
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"kau adalah ratu selanjutnya"bisik damian yang sudah memeluk ranti dari belakang
Ranti membulatkan matanya,dia tidak percaya dengan apa yang didengarnya,rasa nya sangat tidak mungkin dirinya menjadi ratu. Ranti membalikkan tubuhnya menghadap damian,menatap lekat-lekat pria yang di depannya ini. Entah kenapa saat ini dia benar-benar sudah jatuh cinta pada damian,yang ternyata calon raja nya.
"mana mungkin ada ratu yang seperti aku,aku hanya wanita biasa yang suka bersikap seenak nya saja"gumam ranti tapi masih terdengar di telinga damian
"kamu sadar ya....kamu memang suka seenaknya mukul aku dan menyiksa ku" ucap damian sambil mengelus pucuk kepala ranti dengan lembut
"memukul iya,kalau menyiksa?sepertinya aku ngak pernah menyiksa kamu" elak ranti dengan wajahnya yang terlihat kesal
"ha....ha....kamu aja yang ngak tau,kalau kamu benar-benar menyiksa ku"jawab damian lagi
__ADS_1
"aku ngak pernah menyiksa kamu,kamu jangan mengada-ada ya"ucap ranti semakin kesal
"benarkah ?kalau begitu jangan menyiksa ku"jawab damian yang langsung mencium bibir ranti dengan lembut kemudian turun ke leher juga belahan dada nya,ranti menahan tangan damian saat damian ingin membuka kancing baju nya. Damian menatap ranti dengan mata yang sudah berkabut
"jangan menyiksa ku"bisik damian lembut.
Ranti membulatkan matanya, "ternyata ini yang dimaksud nya menyiksanya " gumam ranti
Mendengar ucapan damian,ranti pun menurunkan tangan damian dari baju nya. Ranti membuka baju dan celana nya sendiri,hingga hanya tersisa bra dan underware miliknya yang berwarna senada
Wajah ranti sudah memerah saat damian menatap tubuh ranti yang hanya memakai pakaian dalam,damian menciumi setiap inci kulit halus ranti. Dari atas hingga ke bawah,tidak dia lewatkan sedikit pun. Ranti semakin malu,ini pertama kalinya dia disentuh oleh pria. Tidak ada pria yang berani menyentuhnya,jika ada yang berani pasti sudah dapat bogem mentah dari nya.
Perlahan-lahan damian mendorong tubuh ranti hingga tertidur diatas tempat tidurnya,damian segera menindih tubuh ranti kemudian mulai menyusuri setiap jengkal tubuhnya dengan bibir dan lidahnya hingga sampai lag damian di titik sensitif ranti. Bibir dan lidahnya bermain di area sensitif milik ranti,membuat tubuh ranti bergetar dan terasa sedikit panas.
__ADS_1
Ranti ingin lebih,bagian terdalam nya terasa sedikit gatal dan basah. Tanpa sadar ranti mulai meminta lebih pada damian yang membuat damian segera melaksanakan permintaan ranti
"dami....lebih dalam lagi,aku mau"ucap ranti sambil terus mendesah
Damian seolah mengerti,dia membuka seluruh pakaiannya. Apalagi saat ini ranti sudah tidak memakai apa pun,tubuhnya sudah polos tanpa kain sehelai pun. Ranti memalingkan wajahnya saat melihat pusaka milik damian,dia merasa sangat malu.
"mulai hari ini kau milikku,tidak akan aku biarkan pria lain lagi menyentuh mu" bisik damian lembut di telinga ranti sambil menggigit daun telinganya
"lagi?apa maksud damian?apa dia pikir aku sudah pernah melakukannya?"batin ranti sambil menatap mata damian
"kau pria pertama yang menyentuh ku damian" bisik ranti
Damian menatap mata ranti yang sudah berkabut,dia terkejut dengan pengakuan ranti. Tapi dia yakin jika yang dikatakan ranti pasti benar,dengan perlahan damian memasukan pusaka miliknyakedalam gua milik ranti. Memang agak sedikit susah dan sempit tapi akhir nya masuk juga,walaupun ranti meringis kesakitan. Damian terus memompa gua milik ranti sambil sesekali bibirnya bermain dengan bibir dan kedua dada ranti secara bergantian. ******* demi ******* pun keluar dari bibir ranti juga damian hingga mereka mencapai puncak bersama -sama,ranti sudah tidur diatas dada damian.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....makasih 😘😘😘😘😘