
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Rika yang mendapatkan ciuman singkat dari dewa merasa terkejut,dia diam saja hingga akhirnya dewa mencium nya kembali sambil terus ******* dan memainkan lidahnya . Mendapatkan balasan ciuman dari Rika,dewa merasa senang. Kemudian dewa melepaskan ciumannya dan menatap Rika yang sedang terengah-engah karena lamanya ciuman yang diberikan oleh dewa
Rika menundukan kepalanya,dia malu karena bukannya menolak tapi malah membalas ciuman dewa. Rasanya dia pernah merasakan bibir dewa sebelumnya,tapi dimana dan kapan....dia pun tak tau
"bagaimana? ciuman ku tidak asing kan bagi mu?"ucap dewa
Rika terdiam ,dia masih memikirkan ucapan dewa. Memang benar apa yang dikatakan dewa,rasanya sangat nyaman berada dekat dengan dewa.
"siapa kau sebenarnya?"tanya Rika
"kan sudah aku jelaskan"jawab dewa
"tapi aku sudah dijodohkan oleh ayahku dan akan segera bertunangan"ucap Rika sedih
Ntah mengapa hatinya sangat sedih saat dia mendengar perjodohannya yang sudah diatur oleh orang tuanya,tapi dia bisa apa. Dia hanya menuruti nya saja hingga saat ini dia bertemu dengan dewa yang mengatakan kalau dewa adalah pacarnya saat dia menjadi roh,ingin rasanya dia percaya tapi dia juga bingung
__ADS_1
flashback off
"aku tidak cemburu,aku hanya bingung. Kenapa kau ada disini?"elak Rika
"kalau tidak cemburu kenapa kau marah?dia bukan kekasihku,kami hanya berteman dan saling membantu saja"jelas dewa sambil tersenyum
"iya... dewa benar,dihatinya masih ada roh wanita cantik yang dulu ditemuinya"ucap Sandra sambil tersenyum
Rika terdiam dengan wajahnya yang sudah memerah,dia bisa menebak apa maksud ucapan Sandra. Sandra melihat wajah Rika yang memerah,dia tau kalau Rika sedang menahan malunya.
"aku pergi dulu ya... lain kali saja kau ajak aku berkeliling nya "ucap Sandra sambil berjalan menjauh dari dewa dan Rika
Darius sudah bersiap-siap ingin keluar ,dari tadi dia membujuk Elisabeth agar dirinya dapat segera keluar. Paling tidak untuk jalan-jalan saja pun tidak apa-apa,tapi karena Darius baru saja sadar beberapa hari yang lalu dan masih menjalani beberapa pemeriksaan juga makanya tidak mungkin dokter juga Elisabeth membiarkan Darius keluar walaupun hanya sekedar buat jalan-jalan saja.
"ma....aku hanya sebentar"ucap Darius merayu Elisabeth
Hati Darius sangat gelisah,dia ingin membuntuti dewa dan Sandra. Dia tidak ingin Sandra jatuh cinta pada dewa,hanya dia lah pria yang boleh disukai oleh Sandra.
__ADS_1
Sandra memilih kembali ke rumah sakit,dia membawa cake yang dibelinya di taman tadi. Dia tau kalau Darius suka cake,makanya sewaktu selesai makan dan ingin mengejar dewa dan Rika ....Sandra melihat penjual cake dengan gerobak kacanya,dia langsung teringat dengan Darius makanya dia berniat kembali membawakan cake untuk Darius
Saat masuk kedalam ruangan Darius,keadaan sangat sepi. Elisabeth dan Roberto tidak ada diruangan,sedangkan Darius sudah memakai pakaian casual tidak pakaian pasien lagi
"apa sudah mau pulang ya?"tanya Sandra saat sudah berada didalam ruangan
Darius tersentak mendengar suara lembut yang sangat dikenalnya,dia berbalik dan menatap Sandra
"kenapa kau kemari lagi?"tanya Darius
"aku hanya mengantarkan cake ini,aku tau kau sangat suka cake. Tadi kebetulan aku lewat toko kue."jawab Sandra
"ciiih....aku ngak butuh itu"ucap Darius membuang wajahnya
"baiklah....kalau begitu aku letak disini saja,aku permisi dulu"jawab Sandra
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih πππ