
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Rina sudah keluar dari rumah sakit , sudah seminggu dia berada dirumah. Dia benar-benar merasa bosan ,tapi dia juga senang karena Bella dan Minah sering datang dan menemaninya. Setelah mengurus surat perpisahan,Rina sudah tidak tinggal lagi dirumah Danuarta yang sudah disiapkan oleh kerajaan.
Rina tinggal bersama orang tuanya,orang tuanya juga menerima keputusan Rina dan Danuarta.
Sebulan berlalu,dokter Adrian melamar Rina dengan keluarganya. Dia tidak ingin berlama-lama lagi,hasratnya ingin menikahi Rina sangat besar.
"jadi....apa lamaran saya diterima tuan....nyonya"ucap dokter Adrian didepan kedua orang tua Rina
Rina menundukan wajahnya,dia merasa malu. Diusianya yang hampir kepala empat ,tapi masih ada yang melamarnya. Bahkan mereka akan menikah jika disetujui oleh kedua orang tuanya.
"kalau kami setuju saja jika Rina setuju,kami juga tau kalau anak mu sudah sangat dekat dengan Rina "jelas ayah Rina
"bagaimana nak?tanya ibu Rina memandang Rina,meminta jawaban atas lamaran dokter Adrian
Adrian hanya didampingi anak-anaknya karena memang orang tua dokter Adrian sudah meninggal. Kedua orang tua Rina juga mengetahui nya,karena orang tua dokter Adrian adalah sahabat mereka
Rina menganggukan kepalanya,dia masih menundukan wajahnya yang sudah merah menahan malu.
"yes....yes..."teriak dokter Adrian yang mendapatkan pukulan dari anak nya yang paling besar,Jessi.
"kalau begitu siap kan tanggal pernikahannya dan dimana"ucap ibu Rina sambil tersenyum melihat tingkah dokter Adrian
__ADS_1
"Minggu depan dirumah saya atau dirumah Rina terserah nyonya,saya hanya ingin dirumah kita saja. Tidak digedung agar dapat suasana kekeluargaan nya,tapi jika Rina mau nya digedung saya juga tidak keberatan"jelas dokter Adrian
"Minggu depan?"tanya Rina dan kedua orangtuanya secara bersamaan
"apa tidak terlalu cepat nak?"tanya ayah Rina lagi
"tidak tuan,lebih cepat lebih baik. Saya takut Rina berubah pikiran lagi,saya sudah menunggu saat seperti ini beberapa tahun yang lalu"jelas dokter Adrian membuat kedua orang tuanya Rina menggelengkan kepalanya
"baiklah....kalian atur saja bagaimana baiknya,kami hanya ikut saja"ucap ayah Rina
"dan satu lagi,kau akan menjadi menantu kami. jadi jangan panggil kami dengan sebutan tuan dan nyonya,panggil saja ibu dan ayah seperti Rina "ucap ayah Rina lagi
"baik lah Bu...ayah...."jawab dokter Adrian kaku
"karena sudah disetujui,bolehkah saya mengajak Rina untuk pergi jalan-jalan bersama anak-anak saya ?"ucap dokter Adrian lagi
"baiklah....ajak lah Rina,Ayah rasa dia juga sudah bosan selama sebulan dirumah saja."ucap ayah Rina
Dokter Adrian pamit pada ibu dan ayah Rina,mereka sudha berada didalam mobil Adrian
"dri...kita mau kemana?"tanya Rina penasaran karena mereka seperti menuju keluar kota
"ikut aja bunda,yang penting hari ini kita happy-happy"jawab Bella yang merasa senang akhirnya Rina bisa menjadi bunda nya
__ADS_1
"iya....makasih bunda,karena akhirnya bunda bersedia jadi bunda kita berdua"ucap Jessy
"harus nya bunda yang berterima kasih,karena kalian mau menerima bunda yang penyakitan ini"ucap Rina merasa terharu
Perjalanan lumayan lama,hampir satu setengah jam. Bella yang berada dibelakang dengan Jessy sudah tertidur,Rina masih menemani dokter Adrian mengemudikan mobilnya. Sesekali mereka saling melirik dan tersenyum,dokter Adrian pun sesekali menggenggam tangan Rina dan mencium punggung tangannya dengan lembut
Mereka sampai dihotel dekat pantai,dokter Adrian sudah meminta ijin kepada orangtuanya Rina untuk menginap semalam dihotel ini. Dokter Adrian sudah memesan dua kamar,satu untuk mereka dan satu lagi untuk anak-anak nya tanpa diketahui oleh Rina.
Mereka masih didalam mobil,melihat anak-anaknya masih tertidur. Dokter Adrian memberanikan diri untuk mencium bibir Rina sekilas membuat wajah Rina memerah,dia mengusap bibir Rina yang lembab.
"terima kasih karena menerima ku menjadi suami mu,aku sudah menunggu moment indah ini"ucap dokter Adrian Sambil mencium kening Rina
Tak lama kemudian, anak-anaknya bangun. Mereka pun memasuki hotel dan menuju restauran dilantai atas yang langsung beratapkan langit. Adrian melamar Rina dihadapan anak-anaknya,Rina menerimanya dan mereka berciuman.
Malam itu malam yang tak terlupakan bagi Rina,mereka menghabiskan waktu berjalan-jalan ditepi pantai juga menghabiskan waktu berdua dengan dokter Adrian di dalam kamar. Saat ini hati Rina merasa senang, memiliki keluarga yang utuh.
Seminggu kemudian,acara pernikahan Rina dan dokter Adrian berlangsung sederhana. Ini permintaan dari Rina,dia merasa malu jika harus besar-besaran karena dia sudah lah sangat tua menurut nya. Pesta nya diadakan dirumah keluarga Rina,setelah pesta selesai. Rina diboyong langsung oleh dokter Adrian kerumah nya,disana sudah disambut oleh anak-anaknya dan juga Minah -danuarta.
Semua merasakan bahagia,termasuk Minah dan Danuarta
bersambung....
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih πππ
__ADS_1
***cerita Danuarta - Minah udah end ya say....begitu juga dengan cerita Rina dan dokter Adrian,mereka sudah hidup bahagia
Aku mau lanjut cerita nya Sandra-darius,Tania - Daniel aja. Maaf kalau ceritaku sedikit membosankan, terima kasih sudah menunggu lanjutan nya***....