
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Minah masih mendengarkan ucapan Danuarta,Danuarta menarik nafasnya kembali kemudian dia menjelaskan siapa dirinya sebenarnya. Mulai dari awal pernikahan nya hingga akhirnya dia suka bermain-main dengan para wanita, Danuarta sebenarnya malu menceritakan masalah pribadinya hanya saja dia harus bisa meyakinkan Minah agar dia mau melakukan tes DNA bukan hanya untuk dirinya tapi juga untuk pihak kerajaan agar warisannya dapat diserahkan kepada keturunan Anggota kerajaan.
Menceritakan semua mengenai dirinya,membuat Danuarta tanpa sengaja mengeluarkan air mata. Dia merasa sedih karena perbuatannya selama ini,mungkin saja akan menjadi aib buat anaknya nanti atau mungkin karma buatnya.
"aku sudah menceritakan semua mengenai diriku"ucap Danuarta
walaupun sebenarnya Minah sudah mengetahuinya,tapi dia ingin mendengar sendiri dari Danuarta mengenai kehidupan nya. Tidak ada yang kurang atau pun lebih sedikit pun,semua sesuai data diri Danuarta yang dibaca nya.
"aku sudah tau semuanya"jawab Minah sambil menghapus air mata Danuarta yang menetes dipipinya.
Danuarta memalingkan wajahnya,dia merasa malu karena menangis dihadapan Minah. Selama ini dia tidak pernah menangis didepan siapa pun,wajah yang mulai kelihatan sedikit kriput itu membuat Minah tersenyum.
"anda malu?anda bisa malu juga ya hiii....hiii...."ucap Minah tertawa kecil sambil menutup mulutnya
__ADS_1
Danuarta membalikan wajah nya lagi,dia menatap Minah yang tertawa kecil. Ada rasa senang melihat wajah Minah tertawa
"cantik"gumam Danuarta yang masih memandang Minah
Walaupun sedikit pelan,tapi masih terdengar jelas oleh Minah. Minah menghentikan tawa nya,wajahnya sudah memerah. Dia baru sadar kalau dirinya tertawa didepan Danuarta
"apakah....kau bersedia menjalankan tes DNA buat ku,juga buat kita"ucap Danuarta
"ini untuk masa depan nya"ucap Danuarta lagu sambil melirik ke arah perut Minah yang masih rata
"bisa....tapi aku tidak tau harus berapa bulan,kita tanya saja pada dokter kandungannya"jelas Danuarta
"baiklah....aku akan melakukannya"jawab Minah
Wajah Danuarta langsung tersenyum,dia menarik tangan Minah dan membawa tubuh Minah kedalam pelukannya. Minah terkejut,karena tubuhnya sudah berada di dekapan Danuarta.
__ADS_1
"terima kasih.....terima kasih karena telah memberikan kesempatan padaku"ucap Danuarta sambil terus memeluk tubuh Minah
Minah merasakan tubuh Danuarta bergetar,dia benar-benar menangis dipelukan Minah. Minah mengelus-elus punggung Danuarta mencoba menenangkan nya,Danuarta melepaskan pelukannya. Dia memandangi wajah Minah dengan air mata yang masih mengalir dipipinya.
"maaf kan aku"ucap Danuarta lagi
Danuarta benar-benar menyesal,dia sudah mengetahui kalau hidup Minah tidak lah mudah. Minah adalah seorang janda,ayah dan ibu nya sudah lama meninggal. Dia tidak dianggap oleh keluarga nya juga keluarga suaminya,makanya dia mencari pekerjaan di kota ini. Untungnya waktu itu dia bertemu dengan Sarah,sehingga Sarah bersedia menerimanya menjadi pelayan. Apalagi tamatan sekolah nya juga tidak tinggi
"aku akan mengatur jadwal dengan dokter kandungan,agar kita bisa pergi bersama memeriksakan kesehatan bayi kita sekalian melakukan tes DNA jika bisa"ucap Danuarta lagi sambil mencium punggung tangan Minah
"ini...."ucap Danuarta lagi sambil memberikan ponsel yang merupakan keluaran terbaru dan harganya tidak lah murah
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘
__ADS_1