
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Tania sudah selesai membuat makan malam,dia berniat memanggil Daniel karena Daniel belum juga keluar dari kamarnya. Tania membuka pintu perlahan,dia menatap sekelilingnya yang hening.
Tania masuk dan matanya menyusuri setiap sudut kamar,terlihat Daniel tertidur dengan meringkuk didalam selimut. Tania mendekati Daniel dan memperhatikan wajahnya yang tampan saat tidur,Tania akui kalau Daniel memang pria yang sangat tampan.
"seandainya aku bisa menjadi wanita satu-satunya buat mu,mungkin aku akan melayani mu Sampai kau puas dan pasti aku akan bahagia selamanya"gumam Tania dalam hati
Kemudian Tania menggeleng-gelengkan kepalanya,menyadarkan dirinya bahwa tidak mungkin Daniel akan setia dan puas hanya dengan satu wanita. Tania menghela nafasnya kasar,hatinya terasa sakit.
"ayo Tania....jangan pakai hati bila bersama Daniel,Daniel tak pernah mencintai mu."gumam Tania lagi dalam hatinya
Tania mencium pucuk kepala Daniel,terdengar lenguhan keluar dari bibirnya. Kemudian Tania menjauhkan tubuhnya dan hanya berdiri dipinggir tempat tidur
"tuan....tuan....bangun,makan malam nya sudah siap. Sebaiknya anda makan dulu,baru istirahat lagi"ucap Tania sedikit keras
"hhmmm....."Daniel hanya menjawab dengan deheman tanpa membuka matanya
Tania keluar dari kamar dan menyiapkan makanan yang dimasaknya tadi ke atas nampan ,dia juga menyiapkan susu coklat kesukaan Daniel. Kemudian dia membawakan semuanya kedalam kamar Daniel dan meletakkannya diatas meja dekat tempat tidur
Tania mendekati Daniel dan membangunkannya kembali sambil menggoyang-goyangkan lengannya,tapi Daniel tidak juga terbangun. Akhirnya Tania mendekatkan bibirnya ke telinga Daniel
__ADS_1
"sayang....makan dulu ya,nanti sambung lagi tidurnya"bisik Tania
Daniel membukakan mata nya perlahan, mendengar bisikan Tania. Dia duduk dibantu Tania,tubuhnya benar-benar terasa lemas dan kepalanya sedikit pusing. Pekerjaannya benar-benar sangat banyak,hingga tadi siang dia tidak sempat makan juga beristirahat seperti biasanya membuat kepalanya sedikit pusing
Tania mengambil piring yang berisi makanan,dia menyuapi Daniel yang sudah membuka matanya. Daniel menerim suapan dari Tania,dia menatap Tania yang begitu telaten merawatnya. Daniel tersenyum sambil terus memakan makanan yang disuapkan oleh Tania hingga habis,kemudian Tania mengambil susu coklat yang biasa diminum Daniel dipagi hari. Daniel mengernyitkan dahinya,dia merasa bingung karena harus minum susu dimalam hari. Seperti seorang anak kecil saja,begitulah yang dipikirkan Daniel
"minum....biar kamu semakin sehat"ucap Tania menyodorkan susu kehadapan Daniel
Daniel menggelengkan kepalanya,dia menatap tajam ke arah Tania. Tania semakin membulatkan matanya menatap Daniel,hingga Daniel tak berani menatap Tania lagi. Baru ini dia ditantang oleh wanita
"minum...."ucap Tania dengan ketus
"baiklah....hanya tidur,tidak lebih"ucap Tania kesal
Daniel mengambil susu nya dan meminumnya hingga habis,Tania tersenyum. Daniel ingin kembali tidur,tapi Tania melarangnya karena Daniel baru selesai makan tidak boleh langsung tidur
"duduk lah sebentar,setelah itu baru kamu tidur lagi"jelas Tania
"temani aku disini"jawab Daniel dengan manja
"hiiisssh.....bayi kekar ini, benar-benar bisa manja juga"gumam Tania dalam hati
__ADS_1
Tania pun duduk disamping Daniel,Daniel merebahkan kepalanya dibahu Tania. Matanya kembali terpejam sambil tangannya melingkar dipinggang Tania,terdengar suara dengkuran halus dari Daniel.
"iiisshh....pria ini,apakah dia benar-benar lelah? bisa-bisa nya dia kembali tidur"gumam Tania dalam hati lagi
"tapi....saat bercinta dengan wanita-wanita,dia tidak pernah terlihat sangat lelah seperti ini. Apa pekerjaan dikantor sedikit menguras pikirannya?"batin Tania lagi
"huuuff.....hooooaaa....aku juga sudah mengantuk,sebaiknya aku ikut tidur juga. Tapi posisinya tidur seperti ini akan membuat tubuhnya sakit "gumam Tania memandang Daniel
"tuan....tuan....bangun lah,ayo tidur dengan benar"ucap Tania pelan
Daniel masih memejamkan matanya sambil mengeratkan pelukannya dipinggang Tania,Tania kembali mengelus pipi Daniel dan membangunkannya dan akhirnya Daniel pun terbangun. Dia menatap Tania , kemudian dia berbaring dengan benar sambil memeluk tubuh Tania.
"tuan ...tuan....tidur lah,aku akan kembali ke kamar ku"bisik Tania lembut
"tetap lah tidur disini,aku sangat lah lelah"jawab Daniel dengan suara seraknya
Mereka pun tidur dengan nyaman sambil berpelukan dengan erat hingga pagi menjelang
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1