
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Damian ingin sekali mendekati ranti,dia mengamati pria yang berada disebelah nya. Rasa nya ingin sekali memukul pria yang berani sekali mendekati wanita nya,dia juga akan menghukum ranti yang berani-berani nya tertawa .
Damian menyampaikan kata sambutan yang sudah dicatat oleh asisten kerajaan,biasanya damian menyiapkannya sendiri tapi saat ini hati dan pikirannya masih memikirkan ranti.
Setelah selesai memberikan kata sambutan,para mahasiswi banyak yang mendatangi damian dan berusaha menggoda nya. Sebagian sudah masuk kedalam laboratorium itu untuk melihat-lihat keadaan didalam nya,sementara damian ingin segera pergi dari sana. Dia benar-benar sudah panas melihat ranti berdekatan dengan pria lain
"maaf....saya permisi ke toilet sebentar"ucap damian sambil berdiri meninggalkan meja yang dimana berkumpul para petinggi kampus
Damian berjalan ke toilet,dia sudah menyiapkan baju ganti untuk menyamar agar bisa dengan leluasa mendekati ranti. Damian berkeliling mencari ranti di daerah laboratorium setelah mengganti pakaiannya,tapi dia tidak juga menemui ranti.
"mungkin ranti ada di taman"gumam damian dan langsung melangkahkan kaki nya ke arah taman
Damian celingukan mencari ranti,hingga akhirnya dia menemukan damian sedang duduk bersama dua orang wanita dan seorang pria. Pria itu duduk berhadapan dengan ranti membuat damian emosi dan cemburu,damian berjalan mendekati mereka yang sedang tertawa.
"eeekhhmmm....eekkhmm.."deheman damian membuat ranti dan teman-temannya menatap ke arahnya
__ADS_1
Mereka semua bingung melihat damian yang memakai masker juga topi mendekati mereka,mereka tidak mengenal pria itu. Damian duduk disebelah ranti tanpa membuka topi atau maskernya ,ranti menatap damian. Dia tau kalau itu damian,ranti hanya diam saja dan menatap ke arah damian. Terlihat sekali dari mata damian kalau dia sedang marah
"maaf...anda siapa?"tanya pria didepan ranti
Ranti masih diam saja memandang ke arah damian,dia ingin tau apa jawaban damian. Damian akan mengakui dirinya sebagai apa,damian menatap ke arah ranti dengan tatapan yang masih marah.
"aku calon suami ranti" jawab damian yang kembali menatap tajam pada pria itu
"calon suami ?ran....beneran dia calon suami kamu?"tanya pria itu bingung,dia menatap ranti dengan seksama
Ranti berpura-pura terkejut,dia memegang wajah damian kemudian mengecup bibir nya didepan teman-teman nya. Membuat damian senang,dengan wajah sombongnya damian menatap pria di depan Ranti. Semua teman ranti yang berada dimeja itu pun terkejut melihat kelakuan ranti yang langsung mencium damian
"ternyata benar calon suami ku" ucap ranti sambil tersenyum
"ran...kenapa kami baru tau kalau kamu sudah ada calon suami ?"tanya pria yang berada didepan ranti
Ranti hanya mengangkat bahu nya saja,damian tersenyum senang. Dia tidak menyangka ranti bakalan mencium nya didepan teman nya,apalagi mengakuinya juga.
__ADS_1
"sayang....ini senior ku,mereka satu kampus dengan ku dulu tapi sekarang mereka sudah lulus. Mereka datang kesini karena sudah janjian dengan ku tadi pagi,makanya aku datang lebih awal tadi" jelas ranti sambil menatap ke arah damian
"ooh...ternyata karena pria ini ranti memilih pergi duluan"batin damian kesal
"iya...kami baru tadi pagi tau nomor ponsel ranti ,itu pun tau nya dari temannya sewaktu kami sampai disini...."ucap pria itu
"oiya....saya reno dan ini istri saya laras" ucap pria itu lagi sambil mengulurkan tangan nya pada damian.
"istri?"tanya damian bingung,karena damian berpikir kalau reno suka dengan ranti
"iya....Ini istri ku,sekarang dia sedang mengandung anak kami" jawab reno sambil mengelus perut istrinya yang berada disebelah nya
Damian menjadi malu sendiri karena menyangka reno menyukai ranti,ranti tau itu. Ranti menahan tawa nya agar tidak keluar,akhirnya mereka makan bersama
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1