
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Dokter dan guru itu langsung terkejut,dia kembali menatap Sandra tapi tidak ada efek apapun untuk Sandra. Sandra berjalan mendekati dokter dan gurunya itu,dia sangat kesal pada mereka hingga akhirnya dia menampar wajah dokter itu.
Guru nya juga Darius terkejut,karena Sandra berani menampar dokter itu padahal dokter itu sudah melakukan sesuatu untuk membuat Sandra mengikuti mau nya tapi sepertinya ilmu mereka tidak berpengaruh untuk Sandra
Para pengawal juga polisi menatap ke sembarang arah tapi mereka masih memegangi lengan dokter dan gurunya itu,tak lama kemudian Jhoni dan Tati keluar dari kamar dimana tadi Sandra melihat mereka.
"kau....pasti kau yang sudah merencanakan semua ini,ha...ha....ingat....roh adik mu tidak akan bisa ketemu karena aku sudah menyimpannya disuatu tempat yang tidak diketahui oleh orang lain"jawab dokter itu dengan tertawa keras
"Oya...."ucap Jhoni melihat dokter itu
"kalian....sudah tau dimana tempatnya kan?ambil dan bawa semuanya kesini tanpa ada yang tersisa"ucap Jhoni lagi sambil melihat ke arah pengawalnya
Guru dan dokter itu merasa terkejut,bagaimana bisa persembunyiannya yang mereka lakukan bisa diketahui oleh orang lain. Dokter itu menatap Tati
__ADS_1
"kau....pasti kau yang telah memberitahukannya kan?"ucap dokter itu marah
"maafkan saya dok,tapi kelakuan anda sudah melebihi batas"jawab Tati
"saya pikir anda adalah orang yang baik,ternyata anda hanya memanfaatkan saya saja"jelas Tati lagi dengan kesal
Dokter itu terlihat marah,saat para pengawal membawa beberapa kotak yang berisi botol seperti botol yang dibawa Jhoni. Sandra mendekati botol-botol tersebut,dia melihat satu persatu botol itu secara diangkat nya
"yang mana adikmu?"tanya Sandra menatap Jhoni
Jhoni pun bingung,karena penglihatan nya hanya sebuah asap yang berada didalam botol itu.
Jhoni mulai ketakutan mendengar perkataan dokter itu, dia tidak ingin adiknya kembali dengan roh orang lain. Seketika tangan Jhoni digapai dan digenggam oleh Tati,Jhoni menatap Tati dengan terkejut
"tenanglah....aku yakin nona Sandra bisa melihat adikmu"ucap Tati lembut membuat hati Jhoni tenang
__ADS_1
"berikan foto adikmu,memang benar dia bilang....mereka semua ingin hidup tapi jika ada tubuh yang kosong,tapi kamu jangan takut....aku bisa melihat mereka dari sini"ucap Sandra masih memperhatikan botol-botol itu
Jhoni memberikan ponselnya pada Sandra,disana terdapat foto adik Jhoni. Dokter itu semakin marah,dengan tiba-tiba dia memberontak dan terlepas dari pegangan polisi yang tadi masih lengah karena melihat keadaan didepannya.
Sandra sudah ditarik oleh Darius dan masuk kedalam pelukannya,sementara dokter itu seperti berutal. Dia menuju Tati dengan mengeluarkan pisau kecil dari sakunya,dia bersiap menusuk perut Tati
bruuuk....
"aaakkh....."teriak Jhoni tiba-tiba sedangkan Tati yang melihat dokter itu ingin mendekati nya,dia sudah memejamkan matanya terlebih dahulu.
Saat terdengar suara teriakan Jhoni,Tati pun membuka matanya. Dia tidak merasakan sakit apa pun ditubuhnya hanya sebuah pelukan yang dirasakannya,ternyata pelukan itu adalah pelukan dari Jhoni untuk melindungi nya
Pinggang Jhoni yang berhasil ditusuk oleh dokter gila itu,melihat itu....polisi pun langsung meringkus dokter itu dan membawa nya keluar. Sedangkan Jhoni tersenyum menatap Tati yang baik-baik saja
"tuan....tuan...."ucap Tati saat melihat Jhoni memejamkan matanya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘😘