
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Luna melirik ke arah pria paruh baya yang pernah menyentuhnya dulu,dia teringat kembali saat dimana tubuhnya dijamah oleh pria itu bahkan pria itu tidak memperdulikan dia yang menangis dan berusaha menahan sakit dihatinya karena harus diperlakukan seperti itu oleh dua pria paruh baya itu.
Luna berdiri,dia ingin segera pergi dari hadapan mereka yang selalu bersikap munafik. Alex....untuk pria itu,dia akan membiarkan pria itu bersama anak kepala desa yang terkenal sebagai bunga desa di kampung itu. Luna memang seharusnya tidak berhubungan dengan alex,apa lagi menjadi istrinya. Luna tidak pernah berpikir seperti itu,dia hanya ingin hidup dengan baik dan membawa keluarganya pergi dari kampung itu. Kampung dimana selalu membuat nya teringat akan kenangan buruk
Belum lagi luna berdiri,alex kembali mengeratkan pegangan tangan nya dipinggang luna. Luna menatap tajam pada alex,dia sudah merasa gerah ditatap oleh para tamu undangan yang baru saja berdatangan
__ADS_1
"hallo tuan alex,apa pembangunan perusahaan anda sudah selesai di perbatasan ?maka nya anda mencari wanita untuk bersenang-senang ?"sapa pejabat pemerintah itu, niat nya ingin berbasa-basi dengan alex tapi alex menjadi sangat marah.
"kenapa kalian suka sekali menjadi pengganggu hah?bisa kalian tidak membuat keributan dan pergi dari hadapan ku?aku jijik melihat tampang kalian yang sok suci ini" teriak alex yang kini sudah berdiri dan memeluk pinggang luna
Istri dari pejabat juga kepala desa mendekati ke arah keributan itu,mereka jalan sedikit cepat seperti berlari mereka tidak ingin suami nya terkena masalah seperti kedua pria yang merupakan teman luna . Mereka baru mendengar jika gosip yang selama ini beredar mengenai luna adalah bohong,mereka menceritakan kejadian yang menimpa kedua lelaki itu.
"hai cantik....apa kabar?pintar sekali sekarang kamu ya...sudah bisa menggaet pria kaya raya,pasti bayaran besar kan?" tanya kepala desa pada luna,luna merasa terkejut. Dia berusaha untuk menahan rasa marahnya,dia hanya menatap ke arah alex karena semua ini karena alex
__ADS_1
"maaf tuan alex....bisakah lepaskan tangan anda dari pinggang saya?saya sudah muak dan jijik melihat semua ini,saya ingin pulang....pergi lah bersama dengan anak bapak kepala desa itu,dia adalah kembang di kampung ini. Anda akan sangat beruntung mendapatkan wanita cantik seperti itu,aku hanya seorang wanita bayaran seperti yang mereka katakan ....Jangan menyia-nyiakan waktu anda dengan saya" jelas luna dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangis nya agar tidak pecah ditengah-tengah pesta itu,dia tidak ingin terlihat merasa dikasihani disana
"sayang....apa yang kau lakukan?kau ingin memberikan calon suami mu pada wanita yang terlihat polos tapu ternyata pemain seperti nya" bentak alex sambil menunjuk anak kepala desa,alex sudah mengetahui siapa anak kepala desa itu. Dia simpanan rekan bisnis alex,karena alex pernah melihat mereka di apartemen rekannya itu
Kepala desa itu menatap putri nya dengan bingung,apalagi anak kepala desa itu sudah sangat terkejut mendengar alex yang mengetahui sisi buruknya. Dia menunduk,wajahnya sudah terlihat pucat. Dia takut jika semua orang tau mengenai dirinya,luna menatap ke arah wanita itu. Luna tidak ingin membuat wanita itu malu sepertinya dulu,dia berusaha mengalihkan perhatian alex agar tidak membahas wanita itu. Cukup dia saja yang terjerumus dulu
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘