
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
"kau masih menyimpan kartu nama yang aku berikan pada mu saat itu?"tanya bryan sambil tetap menatap rosa dengan lembut,rosa mengangguk
"kau juga pasti masih ingat kan,ucapan mu saat di kamar hotel yang mengatakan kalau aku bukan bryan karena yang namanya bryan adalah seorang pria tua " ucap bryan lagi dan rosa kembali mengangguk
"ini aku....bryan alexander,pemilik perusahaan grup alex" ucap bryan menatap rosa yang sudah membesarkan matanya,dia terkejut mendengarnya
"benarkah?kenapa kau berbohong?"tanya rosa ,dia mulai mengingat kembali apa yang berhubungan dengan bryan,kemudian dia percaya kalau alex memang bryan
"aku memang bryan alexander, aku tidak berbohong tentang nama ku. Alex juga namaku kan?aku hanya berbohong mengenai pekerjaan ku,karena aku ingin menguji mu. Semua wanita mendekatiku karena uang dan kau datang malah menawarkan aku uang,kau wanita berbeda. Aku mulai menyukai dan mencintai mu, aku rasa ini waktu yang tepat untuk mengungkapkannya"jelas bryan masih menatap kedua mata rosa
__ADS_1
Rosa terlihat menangis,bryan menghapus air mata rosa yang mengalir di pipinya. Hati nya merasa sakit melihat rosa yang meneteskan air matanya,bryan menarik tubuh rosa dengan lembut kedalam pelukannya.
"jangan menangis,aku menyadari perasaan ku pada mu saat kau pergi meninggalkan ku waktu di hotel. Apalagi aku mendadak kembali ke kota ini,perasaan itu semakin menjadi. Aku kembali karena nenek mengaku sakit padahal hari itu aku ingin menemui mu dan mengatakan perasaanku,aku tidak suka kau mengatakan ingin menikah dengan pria lain. Kau hanya milikku,hanya milikku sa...." ucap bryan panjang lebar menyampaikan kata hatinya,dia menekankan kata milikku
Rosa mendorong tubuh bryan,melepaskan pelukannya. Dia kembali menatap bryan dengan air mata yang masih meleleh di pipinya,bryan menghapus air mata dipipi rosa kemudian mengecup kening dan bibir rosa sekilas.
"sa....menikahlah dengan ku" ucap bryan lembut
Setelah selesai dengan tangisannya,rosa kembali tertidur karena memang tubuhnya sangat lelah.Baru sampai dikota ini ,sudah digenjot habis-habisan oleh bryan. Bryan menyadari rosa yang tertidur dipelukannya,dia merebahkan tubuh itu kembali ke sandaran sofa santainya.
"aku mencintaimu,sangat mencintai mu " ucap bryan mencium kening rosa
__ADS_1
Bryan keluar dari ruangannya, dia menemui neneknya yang berada diruangan sekretarisnya. Dia ingin menjelaskan semuanya,dia tau kalau ada yang perlu dia jelas kan pada neneknya. Saat masuk kedalam ruangan sekretarisnya, bryan melihat neneknya yang lagi duduk di sofa .
Bryan duduk disebelah neneknya,dia memeluk neneknya dari samping sambil tersenyum. Dia tau kalau neneknya sedang merajut karena bryan telah membohongi nya,bryan menghela nafasnya. Dia sedang berpikir bagaimana cara menjelaskannya pada nenek,karena neneknya sangat susah menerima penjelasan jika tidak sesuai.
"nek....aku ingin menikahi rosa,apa nenek setuju?" ucap bryan sambil mencoba mengatur jantungnya,dia takut jika nenek menolak nya
"benarkah?"tanya nenek yang kini sudah mendorong tubuh bryan dan menatap mata bryan dengan berbinar-binar, bryan bingung dengan perubahan wajah neneknya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasihπππππ
__ADS_1