
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nyonya Frans sudah menunggu diruang kerja Daniel,Daniel dan Tania pun baru saja masuk kedalam ruangan. Wajah nyonya Frans terlihat senang karena Daniel yang menggandeng Tania,biasanya Daniel jarang sekali mau menyentuh wanita kecuali untuk kepuasannya.
"duduk lah"ucap nyonya Frans
"kamu pasti belum mengenal wanita ini kan sayang?ini adalah calon istri mu"ucap nyonya Frans lagi
Daniel menatap Tania,dia merasa terkejut. Daniel memang sudah diberitahu kalau dia akan menikahi wanita pilihan mama nya hanya saja menikah karena kontrak,hanya untuk membuat keturunan dari keluarga Frans setelah itu dia akan menceraikan wanita itu. Tapi dia tidak menyangka kalau yang akan dinikahinya adalah Tania,secara Tania adalah seorang pelayan dirumahnya.
"dia calon istriku?"tanya Daniel pelan
"iya.....kau harus setuju, walaupun kau tidak mau menikahinya. Tetap saja dia akan menjadi ibu dari anakmu"jelas nyonya Frans
"hhmmm....maaf nyonya,bisakah saya bicara berdua dengan tuan daniel?"tanya Tania tiba-tiba
Tania tau kalau Daniel akan menolaknya,jadi dia harus menggoda atau melakukan kerjasama dengannya. Melihat nyonya Frans mengganggukan kepalanya,Tania langsung menarik tangan Daniel dan menyeretnya ke dalam kamar. Dia ingin membuat Daniel setuju menjadikan nya ibu dari anaknya atau bahkan menikahinya
"huuuufff....."Tania menghela nafasnya,menarik tangan Daniel membuatnya membutuhkan tenaga ekstra karena tubuh Daniel sangat berisi dan kekar
__ADS_1
"ada apa?kenapa kau menarik ku kesini? apa kau menginginkan nya lagi?"tanya Daniel dengan senyum mesumnya
"iiisssh....kau ini,ku cuma mau kompromi sama kamu"jawab Tania
Daniel mengernyitkan dahinya,dia masih mencerna ucapan Tania. Pasti mama nya sudah memberikan sesuatu kepada Tania, sehingga Tania bersedia melakukan hal-hal seperti ini
"aku butuh uang,nyonya Frans menawarkan uang yang lumayan besar pada ku jika aku mau mengandung penerus keluarga Frans."jelas Tania sambil terus menatap ke arah Daniel ,melihat reaksi dari Daniel tapi wajah Daniel terlihat biasa saja
"aku ingin kau menyetujuinya,lagi pula kau akan mendapatkan untung kan?kau bisa bercinta dengan ku sepuasnya"ucap Tania lagi sambil terus mengamati Daniel yang sekarang sudah duduk disofa kamarnya
"aku bisa memilih tidur dengan siapa pun yang aku mau untuk memuaskan ku,jika kau mendapatkan keuntungan dari ini....terus apa untungnya buatku?"tanya Daniel menatap Tania dengan serius
"aku tidak menginginkan apa-apa jadi aku tidak perlu menyetujuinya,lagi pula aku bisa mencari wanita baik-baik dari kampung untuk mengandung anakku"jelas Daniel berusaha berdiri dan berjalan keluar dari kamarnya.
Tania menghela nafasnya,dia sudah pasrah. Kalau memang dia tidak bisa mendapatkan uang dari keluarga Frans,mungkin dia akan menjual apartemen yang selama ini dia tempati. Dia sudah berusaha untuk berbicara oleh Daniel,memang Daniel hanya ingin bersenang-senang saja dengannya
ceklek....
pintu ruang kerja Daniel buka,Tania masih setia berjalan dibelakang nya. Daniel duduk disebelah mama nya, sementara Tania masih berdiri didepan kedua majikannya itu
__ADS_1
"Tania....duduklah disini"ucap nyonya Frans menatap Tania
Tania pun duduk disofa yang untuk sendiri,dia masih memikirkan bagaimana bisa mendapatkan uang dari yang lain. Daniel menatap wajah Tania yang sedang khawatir,dia sudah bisa merasakan apa yang dipikirkan Tania
"jadi bagaimana?apa kamu setuju menikahi Tania sayang?"tanya nyonya Frans memegang tangan Daniel
"tidak....aku tidak mau terikat oleh wanita mana pun,jadi aku tidak akan menikahinya ma...."jawab Daniel santai masih menatap wajah Tania
Sementara Tania sudah menghela nafasnya,dia merasa bingung saat ini. Dipikirannya hanya agar bisa mendapatkan uang untuk biaya operasi Wati
"kenapa?mama sudah tidak muda lagi,mama ingin mempunyai cucu dan kamu lah anak mama satu-satunya Daniel "ucap nyonya Frans dengan mata yang berkaca-kaca
"aku akan memberikan cucu buat mama,tapi aku tidak mau menikah dengannya. Dia boleh mengandung anakku,setelah itu aku akan mengambil anakku dan meninggalkannya"jelas Daniel yang masih menatap Tania
Mendengar ucapan Daniel,Tania mengangkat wajahnya yang tadi menunduk. Dia menatap Daniel dengan mata yang tidak percaya kalau Daniel akan menerimanya,biarlah untuk sementara dia tidak dinikahi oleh Daniel tapi Tania berniat akan meluluhkan hati Daniel agar Daniel jatuh cinta pada nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1