
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Tania sudah bersiap-siap diruangan ganti cleaning servis bersama dengan Nina,merek memang selalu pulang bersama. Makanya pak Derry sering sekali meminta Tania untuk pulang bersama nya karena Nina tidak pernah mau berdua saja dengan pak Derry,Tania dan Nina sudah bersiap untuk keluar dari perusahaan AA tapi melalui pintu samping .
Sedangkan pak Derry sudah menunggu mereka dipintu samping,saat Tania dan Nina berjalan bergandengan sambil tertawa pelan. Tangan Tania yang lainnya ditarik oleh pria dari belakang,Tania dan Nina melihat kearah belakang. Mereka terkejut saat tau yang menariknya adalah Daniel,Tania menarik tangannya.
"ma....maaf tuan,ada yang bisa saya bantu?"tanya Tania yang berpikir kalau Daniel ingin menyuruhnya mengerjakan sesuatu
Tania tidak berani menatap mata Daniel,dia masih ingat kata-kata pedas yang diucapkan oleh Daniel. Nina masih menunggu ucapan Daniel yang masih menatap Tania ,sedangkan Tania hanya menundukan kepalanya.
"eekhm....kamu duluan saja,saya ada urusan dengan wanita ini"ucap Daniel menatap tajam pada Nina
Tania menggenggam erat tangan Nina,entah kenapa saat ini dia merasa takut berdekatan dengan Daniel. Nina menatap tangannya yang digenggam Tania,Nina mengelus punggung tangan Tania hingga membuat Tania tersadar.
"aku tunggu kakak didepan ya"ucap Nina yang tau kalau Tania ketakutan,Tania tersenyum dengan menganggukan kepalanya
Nina berjalan keluar dari pintu,dia menunggu Tania didepan pintu samping dimana mobil ok Derry berada. Pak Derry mendekati Nina yang terlihat sendirian
"dimana Tania?"tanya pak Derry menatap wjaah manis Nina
"tadi dipanggil pak Daniel,mungkin pak Daniel butuh sesuatu"jawab Nina
__ADS_1
"jadi....apa kita pulang duluan saja?"tanya pak Derry yang sudah sangat senang bisa berduaan dengan Nina
"pak Derry pulang saja duluan,Nina mau nunggu kak Tania"jawab Nina
"hhmm....aku temani kamu nunggu Tania,kita pulang bareng seperti biasa ya .."ucap pak Derry dan mendapatkan anggukan dari Nina.
"kita tunggu didalam mobil saja,agar tidak capek berdiri"ucap pak Derry lagi
Nina pun mengikuti pak Derry untuk masuk kedalam mobilnya,sedangkan Tania sudah meremas kedua tangannya didepannya. Dia masih menatap lantai,saat Daniel mendekat.
Daniel menaikan dagu Tania dengan jari telunjuk nya hingga mata Tania dan Daniel bertemu ,menatap mata indah milik Tania membuat dada Daniel berdebar tak karuan
"hei jalang ...."ucap Daniel menghilangkan debaran didadanya
Mata mereka masih bertemu,Tania menahan diri nya agar tidak menangis didepan Daniel. Daniel menurunkan tangannya,kemudian dia melipat kedua tangannya didepan
"sudah aku peringatkan kan,jangan coba-coba jual diri diperusahaan ku"ucap Daniel lagi
"aa...aku....maaf...saya tidak pernah melakukan nya tuan"jawab Tania gugup,air matanya sudah berada di pelupuk matanya. Dengan sekali berkedip saja bisa dipastikan air matanya akan jatuh
Tania menoleh ke samping,dia menengadahkan kepalanya agar air matanya tidak jatuh. Daniel melihat hal itu,tapi dia tidak ingin merasa kasihan pada Tania. Karena sepengetahuan nya Tania orang yang pandai bersandiwara,begitu lah yang dipikirkan nya.
__ADS_1
"heh....aku baru saja melihat mu dan Derry saling berbisik-bisik,apa dia akan memakai mu malam ini?"tanya Daniel dengan nada sinis nya
.Air mata Tania sudah tak bisa dibendung lagi,dada nya sudah terasa sangat sesak. Di mengatur nafasnya yang sudah memburu karena amarahnya,pria didepannya ini benar-benar sangat arogan. Dia sudah tak berniat bekerja diperusahaan ini lagi,dia mengepalkan tangannya. Masih menahan emosinya
"kau kenapa?"tanya Daniel melihat perubahan yang dilakukan Tania
"aku hanya ingin memperingatkan mu lagi,jangan pernah menjual diri didalam perusahaan ku. Aku tidak suka wanita jalang yang berkedok cleaning servis"jelas Daniel lagi,dimelangkahkan kaki nya berusaha untuk pergi meninggalkan Tania.
"hei....tuan Daniel....."teriak Tania,dia baru tau kalau Daniel nama pria yang membayar tubuhnya terakhir kali
Daniel berhenti saat Tania memanggilnya,dia membalikan tubuhnya meskipun tidak mendekatinya
"aku tau diriku ini tidak lah baik Dimata anda,tapi aku tidak pernah melakukan kesalahan diperusahaan anda ini. Aku tidak pernah menggoda para karyawan anda,aku tidak pernah menjajakan tubuh ku pada mereka...."teriak Tania
"aku memang kotor,tapi bisakah anda menjaga mulut anda itu. Aku tidak menjual diri ku diperusahaan anda,besok aku akan mengundurkan diri. Agar anda tidak perlu melihat wanita kotor seperti ku"ucap Tania yang sudah menangis senggugukan didepan Daniel.
Setelah mengatakan semua yang ada dihatinya,dia berjalan ke arah pintu samping. Dia mengelap pipinya dan matanya berulang-ulang,sambil berjalan dengan cepat
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya..... Makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1