14 HARI UNTUK CINTAMU PAK POLISI

14 HARI UNTUK CINTAMU PAK POLISI
BAB LII KEROMANTISAN RAMA DAN MARIA


__ADS_3

" Ih.....Adel....., ayo del.....gagal deh mau ngada in permainan Jujur apa Tantangan. " ucap Gadis sedikit kesal, Faisal menertawakan Gadis. " Jangan ketawa." serang Gadis pada Faisal sambil melotot tajam.


" Cari permainan yang bisa di tonton Adel saja. " ucap Rama tiba-tiba. " Adel mau lihat tarik tambang...." ucap Adel mulai tertarik.


" Yah ....del tak asyik lah ...., cowok pasti menanglah. " ucap Gadis agak cemberut.


" Begini saja kalau pasukan cewek menang maka mereka berhak kami gendong." tawar Irfan, semua mata sepupu Rama yang cewek membulat, mereka tergiur dengan usulan itu. Maria dan Rama saling tersenyum. Sepupu Rama yang cewek pun tampak berkerumun merundingkan hal tersebut.


" Oke.....siapa takut. " ucap Gadis mewakili....


" Jangan nangis yach ....jika kalah..." sindir Herman yang langsung di sambut dengan cibiran sepupu Rama yang cewek.


Setelah minta izin pada ayah ibu mereka, mereka pun segera keluar rumah menuju halaman depan yang cukup luas. Di halaman rumah nampak terhampar padang rumput dan aneka tanaman bunga yang memagarinya. Di tempat itu juga ada tempat duduk untuk bersantai. Maria dan Rama duduk berdampingan. Adel tentu saja masih menempel duduk dipangkuan Maria.


" Sebelum kita masuki pertandingan tarik tambangnya. Kita perkenalkan diri dulu. Sebut nama, hobby yach....., aku dulu. Namaku Gadis putri tercantik di seluruh dunia....." ucap Gadis setengah bercanda, langsung di sambut cibiran dan sorakan sepupu Rama yang lain.... " Huuuuu...putri tercantik kaya kamu aku kabur saja...." ledek Faisal.


" Memang kenapa...? Apa aku tak cantik ? " ucap Gadis mengeluarkan tinjunya mengancam....., " Iya cantik...., tapi galak kaya nenek lampir...." ucap Faisal kembali tertawa. " Ah....Faisal awas lho...." ucap Gadis cemberut. " Makanya ...serius dong..." ucap Langit menengahi. " udah...udah lanjut Gadis. " ucap Arcy kemudian. " Hobby traveling....." ucap Gadis yang memang mempunyai jiwa petualang. " Giliranku ....nama Muhammad Faisal, hobby ..jahilin Gadis..." ucap Faisal bercanda, terang saja ia langsung kena timpluk sepupu Rama yang lain. Rama dan Maria tertawa melihat kelucuan mereka.


Acara perkenalan pun berlangsung dengan semarak. Satu persatu mereka memperkenalkan diri. Diantara sepupu Rama, Rama adalah yang paling tua. Itulah sebabnya Rama sangat dihormati oleh mereka.

__ADS_1


" Sekarang, ayo giliran kk ipar...." ucap Jingga setelah mereka semua memperkenalkan diri. Maria tersenyum, sejenak ia menatap Rama seakan-akan meminta izin. Rama tersenyum dan menganggukan kepalanya. Maria kembali menatap ke arah sepupu-sepupu Rama dan mulai memperkenalkan diri. " Nama Maria Adelita Putri, hobby menyanyi. " ucap Maria agak malu. Sontak seketika ia disambut dengan tepuk tangan sepupu-sepupu Rama. " Ayo nyanyi kakak ipar....." rengek mereka hampir serempak. Maria kembali menatap Rama. Rama tersenyum dan kembali mengangguk. " Lagu apa yach....." ucap Maria...sejenak. " Apa saja kakak Ipar, ayo dong...." ucap mereka tak sabar. Maria tak mampu menolak dan mulai bernyanyi.....





Lagu yang ia nyanyikan adalah lagu berjudul Casablangca yang dinyanyikan oleh Nuha Bahrin dan Naufal Azrin.


Sepupu-sepupu Rama pun terpukau seketika. Bahkan Adel dan Rama pun juga takjub, meskipun Rama pernah bernyanyi bersama Maria. Namun entah mengapa lagu yang dinyanyikan Maria saat ini, betul-betul membuat denyut jantungnya berdebar. Rasanya lagu itu benar-benar mencerminkan perasaan hatinya.


Maria tentu saja sangat hebat bernyanyi. Tepuk tanganpun semakin riuh saat Maria selesai menyanyi. " Wah...kakak Ipar hebat.....duh....rasanya ada yang lagi berbunga-bunga nih...." goda Jingga sambil melirik Rama, Rama pun senyum-senyum di buatnya. " Wow...kk Ipar, aku hampir saja menahan nafas di buatnya." ucap Faisal masih terkagum-kagum. " Kalau kakak ipar nyanyi sama kak Rama pasti serasi banget. Kak Rama pandai nyanyi juga lho." ucap Rita. Rama dan Maria pun tersenyum.


" Ya kita mulai deh, tapi supaya meriah kakak ipar dan kak Rama ikutan juga. " ucap Rico memberi usul. " ya...ya...." seru yang lainnya. Giliran Rama menatap Maria, Maria tersenyum dan mengangguk. " Baiklah ....tapi cuma satu babak yach...." ucap Rama memberi saran. " Iya deh...." seru mereka hampir serempak.


Faisal segera mempersiapkan tali buat mereka tarik, Bayu membuat garis batas di tengah. Setelah semuanya selesai pertandingan pun di mulai. Maria dan Rama di pasang oleh mereka di depan. Itu sengaja mereka lakukan karena mereka ingin mengatur suasana romantis antara Rama dan Maria. Tentang menang dan kalah tentu saja tak terlalu jadi soal oleh mereka. Sedang kan Adel nampak asyik duduk di depan sambil makan coklat.


" Ya.....bersedia, siap ..., ya....!!!!!" ucap Herman mulai menghitung...., tarik menarikpun di mulai. Kekuatan para cowok tentu saja lebih besar dari para cewek. Namun...Rama berusaha tak menyakiti sang kekasih. Ia menarik tali , tapi juga menahannya agar Maria tak jatuh. Ketika momen mereka agak dekat, Rama menarik kuat ...agar lebih dekat dengan Maria. Rama tersenyum dan menatap lekat sang kekasih. Hal itu tentu saja membuat jantung Maria berdetak kencang dan malu. " Ah ....Rama, mengapa kau perlihatkan senyummu itu...." runtuk Maria dalam hati. Hampir saja Maria melewati batas dan membuat para cewek kalah. Namun Maria segera sadar dan berusaha menahan rasa gugup dan malunya dengan sekuat tenaga. Maria berusaha menatap Rama sambil berfikir bagaimana bisa mengalahkan Rama yang tentu saja sangat kuat di depan. Saling menatap antara Maria dan Rama pun terjadi. Sepupu Rama yang menangkap moment itu berbisik dan senyum-senyum melihat keromantisan Rama dan Maria.

__ADS_1


Rama tengelam dalam tatapan Maria. Rama sangat menyukai jika Maria menatap dirinya. Mata Maria yang indah membuat hatinya merasakan rasa istimewa yang tak dapat ia lukiskan. Maria terpaksa memanfaatkan moment itu untuk mengalahkan Rama. Di monyongkan bibirnya dengan manja seolah-olah ingin memberikan ciuman. Hal itu tentu saja berhasil membuat Rama goyah dengan pertahanannya. Rama hampir melewati batas dan satu tangannya memegang tangan ...Maria, jarak keduanya semakin dekat, deru nafas menampak tak beraturan , keduanya merasakan debaran jantung yang memacu ...., Maria berusaha tersenyum agar membuat Rama semakin tergoda, ia harus lakukan itu agar tim cewek menang, perlahan di kedipkannya sebelah mata kirinya ke arah Rama. Rama jadi gelabakan di buatnya, tali yang ia pegang berhasil di tarik Maria mendekat, Rama pun jadi melewati batas. Tim cewek bersorak nyaring.....karena menang....., para cowok menggeleng....karena kalah. Mereka ....terlihat pasrah.


" Kalah....kalah...gendong...gendong...." ucap Gadis mengejek Faisal. Faisal cemberut di buatnya. " Kalau gitu aku....gendong kamu saja. " tanpa basa..basi Faisal menggendong Gadis ala bride stalys. Gadis yang terkejut tentu saja jadi gugup, sepupu Rama yang lain bersorak melihat Gadis dan Faisal yang selalu bertengkar bagaikan anjing dan kucing kini beradegan mesra laksana penganten baru. Gadis tertunduk malu, biasanya ia bawel kini berubah drastis, sedangkan Faisal tiba-tiba saja merasa gugup meski ia tahu bahwa hatinya sebenarnya sudah lama jatuh cinta pada Gadis namun ia takut di tolak . Gadis adalah sepupu Rama dari pihak ibu, sedangkan Faisal adalah sepupu Rama dari pihak ayah. " Dis...., aku.... cinta padamu, mau ta...jadi kekasihku....? " bisik Faisal berusaha berani, Gadis mengangkat kepalanya karena di tembak tiba-tiba oleh Faisal. Di tatapnya cowok itu. Ketika melihat pancaran cinta di mata cowok yang kini menggedongnya, gadispun tersenyum..." Jadi kita bukan musuh lagi...? " tanya gadis. Faisal menatap Gadis dan mengangguk. Sejenak gadis terdiam, ia kemudian tersenyum. " Aku.... mau..." ucap Gadis malu-malu dan perlahan membenamkan wajahnya ke dada Faisal. Faisal jadi girang bukan kepalang. Ia pun berputar sambil menggendong Gadis.


" Wah...kayanya mereka jadian...." seru sepupu Rama yang lain, merekapun bersorak gembira melihat semua itu.


Rama dan Maria saling senyum melihat semua itu. Perlahan - lahan Rama mendekati Maria, Ia kemudian mengendong Maria ala bride stalys. Maria yang kaget segera memeluk leher Rama. " Ram....." ucap Maria kaget. " Kamu harus bertanggung jawab....tim cowok jadi kalah...." bisik Rama lembut. Deru nafas Rama sungguh megelitik di telinga Maria walau terhalang kerudung Maria.


" Lha..Ram , kasihan para cewek menggendong para cowok. " protes Maria.


" Tapi....kamu sudah buat jantungku hampir copot...." ucap Rama menatap Maria dengan tajam sambil mengendong Maria menjauh dari gerombolan sepupunya yang sibuk mengatur acara menggendong tersebut.


" Maaf...." ucap Maria lembut. " Em....maafnya tak cukup. " ucap Rama berhenti ketika mereka berada di balik pohon rambutan yang rindang. Rama menatap lembut Maria, dan tanpa basa basi ia mencium bibir Maria yang dari tadi sangat ia ingin kan. " Ram...." Maria melengguh karena ciuman yang tiba-tiba. Rama mengulum lembut bibir kekasihnya yang begitu manis baginya. Maria sungguh tak bisa protes, ia akhirnya pasrah dengan semua itu karena tak ingin ketahuan yang lain kalau ia dan Rama sedang berciuman. Kedua nya pun terhanyut dalam cinta....


Sementara itu dari kejauhan nampak sepasang mata elang yang sedang mengintai di atas sepeda motor Ninja. Sepasang mata itu tak lain milik Fero yang datang sendirian. Tangan Fero terkepal menyaksikan Rama dan Maria yang beradegan romantis dan tampak bahagia. Terlebih.....Fero melihat Rama yang mencium mesra Maria, hati Fero semakin kesal dan marah. " Bersenang-senanglah kau Rama ....selagi kau bisa karena aku bersumpah akan membuatmu menangis dengan air mata darah...." ucap Fero dalam hati.


Ia telah mengetahui rumah Maria dan Rama, untuk mencelakai mereka berdua sangat mudah baginya. Bahaya besar sungguh menghadang Rama dan Maria.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


IKUTI TERUS CERITANYA.....YACH JIKA LAMA OF....ALUR CERITA SUDAH DI SIAPKAN SAMPAI TAMAT, NAMUN KARENA SIBUK KERJA DI SEBUAH INSTANSI DAN SIBUK NYANYI JUGA. JADI UP...NYA AGAK MOLOR. TAPI INSYA ALLAH AKAN TERUS BERUSAHA UP. TERIMA KASIH BANYAK SUDAH SETIA MEMBACA CERITA INI. TERIMA KASIH YANG TAK TERHINGGA.🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏



__ADS_2