
🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Daniel mengakhiri percakapannya,dia menatap wajah Tania yang masih bingung dengan nya. Mengingat kata-kata terakhir Danuarta yang mengatakan wanita ini adalah wanita baik-baik membuatnya ingin tertawa,mana ada wanita baik-baik mau melakukan hal seperti ini
Daniel masih memeluk pinggang Tania,dia duduk bersebelahan dengan Tania. Wanita pesanan itu sudah berada dipangkuan salah satu teman Daniel sambil meminum anggur yang diberikan oleh temannya,setelah meneguk minuman itu tak lama wanita itu mulai merasa kepanasan. Dia mulai mencium dan meraba-raba senjata pria yang didudukinya,dia bangkit dan duduk dengan mengangkang kan paha nya menghadap kedepan pria itu.
Senjata pria itu sudah berdiri tegak,tapi belum bisa dimasukin ke daerah kewanitaan nya karena masih ada ****** ***** yang dipakainya. Pria yang satu nya ngak ketinggalan,dia juga mendekat dan merrremasss-reemaas gundukan dari arah belakang nya.
__ADS_1
Desahan demi desahan keluar dari mulut ketiga nya,Tania yang melihat tontonan didepannya hanya melongok saja. Kemudian dia ingin bangkit dan ikut serta agar dia juga mendapatkan bayaran juga,tapi pinggangnya masih dipeluk oleh Daniel.
Tania menatap Daniel yang masih asyik menonton adegan syur didepannya,merasa ditatap oleh Tania. Daniel melihat Tania,mata mereka bertemu. Tania mendekati wajah nya ke Daniel,dia ingin membisikan sesuatu tapi Daniel malah mencium bibir Tania . Dia melllummat dan menggghiisaaap bibir Tania,Tania berusaha melepaskan ciumannya tapi Daniel semakin menarik tengkuk Tania agar ciuman mereka lebih lama lagi
Merasakan tengkuknya ditarik,Tania akhirnya pasrah. Dia ikut menikmati setiap ciuman yang diberikan oleh Daniel,bahkan Tania juga membalas ciuman itu. Tangan sebelah Daniel mulai meraba-raba gundukan milik Tania,Daniel terbiasa melakukan nya bila sedang berciuman.
Tania berusaha melepaskan ciumannya,tangan Tania pun sudah mendorong tangan Daniel. Daniel menghentikan ciumannya,dia menatap wajah Tania dengan lembut. Daniel juga mengusap bibir Tania dengan jarinya,karena bibir Tania sangat basah akibat perbuatan nya.
__ADS_1
Tania masih terdiam,dia menatap manik mata Daniel dengan dalam. Daniel yang ditatap langsung mengedipkan sebelah matanya,dia menarik Tania kedalam salah satu kamar diapartemen itu. Saat mereka ingin pergi,keadaan ketiga manusia dihadapan mereka sudah telanjang. Polos tanpa benang sehelai pun,Tania melihat wanita itu sudah berada disofa dengan posisi telentang sedangkan salah satu pria berada dibawah nya dan sudah memasuki daerah intinya dan yang satu lagi berdiri diatas kepalanya dengan senjata pria itu sudah berada didalam mulut wanita itu
Tangan pria itu juga sudah merrremasss kedua gundukan wanita itu , desahan-desahan pu. keluar dari mulut ketiganya. Tangan Tania langsung ditarik oleh Daniel,mereka sudah berada didalam kamar. Daniel merebahkan tubuhnya di sofa yang terdapat didalam kamar itu,Tania masih berdiri didepan pintu. Daniel sudah menutup pintu kamar nya terlebih dahulu
"kau ingin berdiri disana saja?"tanya Daniel tanpa melihat Tania
Mata Daniel sudah terpejam,dia benar-benar lelah. Tadinya dia hanya ingin dilayani saja,karena dia baru pulang dari luar kota untuk menghadiri rapat setiap bulannya mengenai perusahaannya yang ada dikota itu. Tania mendekati Daniel yang masih terpejam,dia bingung harus apa karena biasanya Danuarta dan darius lah yang lebih dulu memulainya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘