
πΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Sandra tidur dengan nyenyak nya,dia berpikir kalau dia pasti bisa bertemu dengan Darius. Apalagi Adrian mengatakan akan menemui perwakilan dari kerajaan saat makan malam,makanya Sandra ingin mencari informasi keberadaan darius saat makan malam nanti
Didalam kamarnya,Adrian mencari informasi mengenai kerajaan. Dia mendengar bahwa raja Roberto dan juga pangeran Darius sedang dirawat dirumah sakit,diruangan VVIP khusus keluarga kerajaan. Sedangkan untuk urusan kerajaan di serahkan kepada Daniarta,,selaku adik dari raja
"OOO....jadi sekarang aku berurusan dengan Danuarta, sepertinya ada sesuatu dibalik sakit nya raja dan pangeran. "batin Adrian
Adrian curiga kalau Danuarta pasti yang membuat mereka kecelakaan,karena sewaktu ingin berjumpa membicarakan masalah bisnis untuk kerajaan bukannya dibicarakan dikerajaan seperti sewaktu Adrian pertama kali datang dan menemui raja Roberto. Tapi ini malah di hotel dengan alasan kalau banyak mata-mata dari raja Roberto
Adrian mengeluarkan ponselnya dari saku celananya,dia menghubungi seseorang yang biasa mengurusinya di negara ZZ. Adrian memang sering keluar masuk negara ZZ,karena memang banyak perusahaan yang berada di negara ZZ yang bekerja sama dengan perusahaan nya.
"cari tau tentang raja Roberto dan pangeran darius"ucap Adrian dan langsung menutup panggilannya
__ADS_1
Sebenarnya Adrian tidak suka ikut campur urusan kerajaan,tapi karena ini berhubungan dengan Sandra. Mau tak mau dia harus turun tangan sendiri mengecek keadaan sekitar,dia tidak ingin Sandra terluka. Bagi Adrian ,keluarga adalah nomor satu
Beberapa menit menunggu, akhirnya Adrian menerima informasi bahwa memang benar seperti dugaannya kalau Danuarta berada dibalik kecelakaan Darius juga raja Roberto bahkan orang kepercayaan Adrian memiliki bukti-bukti yang bisa membuat Danuarta masuk ke penjara
Setelah melihat bukti-bukti yang dikirimkan ,yang berupa video juga foto-foto. Akhirnya Adrian merebahkan tubuhnya untuk beristirahat,dia ingin memberitahukan kepada Sandra semuanya sebelum bertemu dengan orang perwakilan kerajaan.
Malam pun tiba,Sandra langsung mendatangi kamar Adrian. Dia sudah mengetuk pintu kamar Adrian berkali-kali,dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Darius .
Adrian yang mendengar ketukan pintu berkali-kali, membuatnya merasa terganggu. Apalagi saat ini dia sedang mandi,ingin menyegarkan dirinya didalam bathtub tapi karena ketukan dan teriakan Sandra didepan pintu membuatnya membatalkan keinginannya untuk berendam
"iiisshh....anak ini, benar-benar tidak bisa membuat papa nya tenang"gumam Adrian
Adrian yang masih menggunakan jubah mandi,berjalan keluar dari kamar mandi menuju pintu kamar dan membukanya. Terlihat Sandra yang sudah tersenyum lebar dengan giginya yang putih tanpa rasa bersalah sedikitpun
__ADS_1
"kau ini....apa tidak bisa menunggu dikamar mu saja,papa yang akan memanggil mu jika papa sudah selesai"jelas Adrian
Sandra hanya tersenyum,dia masih melihat Adrian yang menggunakan jubah mandi . Dia menggelengkan kepalanya,kemudian berjalan masuk dan duduk di sofa
"papa sih kelamaan,Sandra udah nungguin dari tadi tapi papa ngak nongol-nongol dikamar sandra"ucap Sandra sambil cemberut
"ya ampun Sandra....ini masih jam berapa?pertemuannya sekitar 1 jam lagi"ucap Adrian
Sandra kembali tersenyum,dia memang sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan Darus hingga tidak memperhatikan jam yang berasal ditangannya. Adrian menggelengkan kepalanya kemudian berjalan kedalam kamarnya untuk memakai pakaian juga mengambil bukti-bukti mengenai kejahatan yang dilakukan oleh Danuarta kepada Darius dan juga Roberto.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih πππ
__ADS_1