tangan Danuarta menekan kepala Minah dan "aaakh....."akhirnya ssspeerma Danuarta dimuntahkannya didalam mulut Minah
Danuarta melihat Minah menelan dan menjjjillatti sisa-sisa ssspeerma nya,Minah melihat itu di dalam film yang ditontonnya dengan Amanda. Amanda mengajari Minah agar pria nya tidak berpaling dari nya,itulah yang dipraktekkan oleh Minah pada Danuarta
Minah merebahkan tubuhnya disamping Danuarta,dia menatap Danuarta yang sudah berkeringat. Danuarta bangkit dan menindih tubuh Minah,Minah terkejut. Dia bingung ,karena difilm itu. Pria nya akan tidur saja tidak seperti Danuarta sekarang
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih ππππ
__ADS_1
ditunggu kehadirannya di ceritaku yang baru yang berjudul "cinta"....udah episode 20 an lho