
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"kau serius sayang?jadi kau kalah ya... "bisik Dave ditelinga Bella membuat Bella membuka matanya dengan sempurna
Mendengar perkataan Dave,Bella mendorong tubuh Dave. Saat ini Bella berada diatas Dave,dia mulai memancing Dave agar Dave yang melakukan nya lagi. Bella sudah bertekad tidak ingin mempunyai hubungan apapun dengan seorang pengusaha, walaupun itu Dave. Mungkin Dave akan menerima nya tapi bukan berarti keluarga Dave akan menerima nya, bisa-bisa Dave yang akan dibuang dari keluarganya.
Dave merasa tidak tahan saat batangnya dikulum dan dipermainkan didalam mulut Bella,Bella benar-benar bisa membuatnya tidak tertahan. Akhirnya Dave memutar tubuh Bella,dia menindih Bella dengan menurunkan underwear Bella dengan cepat kemudian memasukan batang nya kedalam gua milik Bella. Pinggangnya memompa tubuh Bella dengan lembut hingga akhirnya dia mencapai puncaknya
"aaakh.... akhirnya,dari tadi aku sudah menahannya"jawab Dave sambil meletakkan dagu nya di atas bahu bella
Bella mengelus punggung Dave,kemudian di mendorong nya tubuh Dave. Bella menatap Dave sambil tersenyum
"kau kalah Dave,ini malam terakhir kita. Setelah malam ini....anggap kita tidak saling mengenal"bisik Bella sambil tersenyum
Dave terkejut,dia menyadari kesalahannya. Dave menatap Bella dengan tatapan sedih,dia tidak ingin semua ini terjadi. Karena dirinya yang tidak bisa menahan nafsu nya saat Bella menyentuhnya , membuat nya kehilangan Bella. Tapi memang seperti nya Bella tidak ingin dia bersama nya,Dave pun berjalan ke arah kamar mandi. Dia membersihkan dirinya kemudian keluar dari kamar itu,bukan hanya keluar dari kamar nya tapi dia menyuruh pihak hotel untuk menyiapkan kamar VIP untuknya.
Pegawai hotel bertanya-tanya kenapa pemilik hotel itu malah meminta kamar VIP untuknya, padahal ruangan pribadi beliau ada dilantai atas. Tapi mereka mengunci mulut mereka rapat-rapat, mereka tidak ingin kehilangan pekerjaan nya.
__ADS_1
Saat ini Dave sudah berada didalam kamar hotelnya,dia merasa menyesal telah mengikuti nafsunya. Bella ternyata memang benar-benar tidak ingin bersama nya,dia menjambak rambut nya dengan kasar. Mungkin ini yang terbaik buat Bella,Dave merebahkan dirinya diatas tempat tidur dan ingin memejamkan mata nya
Sementara ditempat lain,Bella sudah merasa terlalu lama menuggu Dave datang. Setelah acara taruhan mereka dan Dave kalah,Dave langsung menghilang entah kemana. Bella masih duduk bersandar diatas tempat tidur Dave,dia memikirkan Dave yang meninggalkan nya disana.
Ting....
tak lama terdengar suara ponselnya berdering,pertanda ada sebuah pesan masuk. Bella melihat pesan dari Dave yang mengatakan kalau dirinya tidak akan kembali ke kamar itu,jadi Bella bisa tidur dengan tenang. Tadinya Dave tidak bisa tidur tapi dia masih memikirkan Bella yang mungkin saja menunggu nya dikamar,jadi dia memilih untuk mengirimkan pesan buat Bella.
Ada rasa sedih dihati bella saat mengetahui kalau Dave meninggalkannya sendiri dikamar itu,Bella tersenyum sedih. Tiba-tiba air matanya keluar begitu saja,entah kenapa hati nya sedikit sakit. Tapi lebih baik seperti ini,agar dia tidak merasakan sakit yang lebih banyak lagi. Setelah mendapat kan pesan dari Dave,Bella menghapus air matanya dan mencoba untuk tidur
"semangat bell....semua sudah pada tempat nya"gumam Bella memberikan semangat untuk dirinya sendiri
Paginya,Bella terbangun karena ada suara bel dari pintu kamar itu. Dia terpaksa keluar dengan memakai jubahnya,melewati kamar juga ruang tamu untuk bisa membuka pintu kamar yang bisa dikatakan seperti apartemen itu.
"ya..."jawab Bella saat Bella membuka pintu kamar itu
"pagi nona....ini sarapan dan juga baju anda,saya permisi dulu"ucap seorang pelayan wanita memegang nampan yang berisi makanan dan minuman juga paperbag diatas nya
__ADS_1
"sebentar,ini....dari siapa?"tanya Bella menahan pelayan wanita itu saat dia ingin pergi
"ini dari tuan muda Dave.... Beliau yang menyuruh saya menyampaikan ini pada nona"jelas pelayan itu
"sekarang dia ada dimana?"tanya Bella
"dikamar no 112 nona,kata tuan Dave jika anda sudah selesai dan ingin bertemu dengan nya....anda bisa datang ke kamar nya,saya permisi nona"ucap pelayan tadi menundukan sedikit tubuhnya
Bella bersiap-siap untuk menemui Dave,dia ingin menanyakan surat perjanjian yang dibuatnya tadi malam. Setelah selesai mandi dan sarapan,Bella keluar dari kamar hotel itu dan menuju kamar yang disebutkan oleh pelayan tadi.
tok...tok...tok....
Tidak seperti dikamarnya Dave tadi yang memiliki bel, dikamar hotel ini Bella harus mengetuk pintu walaupun kamar itu terbilang VIP. Dave membuka pintunya,dia sudah mengira kedatangan Bella. Dengan anggun Bella masuk kedalam kamar itu,dia duduk di sofa diruangan itu
"ini... "ucap Dave menyerahkan surat perjanjian yang dibubuhi dengan cap jempol milik Bella walaupun dipaksa oleh Dave tapi tetap Dimata hukum semuanya nyata.
Dave memberikannya dengan wajah yang datar,dia sudah rela melepaskan Bella. Jika Bella tidak menginginkannya maka Bella akan mempertahankan Dave,tapi nyatanya Bella membuat taruhan seperti itu. Padahal awalnya Dave menawarkan apa pun yang diinginkan Bella tapi berupa harta dan uang saja,bukan masalah perjanjian itu.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘