
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Tanpa terasa Tangan Tania sudah meraba wajah Daniel,dia tersenyum menatap wajah Daniel menelusuri setiap jengkal wajahnya. Matanya,pipi dan rahangnya. Berakhir dibibir tebal Daniel yang seksi,bibir yang menciumnya malam tadi.
Daniel merasakan sebuah tangan meraba di wajahnya,dengan perlahan dia membuka matanya menatap wajah Tania. Tania refleks menarik tangannya dari wajah Daniel,tapi belum ditariknya.....Daniel sudah menarik tangan Tania,dia membawa tangan Tania kembali berada dipipinya.
"ma....maafkan aku....aku ngak tau kenapa aku bisa disini,benar...aku ngak bohong"ucap Tania ketakutan
Tangan Tania sudah bergetar,dia tidak berani menatap wajah Daniel. Tania mengalihkan tatapannya,dia merasa takut
"kau kenapa?"tanya Daniel lembut kemudian tangannya sudah berada dipipi Tania
Tania memalingkan wajahnya menghadap Daniel,dia berani kan diri untuk menatap mata Daniel.
"aku yang menggendong mu dan memindahkannya kesini"ucap Daniel
"kenapa kau malah pindah ke sofa?"tanya Daniel lagi
"aku....aku takut kau marah,karena semalam kamu bilang tidak boleh ada yang tidur diranjang mu"ucap Tania takut takut
__ADS_1
Tania ingin bangkit dari tidurnya,tapi tangannya ditarik oleh Daniel hingga Tania jatuh kedalam pelukan Daniel
"kau mau kemana??"tanya Daniel yang langsung memeluk tubuh Tania
Tania tidak menjawab,dia hanya diam saja menunggu apa yang akan dilakukan Daniel. Daniel kembali memejamkan matanya,dia ingin tidur kembali tapi suara ponselnya berdering
krriiiing.,.. krriiiing.....
Daniel melepaskan pelukannya,dia bangkit dan mengangkat panggilan diponselnya. Melihat Daniel yang sudah melepaskan pelukannya,Tania bangkit dan berjalan ke kamar mandi. Dengan tubuh yang polos Tania sedikit berlari menuju pintu kamar mandi sambil menutupi sebagian tubuhnya menggunakan tangannya,Daniel yang melihat nya jadi tersenyum
"hhmmm....baiklah aku akan kesana"ucap Daniel mematikan panggilan diponselnya
Hari ini Daniel memiliki jadwal meeting di kantor nya,yang menelpon adalah sekretaris nya . Saat Tania masih dikamar mandi, ponsel Tania pun berbunyi. Tertera nama anakku,Daniel mengerutkan dahinya
"terserahlah....aku hanya memakainya saja kok"batin Daniel lagi
kriiing... kriiing
Ponsel Tania terus berdering, dengan terpaksa Daniel mengangkatnya. Terdengar suara anak kecil di ujung sana
__ADS_1
"kak....semalam ibu rumah sewa datang,katanya kita harus bayar rumah sewa nya besok karena sudah dua bulan belum bayar."ucap seorang anak di ujung telpon
"kak?kenapa anak ini manggil kak?"tanya Daniel dalam hati
"kak....hhmmm....kami kembali ke rumah yang lama saja ya,kami ngak mau ngerepotin kak Tania lagi"ucap anak itu
"kak....hallo....kenapa kakak diam saja?"tanya anak itu
Daniel masih mendengarkan ,tak lama Tania keluar dari kamar mandi. Dia melihat Daniel memegang ponselnya,Daniel mengarahkan ponsel itu pada Tania. Tania segera mengambil dan mengangkatnya
"iya....ada apa sayang?"tanya Tania lembut,Daniel hanya memperhatikan saja
"iya....sebentar lagi kakak kesana ya,kamu jangan takut. Jangan kemana-mana,tinggal disitu saja"ucap Tania sebelum mematikan panggilan diponselnya
"dari tadi ponsel mu berdering,mengganggu saja jadi aku mengangkat nya tapi aku tidak berbicara jadi kamu ngak usah takut ketauan anak mu"ucap Daniel karena tertera nama anak dilayar ponselnya
"iya....maaf..."jawab Tania
Tania sudah selesai mandi, sekarang dia hanya menggunakan handuk yang melilit tubuhnya saja. Dia merasa malu,jadi dia segera mengutip pakaian nya yang berserakan dilantai. Setelah selesai mengambil pakaian nya,dia berjalan menuju kamar mandi untuk memakai nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘