
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Rencana Bella juga sudah sia-sia,dia benar-benar tidak ingin berharap pada pria lagi. Belum tentu ada keluarga kaya seperti Daniel mau menerima dirinya,selama beberapa hari dia tidak keluar dari apartemen nya. Hanya mandi ,makan dan menonton film kesukaannya di internet.
Setelah kejadian itu,Bella ingin menghabiskan waktunya dirumah. Memanjakan diri dengan berendam air hangat dengan aroma terapi, sangat-sangat memanjakan tubuhnya. Dia ingin menemui dokter kandungan lagi,meminta suntikan anti hamil seperti biasanya agar dirinya tidak hamil.
Tubuhnya merasa fress,dia memutuskan untuk ke rumah sakit. Dia ingin segera beraktivitas lagi,setelah melakukan suntikan anti hamil. Bella memilih untuk ke club',dia hanya ingin menikmati lagu-lagunya disana saja. Dia belum mau menerima tamu, walaupun biasanya tamunya yang menelponnya tanpa harus dia datang ke club'.
Saat diclub,seorang pria selalu memperhatikan gerak-gerik Bella yang hanya duduk dan menyesap minumannya dengan sesekali menggoyangkan kaki nya. Tak lama datang wanita yang waktu itu memberikan obat pada Daniel,dia merasa dendam pada Bella karena setelah kejadian itu. Daniel mendatanginya dan memberikan hukuman padanya,dia harus melayani beberapa pengawal Daniel tanpa bayaran hingga gua miliknya sedikit lecet. Bukan hanya itu saja,Daniel malah menyuruh pengawalnya memberikan obat perangsang dengan dosis tinggi agar dia selalu ketagihan untuk bercinta hingga dia pingsan.
Wanita itu memberikan obat pada minuman Bella tanpa Bella tau,dia membayar salah satu pelayan pria yang mengantarkan minuman pada Bella. Bella menyesap minumannya dengan santai hingga tubuhnya terasa sedikit berbeda, apalagi kepalanya juga terasa pusing. Dia jadi ingat saat Darwin memasukan obat perangsang dalam minuman nya, tubuh nya juga seperti ini. Bella langsung mengambil tas nya,dengan berjalan sedikit sempoyongan dia keluar dari dalam club'. Tadinya dia ingin ke ruangan Bram,tapi Bram sedang keluar kota. Dia tidak tau apakah Bram sudah pulang atau belum,lagi pula waktu nya juga sudah sangat mendesak. Tidak mungkin dia masuk kedalam ruangan Bram jika Bram tidak ada,dia memilih untuk pulang.
__ADS_1
Dengan jalan sempoyongan dia berjalan menuju mobilnya,saat didekat mobil seseorang mencoba menolongnya karena Bella tak dapat menemukan kunci mobilnya didalam tas nya.
"anda tidak apa-apa nona?"tanya pria yang dari tadi memperhatikan nya,saat Bella keluar dari club'. Dia mengikutinya,dia merasa perlu membantu Bella karena Bella berjalan sempoyongan. Bella menatap wajah didepannya,tampan. Begitulah menurut Bella,dia pun memegang kepalanya kembali sambil memejamkan matanya.
"saya antarkan anda pulang,jika anda tidak keberatan"ucap pria itu
Bella melihat pria itu dan menganggukkan kepalanya,pria yang sepertinya lebih muda dari nya. Dia dibantu pria itu masuk dibangku penumpang sebelahnya,pria itu masuk dan menjalankan mobilnya ke jalanan. Diperjalanan pria itu menanyakan alamat yang akan dituju untuk mengantarkan Bella. Bella pun menyebutkan alamat apartemen nya,perjalanan terasa sunyi walaupun sesekali Bella meremas dada nya didepan pria itu. Membuat batang pria itu sedikit berdenyut-denyut,apalagi saat ini dress yang dipakai Bella sedikit tersingkap dan tangan Bella menekan gua miliknya sambil tangan sebelahnya meremas dada nya. Desahan keluar dari bibirnya yang seksi,hal itu semakin membuat pria itu tak tahan. Tapi dia tetap masih mengemudikan mobilnya dengan cepat
Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai didepan Apartemen Bella. Pria itu keluar dari mobilnya dan membantu Bella keluar dari mobil,kemudian pria itu merangkul bahu Bella dan menuntunnya kedalam gedung apartemen nya.
Bella tersenyum menangkup wajah pria itu dengan kedua tangannya,dia menatap lekat-lekat pria didepannya. Benar-benar sangat tampan
__ADS_1
"semua pria menginginkan tubuh ku,aku yakin kau juga kan?"tanya Bella mengecup bibir pria itu
"dengar nona, sepertinya kau sudah diberikan obat perangsang"ucap pria itu menatap wajah cantik Bella
Bella mengedipkan mata nya,dia melepaskan rangkulan pria itu kemudian dia berdiri didepan pria itu dan melingkarkan tangannya dileher pria itu. Tak lama masuklah dua wanita paruh baya yang juga tinggal disebelah apartemen Bella,saat ini Bella memang sedang berada didalam lift.
Bella menaikan kaki nya dan melingkarkan nya dipinggang pria itu,seperti koala Bella mencium bibir pria itu dan ********** secara perlahan sambil memejamkan matanya membuat kedua wanita paruh baya itu memperhatikan Bella juga pria itu. Tak lama mereka sampai diapartemen Bella,pria itu menurunkan tubuh Bella didepan pintu. Setelah pintu dibuka oleh Bella,pria itu ingin pergi tapi tangan Bella menariknya dan membawa pria itu masuk. Pintu pun tertutup dengan rapat,Bella langsung mencium bibir pria itu dengan ganas nya. Awalnya pria itu tak membalasnya,tapi lama kelamaan dia pun membalas ciuman Bella .
Bella sudah melepaskan ciumannya dan mendorong tubuh pria itu ke sofa,Bella membuka kancing kemeja pria itu dan mulai menggerayangi tubuh pria itu hingga saat ini mulut Bella sudah mengulum batang milik pria itu. "hhmm....batang mu besar juga sayang cup...cup...cup..."ucap Bella pelan sambil mengecup pucuk batang milik pria itu. Desahan pun keluar dari bibir pria itu,dia benar-benar menikmatinya. "aaakkh....."desah pria itu kemudian membalik tubuh Bella yang masih menggunakan dress nya,"kau yang memintanya sayang....cup"bisik pria itu di telinga Bella dengan menggoda sambil mencium daun telinga nya
Bella mengalungkan tangannya dileher pria itu,kemudian pria itu menggendong Bella seperti koala dan masuk kedalam kamar Bella. Dia merebahkan tubuh Bella diatas tempat tidur nya,membuka seluruh pakaiannya dan membuka pakaian Bella. Saat ini Bella sudah memakai ********** saja, pria itu mencium seluruh tubuh Bella tanpa terlewatkan sedikit pun. Setelah puas menciumi seluruh tubuh Bella,pria itu mulai bermain Didaerah sensitif Bella hingga Bella mendesah tak karuan. "masukin....cepatan masukin....hhmmm..."bisik Bella pelan sambil mengambil barang pria itu dan menuntunnya untuk masuk kedalam guanya. Pria itu menuruti keinginan Bella,dengan perlahan-lahan dia memompa. Desahan-desahan pun bergema didalam kamar Bella,hingga beberapa saat kemudian pria itu membalikan tubuh Bella dan memasukannya dari belakang. Bella mendesah dan menikmati batang yang sudah penuh berada didalam gua miliknya,pria itu terus memompa dari belakang hingga mereka mencapai puncak nya bersama. Karena merasa kelelahan, akhirnya mereka pun tertidur dengan keadaan polos dan berpelukan
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘