
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"aku baik-baik saja,kau tenang saja. Jangan menangis'' ucap Jhoni menahan sakit dipinggangnya sambil menghapus air mata Tati yang sudah menetes dipipinya
"tuan....ayo aku bantu "ucap Tati yang masih memegang tubuh Jhoni karena mereka memang sedang berpelukan
Jhoni dibantu dengan pengawalnya,dia dibawa ke kamar dimana tubuh adiknya masih berbaring. Jhoni dibaringkan secara telungkup, ditempat tidur yang ditempati Tati sebelumnya.
"sebentar tuan....saya akan mengambil kotak p3k dimobil kami"ucap salah satu pengawal yang membantu Jhoni,mereka memang mempunyai kotak obat karena pekerjaan mereka yang mengharuskan nya
Tati masih menangis menatap Jhoni,dia tidak menyangka Jhoni akan mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan nya
"harus nya anda mengelak,biar saya saja yang ditusuk dokter bajingan itu hiks...hiks... "ucap Tati masih menangis memandang pisau yang masih menancap dipinggang Jhoni
"heh....sudah aku bilang kalau aku tidak apa-apa,kenapa kau masih menangis?"jawab Jhoni lagi
"kenapa anda melakukan ini?saya tidak bisa membalas kebaikan anda, sudah dua kali ini anda membantu saya tuan"ucap Tati lagi
__ADS_1
"kalau terjadi sesuatu pada anda,bagaimana adik anda?kalau saya tidak memiliki siapa pun lagi jadi tidak akan ad orang yang kehilangan saya"jelas Tati sambil menatap mata Jhoni
"aku yang akan bersedih bila kau yang terluka tadi,aku bersyukur bisa menyelamatkan wanita yang aku cintai"jawab Jhoni ,matanya sudah menatap ke arah lain. Jhoni merasa malu karena mengakui perasaannya ,dia tidak ingin menatap mata Tati
Tati terkejut mendengar nya,dia merasa salah dengar. Tati menarik wajah Jhoni agar menghadap ke arahnya,Tati masih duduk dipinggiran tempat tidur itu.
"barusan anda mengatakan apa tuan?"tanya Tati saat mata Jhoni dan matanya sudah bertemu
"hhmm... sepertinya aku mencintaimu pada pandangan pertama"jelas Jhoni menatap lekat mata abu-abu milik Tati
Tati melepaskan tangannya yang memegang pipi Jhoni,dia menjadi malu. Wajahnya sudah memerah mendengar pengakuan Jhoni,padahal tadi dia melakukannya karena tidak terlalu mendengar ucapan Jhoni.
"anda belum mengenal saya tuan,saya...."ucap Tati ingin menjelaskan dirinya yang hanya berasal dari keluarga miskin
"sssstttt.....aku sudah tau siapa kamu,aku ngak pernah memandang wanita dari status nya. Bagiku....rasa nyaman lah yang membuat aku bisa memilihmu"ucap Jhoni sambil meletakan jari telunjuknya dibibir mungil Tati
Saat Jhoni ingin mencium bibir Tati,saat itu juga pengawal dan Sandra masuk bersamaan. Mereka menuju tempat masing-masing,pengawal itu menuju Jhoni dan mulai mencabut dan membersihkan darah disekitarnya juga memberikan beberapa salep dan obat agar darah nya berhenti. Sedangkan Sandra menuju tubuh adik Jhoni,dia membawa botol yang berisi roh adiknya
__ADS_1
Sandra membuka botol itu,terlihat asap keluar dari botol itu. Jhoni yang masih dalam keadaan telungkup masih bisa melihat roh adiknya yang sudah berada didepannya
"kakak...."panggil adik Jhoni
"sayang....kau sudah kembali?"tanya Jhoni
"kau kenapa kak?apa karena dokter gila itu?"tanya roh adiknya
"aku tidak apa-apa, sekarang dokter itu sudah mendapatkan ganjarannya"jelas Jhoni
"masuklah ke tubuh mu"ucap Sandra menatap wajah roh adiknya
Roh wanita itu pun masuk ke tubuh nya tapi tiba-tiba dia terpental ,dia terkejut. Begitu juga dengan Sandra,seharusnya rohnya bisa langsung masuk kedalam tubuhnya seperti yang terjadi pada Tati. Tapi kenapa roh adik Jhoni malah terpental???
ayoooo.....kenapa ya.....tungguin cerita selanjutnya ya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘🥰🥰