3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 42


__ADS_3

'' Terus kalo cover aku jelek , kenapa kamu mau jadiin aku pacar kamu ? '' Ketus Kanya.


'' Karena aku tak melihat kamu hanya dari cover. Aku juga melihat dari dalam hati kamu. Dan itu yang bikin aku jatuh cinta sama kamu.'' Jawab Aldo.


'' Kalau cover aku jelek , kenapa kamu masih mau sama aku?'' Kanya mengulangi pertanyaanya seakan belum puas dengan jawaban dari Aldo.


'' Karena cinta.''


'' Cinta ku padamu sangat besar sehingga aku kehilangan akal. Aku akan tetap menginginkan kamu calon istriku.'' Jawaban Aldo ini nampak nya membikin si cewek abal - abal bersemu merah hingga sekuat tenaga menahan tawa nya.


''Kamu tahu nggak aku sama kamu itu bagaikan apa ? '' Tanya Aldo masih setia menggenggam erat kedua tangan Kanya sembari sesekali mencium singkat kedua tangan Kanya.


'' Memang apa ? ''


'' Aku tanpa kamu itu bagaikan jemuran baju tanpa matahari. aku jemuran bajunya , kamu mataharinya. Jadi aku tanpa kamu akan lesu tak semangat seperti baju basah tak mendapat matahari yang akan apek dan bau. Jadi aku selalu ingin kamu di sampingku selamanya. '' Aldo mulai mengeluarkan ungkapan hatinya. Walaupun terdengar di telinga Kanya itu sebuah gombalan , tetapi memang itu isi hati Aldo.


'' Cehh gombal terus kebiasaan kamu.'' Ucap Kanya. Aslinya dalam hati dia berbunga - bunga ceria setiap aldo mengungkapkan isi hatinya pada Kanya yang dia anggap itu sebagai gombalan.


'' Makasih ya Do.'' Tadinya Kanya berniat menekan pelan pipi kiri Aldo. Ternyata yang terjadi adalah sebuah tamparan.


'' Aku salah ya sayang, kok di tampar sih?'' Ucap Aldo dengan lembut menatap intens wajah Kanya. Sakit tamparan Kanya pun tak seberapa daripada bahagianya dia bisa bertemu kekasihnya . Walau ada sedikit keributan tadi.


'' Haduh sakit ngga Do ? maaf ya.. tadi tu aku niatnya cuma mau towel pipi kamu doang. Kenapa aku jadi tampar kamu.'' Kanya langsung beranjak dari kursinya. Segera melangkah mendekati Aldo dan di belai nya pili Aldo yang dia tampar tadi.


'' Enggak apa apa kok sayang. Sakitnya hilang kalau aku lihat wajah kamu tersenyum.'' Aldo tersenyum senang melihat perhatian Kanya untuknya. Dia pun kembali mendudukkan paksa Kanya ke kursi tadi.


'' Kayaknya tangan aku kasar banget ya sayang ? gimana caranya agar tangan aku ini bergerak lebih lembut seperti wanita lembut di luar sana.'' Kanya terus menatapi tangan kanan nya dengan sendu.


'' Jangan paksakan diri kamu untuk melakukan yang belum terbiasa. Jadilah diri kamu sendiri saja sayang. Aku suka diri kamu yang sekarang ini , calon istriku.'' Ujar Aldo.


'' Beneran kamu se sayang itu sama aku ? sejak kapan ? '' Tanya Kanya.


'' Emmm sejak kapan yha ? sejak pertama kali aku bertemu kamu dan sejak kita berusaha menemui Nabila. Yang aku lihat di dalam hati kamu ada kehangatan walaupun luarnya kamu begini. Dan itu yang bikin aku tertarik jatuh cinta sama kamu.'' Jawabnya.


'' Oh iya. Kita masih belum bisa bertemu Nabila sayang. Besok kita usaha kesana lagi yha bertemu dia. Semoga dia baru free deh.'' Tiba - tiba Kanya kepiliran rasanya jadi Nabila pasti malu dan sakit hati babget.


'' Yasudah nanti saja kita pikirkan soal Nabila. Aku lapar nihh , ayo kita makan di cafe luar sayang.'' Ajak Aldo dengan nada manja.

__ADS_1


''Okke.''


Aldo dan Kanya pun berjalan menuju arah parkiran motor dengan bergandengan tangan mesra. Mereka melewati setiap lorong tak lepas dari tatapan mata orang - orang yang ada disana. Karena mereka tahu kalau Kanya sudah menghajar habis dua satpam sekaligus.


'' Do, kok banyak orang yang melihat ke arah kita yha ? berasa jadi tontonan kita.'' Tanya Kanya pada Aldo sembari masih berjalan menuju parkiran.


'' Itu karrna mereka tahu kalau kamu sudah menghajar kedua satpam depan. Makanya mereka takut sama kamu.'' Jawab Aldo.


'' Oww baguslah. Kalau mereka takut sama aku pasti mereka ngga akan pernah ganjen sama kamu. Karena aku ngga suka.''


'' Possesife banget yha kamu itu.'' Aldo mencubit gemas hidung Kanya.


'' Biarin.''


Sesampainya di parkiran , Aldo baru menyadari kalau ini parkiran motor. dan yang ada di depan matanya sekarang ada motor sport berwarna hitam bermerk kawasaki ninja 250 cc. Terlihat Kanya sedang memegang helm besar berwarna hitam.


'' Tunggu tunggu. Ini motor siapaNya.'' Tanya Aldo masih bingung.


'' Motor aku.'' Jawab Kanya tanpa ekspreksi.


'' Iyha.'' Jawabnya dengan santai.


''Kok ngga naik mobil kamu aja sih? kalau malam gini nanti kamu kedinginan dan masuk angin sayang.'' Aldo mulai mengkhawatirkan keadaan Kanya.


'' Aku sudah terbiasa naik motor Do. Karena menurut aku dengan kita naik motor kita bisa menikmati keindahan alam yang Allah beri ke kita. Dan aku tak akan melewatkan keindahan alam ini.'' Ucap Aldo.


'' Atap mobil kamu bisa dibuka sayang.'' Aldo masih kekeh dengan Kanya yang tak boleh mengendarai motor. Itu demi keselamatan sang kekasih.


'' Iyha tapi jalanan macet sayang. Dan aku lebih suka naik motor karena cepat sampai tujuan.'' Kanya mencoba mode on manja ke Aldo agar dia tak dilarang memakai motor.


'' Yasudah tak apa. Yang penting kamu harus me nomer satu kan keselamatan berkendara apalagi pada diri kamu sendiri.'' Ucap Aldo.


'' Siapp ketua.'' Kanya memberikan tanda hormat seperti upacara bendera anak SD.


'' Yasudah ayo ke mobil aku.'' Aldo ingin menggandeng tangan Kanya. Tetapi Kanya tepis dengan menyatukan kedua alisnya.


'' Loh katanya tadi boleh naik motor. Trus ngapain harus ke mobil kamu ? kamu mau ambil barang atau gimana , aku tunggu disini saja.'' Ucap Kanya.

__ADS_1


'' Aku tidak ingin ambil barang. Aku ingin ajak kamu kr cafe pakai mobil aku. Ini sudah malam dan kamu akan kedinginan jika pakai motor sayang.'' Ucapnya dengan nada se lembut mungkin agar kekasihnya ini mau dia ajak menggunakan mobil nya agar tak masuk angin.


'' Tapi aku ingin nikmati angin malam dan melihat bintang berkerlipan di malam ini sayang.'' Kanya menambah aktingnya dengan berwajah sedih.


'' Kamu lupa kalau mobil aku bisa dibuka atapnya? Kita bisa menikmati malam ini dengan mobil yha.''


'' Ayolah sayaangg. Aku ingin naik motor saja.'' Kanya masih kekeh dengan pilihannya tadi sembari memutar otak apa yang bisa bikin kekasihnya melunak. Ide pun muncul secara tiba-tiba di otak Kanya. Dia sangat berterimakasih dengan otaknya yang selalu ceoat bekerja.


'' Yawdah deh kita naik mobil kamu aja.''


'' Gitu dong sayang. Calon istri aku ini penurut.'' Aldo mencium lembut sekilas kening Kanya.


'' Eh tapi aku lebih suka kalau ada lelaki yang pakai motor. Aura tampannya tuh kelihatan banget. Gagah,pemberani, Berwibawa. Wajah kesatria nya itu kelihatan banget. Seperti di film-film action yang aku sering lihat.'' Kanya mencoba memanas-manasi Aldo dengan memuji lelaki lain. Dengan mimik wajah yang dia rubah menjadi seperti orang sedang membayangkan sesuatu. Dan memang Kanya lebih suka menonton film action dan komedi daripada film romance.


'' Ada gunanya juga si Atma ngajarin guwe akting kayak drakor.'' Batin Kanya.


'' Sayang nanti kalau di jalan bertemu lelaki naik motor sport aku mau ajak kenalan yha.'' Menambah memanas - manasi Aldo. Terlihat wajah Aldo sudah berubah menjadi masam. Itu artinya Kanya berhasil.


'' Kamu tidak boleh memikirkan lelaki lain selain aku ! yasudah kita naik motor. Sini aku yang bawa.'' Aldo langsung mengambil kunci motor Kanya dari sang pemilik dan langsung memposisikan durinya di atas motor.


'' Yes yes berhasil. Kali ini kamu berguna Atma.'' Batin Kanya bahagia.


'' Ayo sayang tunggu apalagi. Aku akan tunjukkan padamu bahwa aku lelaki paling tampan dan gagah yang ada di hati kamu.'' Aldo sedikit berteriak untuk memanggil Kanya yang masih diam di tempat.


'' Ii iyha sayang. ''


'' Yaampun dia terlihat lebih tampan naik volume 30 % jika begini.'' Batin Kanya menatap Aldo sehingga tatapan mata mereka bertemu.


Kanya pun langsung duduk di belakang Aldo dan segera memakain helm nya.


'' Sudah siap?''


'' Lets goo.'' Kanya bersemangat sekali malam ini.


...*******...


Jan lupa buah tangan like and komennya yha... biar ako kenyang.. hehehe.

__ADS_1


__ADS_2