
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
kriuuuk.....
Masih dengan kebingungannya, tiba-tiba perut Rania berbunyi. Rania merasa malu,wajahnya sudah memerah. Sedangkan Radit langsung tertawa terbahak-bahak
"ha ...ha....ha... "tawa Radit sampai air matanya keluar sedikit dari matanya
"ssstt ...aaw...sakit"ucap Radit tiba-tiba memegang bibirnya yang robek akibat dipukul pria tadi
Rania yang merasa malu,langsung khawatir melihat Radit kesakitan. Dengan refleks Rania memegang bibir Radit yang sakit,dia melihat dengan seksama bibir Radit yang masih berdarah. Darah disudut bibir Radit sudah mulai mengering
Radit terkejut,karena sekarang jari Rania sudah menyentuh bibirnya. Tiba-tiba dadanya terasa sesak,detak jantung nya begitu cepat berdebar seperti mau keluar.
"apa sakit?"tanya Rania khawatir,karena membantunya lah Radit mendapatkan wajahnya yang jadi babak belur seperti itu
Radit spontan menganggukan kepalanya,dia masih diam berusaha menetralkan jantungnya yang berdebar tak karuan. Saat tersadar,Rania langsung menjauhkan tangannya dari bibir Radit. Dia merasa malu karena dengan lancang memegang bibir Radit.
__ADS_1
"maaf..."lirih Rania
"tidak apa-apa,sekarang mending kita makan dulu. Seperti nya kau sangat lelah bermain lari-larian dengan kedua pria itu hingga lupa untuk makan"jelas Radit
Rania semakin malu mendengar ucapan Radit,dia hanya menurutinya saja. Radit mengemudikan mobilnya sambil memegangi bibir dan pipinya yang terasa sakit,Rania memperhatikan nya. Radit juga bingung mau membawa makan kemana,karena hari juga sudah sangat larut malam. Jadi Radit berniat untuk membawa Rania makan ditempat makanan cepat saja yang buka 24 jam....
"ehhhm....kak Radit,sebaiknya makannya nanti saja. Kita lebih baik ke rumah sakit saja"ucap Rania
Radit memandang wajah Rania yang sedang berbicara,dia tidak ingin kerumah sakit. Dia hanya ingin segera merebahkan tubuhnya diatas kasurnya ,Rania merasa malu terus-terusan dipandangi Radit
"rumah kamu dimana?dari tadi kamu ngak jawab"ucap Radit
"baiklah.... kalau begitu kita ke apartemen ku saja,kita mampir beli makanan cepat saji saja"ucap Radit
"Ng.... ngak apa-apa kak?nanti....nanti istri kak Radit marah"ucap Rania gugup
"aku belum menikah....dan baru saja ditinggalin tunangan ku"jawab Radit sambil tersenyum
__ADS_1
"kamu ngak keberatan kan tidur di apartemen ku?"tanya Radit
Rania menggelengkan kepalanya,dia mau tak mau harus tidur di apartemen Radit jika tidak dia harus kemana lagi. Tidak mungkin juga dia ke hotel karena dia tidak punya uang sepeserpun saat ini
Radit menjalankan mobilnya menuju apartemen nya, setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai diapartemen nya. Radit keluar dari mobilnya dan berjalan menuju apartemen nya berada,Rania mengikuti nya dari belakang hingga mereka sampai didepan pintu apartemen Radit
Radit memasukan kode password apartemen nya ,melihat Radit ingin memencet tombol apartemen nya. Seketika Rania memalingkan wajahnya ke belakang,agar tidak melihat kodenya. Radit tersenyum melihat tingkah Rania
"wanita ini sangat menggemaskan"gumam Radit dalam hati
Radit masuk kedalam apartemen nya setelah pintunya terbuka,disusul dengan Rania. Radit berjalan ke kamarnya,dia benar-benar sangat lelah sekali.
"hhmm....disana dapur,kamu bisa makan disana"ucap Radit sambil menunjuk arah dapur dan diikuti dengan tatapan mata Rania
"ini kamar kamu sementara"ucap Radit sambil menunjuk sebelah kamarnya, saat dirinya sudah berada didepan pintu kamar nya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘