
Tanpa mereka semua sadari, ternyata para bodyguard kepercayaan para orang tua mereka sedari tadi mengawasi dan merekam segala sesuatu yang dilakukan para nonanya itu.
Bodyguard itu pun sudah mengetahui ada yang mengintai nonanya selain dia. Dia mulai bertanya pada bodyguard lainnya. Ternyata mereka juga suruhan dari orangtua teman nonanya itu. Akhirnya mereka para bodyguard setuju untuk bekerjasama menjaga para nona cantik mereka itu.
*intinya para bodyguard suruhan itu pada bekerjasama ya guys.. dan itu adalh bodyguard yang mempunyai kehandalan masing masing ๐
DI RUANGAN BU SRI
''Jadi.. dapat saya simpulkan disini kalau kalian tidak pernah menyentuh peralatan rumah tangga sama sekali. Benar atau tidak?'' Tanya bu Sri.
''Hehe.. iya bu. Kita baru belajar.'' Jawab Ayu.
''Orang guwe di rumah juga banyak ART. Ngapain juga megang megang benda aneh kayak gitu''. Ucap Kanya dalam hati.
'' Saya kan punya banyak ART yang bebas di peri..m-'' Ceplos Kanya yang langsung mendapatkan sikutan dari Ayu dan cubitan dari Atma agar Kanya menghentikan kata katanya.
''Loh.. kamu punya ART Kanya?'' Tanya bu Sri menyelidik.
''Em.. mungkin maksud Kanya yang di maksud ART itu ayam nya bu.'' Ucap Atma.
'' Ayam?'' Bingung bu Sri menatap mereka bertiga penasaran.
'' Iya.. bu. Jadi ayamnya si Kanya ini sering diperintah Kanya.. dan ayamnya juga nurut lho bu.'' Jawab Ayu dengan senyuman kikuk.
'' Ooh.. begitu, iya Nya kamu harus jadi kayak ayam kamu nantinya. Harus menuruti majikan kamu.'' Ucap bu Sri.
'' Yawdah bu kita bertiga pamit pulang dulu bu.'' Ucap Ayu yang juga memberikan isyarat pada Atma dan Kanya untuk ikut keluar dengannya. Sembari beranjak keluar ruangan.
'' Apaan sih Yu.. guwe kan belum selesai tadi di dalam sama si bu Sri.'' Kesal Kanya.
'' Emang lo mau ngapain lagi? daripada bu Sei makin curiga karena mulut lo yang klemes itu.'' Ucap Atma sembari menyodorkan mulutnya ke muka Kanya.
'' Sembarangan lo ngomong. Guwe itu mau protes tadi sama bu Sri.. enak aja guwe di sama-sama in sama ayam.'' Kesal Kanya dengan mulutnya seperti bebek yang monyong.
'' Yasudah daripada lo stress terus,mending kita pulang aja yuk.'' Ucap Ayu menarik tangan Atma dan Kanya keluar gedung kecil itu untuk order taksi online.
DI RUMAH ATMAJA
Sesampainya di rumah, Kanya ingin langsung bergegas masuk ke kamarnya.Karena seharian ini dia merasa lelah.
Belum juga sampai di kamarnya, sudah ada orang yang memanggil dia... yang tak lain dan tak salah lagi yaitu papahnya.
__ADS_1
''Kanya.. sini sayang duduk di depan papa .'' Sapa Atmaja sembari menyuruh Kqnya duduk didepannya.
Kanya pun segera menghampiri papah nya yang sedang duduk di sofa depan televisi besarnya itu. '' Udah deh.. papah nggak usah sok manis deh. Pasti ada apa - apa nih.. iya kan?'' Tanya Kanya menyelidik.
'' Hehe enggak kenapa-napa sih.. cuman papa mau kasih lihat kamu vidio ini.'' Ucap Atmaja memberikan handphone nya dan menunjukkan vidionya.
'' Hmm.. papa pasti suruh orang ngintilin aku ya? aku bukan anak kecil lagi papah..'' Ucap Kanya dengan bibir monyong.
'' Jujur papa ngakak lho sampean lihat vidio kamu ini. Kok bisa kamu sampai matahin gagang sapu sama pengki itu sih Nya..'' Ucap Atmaja.
'' Iyha habisnya itu kotorannya susah banget dimasukin ke gawang. padahal aku kalo main bola kan gampang-gampang aja aku masukin itu bola.'' Ucap Kanya.
Kanya menceritakan pada Atmaja masalah tadi yang dia bahas di ruangan bu Sri. Dia juga menceritakan oada Atmaja masalah dieinya yang disamakan dengan hewan Ayam.
Sebenarnya sih Atmaja sudah mengetahui semua itu dari bodyguardnya Kanya.. tapi Ia ingin mendengar langsung ceruta dari Kanya.
Saking lucunya Kanya bercerita.. Atmaja sampai tertawa tak henti-henti nya.
''Hahahahahaha.. aduh Kanya. Kapan sih kamu jadi feminim ha? ubah dong sikap tomboy kamu.'' Ucap Atmaja.
Belum sempat Kanya melontarkan protesnya, Atmaja sudah langsung berbicara.
'' Papa jangan salah.. nanti kalau aku punya suami aku akan sangat sayanggg sama dia pa. Melebihi sayang aku sama papa nanti.'' Ucap Kanya tersenyum kemenangan.
Saat itu juga Atmaja bersedih dan menundukkan kepala nya ke bawah karena mendengar ucapan anak semata wayang nya itu.
Kanya yang melihat sikap papa nya berubah pun dia merasa sangat bersalah dengan apa yang dia katakan barusan.Dia pun mulai mendekati papanya.
'' Papa.. jangan sedih dehh. Jangan mellow gini deh mukanya.. makin tua tauk pa, itu keriputnya keluar banyak tuh.'' Ucap Kanya menunjuk ke pipi Atmaja dengan nada bicara bercandanya.
Atmaja pun masih juga bersedih. Dan dia pun mulai memikirkan apa yang di katakan anaknya itu. Biar bagaimana pun juga cepat atau lambat dia harus melepaskan tanggung jawabnya pada putri kecilnya itu untuk diserahkan ke suaminya nanti.
'' Udah papahh jangan mellow lagi dong, aku kan juga jadi sedih. Walau aku sudah menikah dan punya suami nanti, papaku ini tetap cinta pertama aku dii dunia.'' Ucap Kanya menunjukkan senyuman nya.
'' Iya sayang.. papa percaya itu kok. Papa cuman mau kamu menikah dan punya anak agar papa bisa menggendong cucu lucu opa nantinya.'' Ucap Atmaja menunjukkan wajah cute nya.
'' Iya pa.. nanti sehabis selesai kuliah aku pasti akan terus bersama papa. Dan kalau masalah cucu aku sih ngga menjamin ya pah. hehe , kan papa tahu sendiri semua laki laki takut sama aku pah.'' Ucap Kanya.
''Tenang aja Nya.. papa akan memaksa kamu untuk feminim pastinya.. hehehe.'' Kekeh Atmaja
Dan pembicaraan itu berlangsung agak lama sembari tertawa dan meminum kopi yang sudah disiapkan ART mereka.
__ADS_1
HARI KEDUA PENYIKSAAN
Seperti hari sebelumnya, mereka berangkat dari rumah mewah mereka menggynakan taksi online dan menggunakan penyamaran mereka masing masing. Setelah semuanya sudah berkumoul di ruangan bu Sri, bu Sri oun langsung menjelaskan apa saja yang akan di pelajari mereka bertiga kali ini.
'' Jadi.. pelajaran selanjutnya adalah mempelajari cara mengepel dan mencuci piring ya semuanya.'' Ucap bu Sri memandang satu satu trio sejoli itu.
''Kalian kalau mengepel arahnya kemana?'' Tanya bu Sri.
Mereka bertiga yang mendapatkan pertanyaan seperti itu langsung berbisik sesama lain. Dan akhirnya mereka kompak memilih satu jawaban.
'' Ke depan bu.'' Jawab mereka bertiga kompakan.
'' Jadi cara mengepel yang benar itu.. arah tubuh kalian bergerak berjalan mundur seperti ini. Ada juga yang mengepel berjalan ke depan, tapi saya saranin berjalannya ke belakang seperti ini ya.'' Ucap bu Sri menjelaskan sembari memperagakan menggunakan benda yang bernama pel itu.
'' Yasudah ayo kita ke ruangan menyapu kemarin ya untuk mempelajari cara mengepel ini.'' Ucap bu Sri sembari beranjak dari duduk nya.
'' Jadi seperti yang saya praktikkan tadi cara mengepel nya. Ayo kalian praktikkan sekarang mengepel dari sudut sana sampai sudut sini ya. Dan jangan lupa sebelum mengepel kalian harus memberi cairan pewangi agar lantainya selain bersih harus wangi juga ya.'' Ucap bu Sri menjelaskan.
'' Yha bu..'' Ucap Atma,Kanya dan Ayu.
.
.
.
Ketika mereka mempraktikkan ?
********
Hallo guys.. maasih penasaran gak nih.. jalan ceritanya si tiga sejoli ini?
Aku sebenarnya baru banyak tugas.. tapi aku masih sempetin nulis untuk kalian ๐
Jadi jangan lupa kasih aku semangat juga ya guyss...
Caranya klik jempol di setiap eoisode, pencet like dan vote novel ini juga.
Se youuu..
^^^Salam dari Author๐^^^
__ADS_1