3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 62


__ADS_3

Seminggu telah berlalu,


Keadaan trio gesrek dan perusahaan mereka berjalan lancar tanpa hambatan. Kecuali Atma yabg permasalahannya belum selesai hingga seminggu ini.


Para orang tua pun sudah mempercayai perusahaan mereka sepenuhnya jatuh pada para anak wanita cantik mereka.


'' Jam 5 sore nanti aku langsung jemput kamu ya sayang.'' Ucap Aldo pada sang istri , Kanya lewat sambungan telephone.


'' Iya.'' Jawab nya singkat seperti biasa.


Aldo dan Kanya nanti berencana akan kembali mendatangi rumah tempat perbudakan wanita itu. Masih ingatkah kalian tentang perempuan bernama Nabila ?


Nabila Eka Suroso adalah putri semata wayang dari bapak Budi Suroso yang sempat terserempet oleh Kanya dan Aldo waktu itu.


Karena telah terlanjur membuat janji dengan pak Budi, Kanya dan Aldo pun akan berusaha untuk mendapatkan Bila kembali untuk pak Budi.


Sore ini , waktu telah menunjukkan pukul 05.00 tepat. Kanya pun mulai berkemas - kemas sembari menunggu Aldo. Setelah dirasa barang-barang yang dia kemasi cukup , Kanya pun langsung melangkahkan kakinya keluar dari ruangan besarnya.


Tetapi sebelum sepenuhnya keluar, dia sudah di hadang oleh orang-orang menyebalkan di hadapannya.


Mereka lah Atma , Ayu , dan Alno suami Ayu. Mereka bertiga baru saja keluar dari lift yang mengarah langsung ke hadapan ruangan Kanya. Yang artinya , letak lift dan ruangan Kanya berada di satu lorong dan berhadapan dengan simeteris yang tepat.


'' Ngapain kalian disini? '' Tanya sang Kanya dengan sewot serelah dia menutup pintu ruangannya dengan sempurna.


'' Kita mau ngajakin lo sama suami lo buat hangout bareng .'' Jawab Ayu tersenyum cerah.


''Ngga ada hari lain?'' Masih sewot.


'' Ya ada sih. Cuman mumpung hari ini lumayan free aja.'' Jawab Ayu.


'' Kemana?''

__ADS_1


'' Kita belum nentuin tempat. Nanti aja di rundingin waktu perjalanan.'' Sekarang giliran Atma yang menjawab pertanyaan Kanya.


Kanya spontan menatap ke arah Alno yang sedari tadi diam mendengarkan para wanita itu berbicara. Dia berdiri di sebelah kiri Ayu sang istri. Sedangkan Atma berada di tengah Ayu.


Kanya menatap suami sahabatnya itu dengan dingin dan mencekam.


'' Apa! Kenapa natap guwe gitu. Guwe ga tau apa-apa yha. Si kunyuk satu itu tuh yang ngajakin.'' Alno berbicara menunjuk Atma menggunakan dagunya.


Sudah satu minggu harusnya bini guwe udah ga bocor dan guwe bisa buka gawang. Lah ini si kunyuk malah ngajakin hangout , dasar makhluk pengacau. Batin Aldo kesal.


'' Trus bini guwe setuju. Yaudah guwe ikutan daripada di rumah sendirian.'' Lanjut Alno.


'' Hari ini guwe gabisa. Ada urusan penting bareng Aldo.'' Jawab Kanya dengan jelas. Meskipun tanpa tujuan jelasnya dia dan Aldo akan kemana.


'' Udah suami istri di lupain dah inces syantiknya.'' Celetuk Atma.


'' Diem lu nyuk!'' Alno menyergah Atma si orang rempong.


'' Kesuatu tempat untuk menepati janji.'' Jawab Kanya sejujurnya.


'' Heh Nya. Guwe tahu tuh mulut lu ngga banyak bicara. Tapi yang jelas kek kalo jelasing jangan potong - potong gitu napa dah.'' Atma selalu kesal dengan Kanya yang selalu bercerita terpotong-potong seperti di suatu aplikasi hits sekarang yang berbicara menggunakan banyak part.


Kanya menengok hanphone nya yang memunculkan notif dari nama '' Aldo '' . Aldo mengetik pesan berisiakan '' Sayang, aku sudah ada di bawah. Mau aku susul ke atas atau kamu turun ke bawah?''.


Begitulah isi pesan dari Aldo untuk istrinya. Dan Kanya membalas bahwa dirinya akan turun ke bawah.


'' Kita turun saja dulu. Dibawah ada Aldo , biar dia yang jelasin sama kalian semua.'' Setelah mengatakan itu, Kanya langsung melangkahkan kakinya meninggalkan ketiga orang itu dan menuju lift di depannya.


Setelah termenung sebentar Atma, Ayu dan Alno langsung menyusul Kanya uuntuk memasuki lift dan turun ke bawah bersama. Dan keadaan di dalam lift sekarang terlihat sunyi karena tak ada yang mulai berbicara.


Setelah sampai di lantai bawah , Kanya langsung mencari keberadaan Aldo dan diikuti ketiga orang itu di belakangnya. Setelah menemukan Aldo, Kanya langsung mencium telapak tangan dan memeluk sang suami. Sama seperti Ayu di kesehariannya juga.

__ADS_1


Dan apa kabar Atma? dia sudah kebal dengan ini semua! ya..walaupun masih selalu kesal karena para sahabatnya ini tidak memiliki peri ke jombloan.


'' Kenapa mereka bisa ada sama kamu?'' Tanya Aldo pada istrinya, Kanya.


Kanya pun menatap Ayu dan Atma pertanda mengkode apa yang mereka tanyakan pada dirinya tadi.


'' Oh iya kalian mau kemana?''


Aldo menatap Kanya bertanda meminta perserujuan. Dan Kanya pun tersenyum samar dan menganggukkan kepalanya.


Dan di dalam basemant tempat parkir mobil itu, terjadilah tragedi bercerita dalam petang oleh mereka. Aldo menceritakan semua pada ketiga orang yang tadi menguntit sang istri. Mereka bercerita dengan keadaan berdiri sendiri-sendiri dengan pemandangan gedung-gedung dan langit yang seiring menit semakin gelap.


'' Oo jadi kalian punya kenalan di tempat haram itu?'' Ayu jaget setelah mendengarkan cerita dari Aldo.


'' Keren banget kalian bisa beradaptasi sampe tempat kayak gitu.'' Atma tersenyum jahil dengan menggelengkan kepalanya seolah dia tak menyangka kejadian itu terjadi pada mereka.


'' Heh kunyuk. Sekali-kali itu otak lo perlu di cuciin di diller mobil deh.'' Srobot Alno yang sering bertengkar dengan Atma.


'' Heh! mau beradaptasi gimana. Kita beberapa kali ke sana belum juga ketemu sama Bela. Banyak alasan mereka buat ga bilang keberadaan Bela. Kita malah ketemu sama muc*kar* pemilik tempat itu. Dan sumoah dia ngeselin banget.'' Kesal Aldo membantah ucapan Atma.


'' Ngeselin? gimana maksud kamu ?'' Tanya Alno.


'' Ya aku sama Kanya udah bicarain buat bisa ga kita bawa pulang Bela dari situ. Dan si muci kari itu minta tebusan. Gatahu dirinya dia minta 3 milyar!''


'' Gila!''


.


.


Like , vote and favorite nya kk..

__ADS_1


^^^_ Makasiii _ ^^^


__ADS_2