
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
"lepaskan aku....aku akan membayar hutang nya"ucap wanita itu lagi
Wanita itu terus berontak,dia terus saja ingin berlari. Tapi tangannya sudah dipegang oleh kedua pria itu,Radit hanya memandangi nya saja. Hingga lama kelamaan Radit merasa wajah wanita itu sangat mirip dengan pacarnya ,seketika Radit pun berjalan ke arah mereka dan memukuli kedua pria itu.
Ketiga pria itu saling baku hantam,dua lawan satu. Wanita itu hanya terduduk di aspal jalanan sambil menangis,hingga akhirnya Radit yang memenangkan perkelahian itu . Walau dengan wajah yang sudah lebam,juga bibirnya yang sedikit robek.
Kedua pria itu sudah tak sadarkan diri ,mereka tergeletak di jalanan. Radit berjalan mendekati wanita yang sedang menangis tadi,dia berjongkok didepan wanita itu dan menatap wajah wanita itu yang sudah basah karena air matanya
Tangan Radit mengusap air mata wanita itu ,wanita itu mundur perlahan-lahan. Dia masih takut dengan pria asing didepannya, walaupun pria itu sudah menolong nya. Radit tersenyum mendapatkan perlakuan dari wanita itu.
"ayo ke mobil,aku akan mengantarkan mu pulang"ucap Radit
__ADS_1
wanita itu masih bingung,dia harus pulang kemana?dia menatap Radit yang sudah berjalan mendekati mobilnya,Radit membuka pintu mobilnya untuk wanita itu dan menunggunya didepan pintu mobil.
"masuklah...."ucap Radit lagi
"jangan takut,aku hanya ingin mengantarmu. Jika kau masih disitu,nanti mereka akan bangun dan menangkapmu"jelas Radit
seketika wanita itu bangun dan berjalan masuk kedalam mobil yang sudah dibuka pintunya oleh Radit,ucapan Radit seolah membuatnya merinding kalau bisa tertangkap lagi oleh kedua pria itu ...ntah apa Yang akan terjadi padanya
Radit menjalankan mobilnya,dia melirik wanita yang berada disebelahnya. Wanita itu mengenakan dress selutut berwarna merah,tapi warna merah itu sudah berubah menjadi kusam dan ada beberapa yang robek dibagian bawahnya seperti terkena ranting juga di bagian dada nya sehingga membuat wanita itu memeganginya dari tadi
Radit meminggirkan mobilnya ditepi jalan,Rania menjadi takut. Dia mulai menyilangkan kedua tangannya dan memejamkan matanya saat Radit menoleh ke arah nya dan mulai mendekati nya,Radit hanya tersenyum melihat Tania memejamkan matanya. Radit bermaksud ingin mengambil jas nya dibangku belakangnya, kemudian memakaikannya didepan dada Rania.
Merasakan tubuhnya diselimuti,Rania membuka matanya dan melihat sebuah jas sudah berada didepannya. Dia menatap ke arah Radit yang sudah menjalankan mobilnya,Rania tersenyum
__ADS_1
"terima kasih om....sudah mau membantu saya tadi....juga jas ini"ucap Rania malu karena tadi dia sudah berpikir kalau Radit ingin menyentuhnya
"om?apa aku setua itu?"tanya Radit mengernyitkan dahinya
Rania tersenyum kaku,kalau dilihat dari wajah Radit ....memang Radit sangat tampan menurutnya,tapi dari bentuk tubuhnya seperti nya Radit termasuk katagori om-om dipikiran Rania.
"aku Radit....panggil saja kak radit"ucap Radit memperkenalkan dirinya
"aku Rania....terima kasih atas bantuannya"jawab Rania
"Sekarang aku antar kemana?ini sudah malam"ucap Radit
Rania bingung menjawabnya,dia hanya mempunyai orang tua angkat dan mereka sudah menjualnya pada rentenir karena mereka tidak sanggup membayar hutang mereka.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... makasih ππππ