3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 69


__ADS_3

Saat mendengar bisikan sensasional di telinganya , tubuh Bela terasa bergetar ketakutan. Jantung yang tadinya berdetak kencang pun kini bertambah kencang lagi.


'' Maksud anda apa tuan? saya mohon maaf jika membuat kesalahan. Beri saya waktu untuk mengembalikan kamar ini pada keadaan semula.'' Bela memohon di deoan pria tersebut. Kedua telapak tangan Bela dia katupkan dan diletakkan diatas kepalanya. Berharap Bela masih bisa bekerja disini hingga seterusnya.


'' Kamu wanita yang sudah dibawa si tua itu. Jadi kamu milikku malam ini sayang.'' Bisik pria tersebut. Salah satu tangannya melepas kedua katupan tangan Bela, sedangkan yang satu memegang dagu Bela hingga kedua mata mereka bertemu dengan jarak dekat.


Bahkan hembusan nafas pria tersebut kini bisa Bela rasakandengan jelas.


'' Apa maksud anda tuan. Tolong lepaskan saya!'' Bela terus bergerak agar bisa terlepas dari pria yang ada di deoannya kini.


'' Malam ini kau milikku. Tidak akan ku biarkan kau pergi sebelum aku puas.'' Tanpa menunggu, pria tersebut mengencangkan cengkeraman tangannya pada dagu Bela. Menarik wanita tersebut hingga bibir mereka berdua menyatu.


Detik itu juga Bela merasa kaget dan tak percaya dengan apa yang terjadi sekarang. Dengan berani pria asing di depannya itu mencium Bela secara paksa. Ciuman itu dilakukan dengan kasar dan penuh paksaan. Bola mata Bela membesar sempurna , diikuti sedikit demi sedikit buliran cairan bening yang menetes dari pelupuk mata indah Bela.


Ciuman terlepas.


Dengan usaha merebut semua udara yang ada, Bela memberanikan diri menatap pria kurang ajar di depannya. Selama ini Bela selalu menjaga apapun yang ada pada dirinya. Bahkan Bela tak pernah mau berpacaran dan ingin langsung menikah. Dia ingin memberi ke -spesialan kepada suaminya kelak.


Tapi apa yang dia hadapi sekarang?!


Ciuman pertamanya. Ciuman pertama nya telah direnggut si pria brengs*ek di hadapannya ini. Entah terlalu polos atau terlalu sayang pada dirinya, Hanya sebuah ciuman yang direnggut pun dia merasa dirinya kotor karena sudah melakukannya dengan seorang pria yang entah siapa dia saja Bela tak tahu!


" Kenapa kau diam?'' Pria tersebut memecah keheningan yang ada. Dia menatap Bela yang sedaritadi melamun dengan air mata yang terus membanjiri.


'' Ke-kenapa anda melakukan semua ini pada saya tuan?'' Tanya Brla tersendu-sendu karena berusaha menghentikan tangisannya.


Apa aku ada salah padanya?


'' Kenapa kau bertanya seperti itu? sudah jelaskan bahwa kau malam ini hanya milikku! setelahnya kau bebas pergi kemanapun kau suka.'' Jawab pria itu. Entang!


'' Tapi saya tak mau melakukannya tuan. Saya mohon lepaskan saya. Bahkan anda sudah merenggut ciuman pertama pada ku.'' Ujar Bela mengiba.

__ADS_1


'' Hahahahahaaaa.....'' Dengan tak tahu dirinya kau tertawa. Dasar pria terkutuk.


'' Ini ciuman pertamamu? Haha aku tak percaya sama sekali!'' Ujarnya menghentikan tawa.


'' Saya berani sumpah demi tuhan tuan! saya tak ingin kesucian saya terenggut begitu saja. Tolong tuan bebaskan saya.''


Malam ini sangat menarik. Batin pria tersebut.


Pria itu mulai membuka kancing kemejanya satu persatu. Hitungan detik kemeja bermerek itu telah seperti lap lantai begitu saja.


'' Aku akan membebaskanmu.''


Sebuah kalimat yang mampu membuat wajah Bela kembali tegak menatap ke depan. Hingga saat pandangan Bela telah sempurna ke arah depan, dia dikagetkan dengan keberadaan pria asing tersebut yang berada sangat dekat dengan tubuhnya.


Dan apa ini? Dia telanjang dada dengan tak tahu malunya. Menampilkan perut buncitnya dengan tak tahu diri.


'' One night sayang.'' Bisikan sensual di telinga Bela mampu membuat seluruh tubuh Bela gemetaran.


'' Jangan tuan. Saya mohon jangan.'' Bela terus menolak dan memberontak kala pria itu menarik tubuhnya mendekati ranjang. Kedua tangan Bela menyilang menutupi benda berharga di dirinya. Kedua kakinya pun tak mau kalah dengan merapatkan. Serapat rapatnya.


Sepanjang permainan yang dilakukan pria itu, Bela terus saja menangis dan berteriak karena ini pertama kalinya untuk seorang Bela. Apalagi pria sialan ini bermain dengan sangat kasar!


Aku bodoh. Bapak ibu, maafin Bela. Aku tak punya harga diri lagi, hiks. Aku tak SUCI!!


.


.


'' Dasar gatau diri! Jelek aja sok kegantengan mainin perempuan seenaknya. Siapa nama tu cowok?'' Sungut Atma emosi kala mendengar Bela bercerita.


'' Diamlah. Kau memotong orang lain berbicara dan itu tak sopan!'' Tegas Ayu.

__ADS_1


'' Tapi guwe emosiii sama tu cowok. Siapa dia berani banget mainin wanita. Wanita seharusnya mahkota dan bukan tanah yang harus diinjak setiap saat?''


'' Yah.. Saat dia pergi, dia sempat mengatakan identitas dia. ''


'' Dia seorang dokter dan namanya Yoga. Hanya itu yang aku ketahui.'' Ucap Bela sembari terus menangis mengingat masa kelamnya dulu, hingga dia terjerumus di jalan salah seperti ini.


Aldo yang daritadi hanya mendengar sebagai penyimak pun menegakkan kepalanya saat mendengar nama Yoga. Apalagi seorang dokter?


'' Dokter Yoga?'' Tanyanya tiba-tiba.


'' Lo kenal dia?'' Tanya Atma.


'' Ada senior guwe namanya dokter Yoga. Dan daru segi karakter tubuhnya, dokter Yoga emang mirip kayak yang di bilang Bela. ''


'' Bisa saja hanya mirip.'' Celetuk Kanya.


'' Coba lo ada fotonya ga?''


'' Engga.''


'' Payah lo. Harusnya lo punya foto tu orang biar kita ga berburuk sangka dan nyata siapa dalangnya.'' Emosi Atma yang harusnya mendapat hasil, digagalkan dengan nasib.


'' Emang guwe penguntit yang suka kepoin dia apa.'' Balas Aldo. Kesal.


'' Trus gimana kelanjutannya?'' Tanya Ayu kepo.


'' Pagi harinya aku coba kabur saat dia masih tidur. Tapi dengan keadaan bagian bawahku yang masih sangat sakit, aku ga bisa kari dan hanya jalan kecil saja. Berharap dia ngga ngejar aku karena kan dia bilang hanya satu malam. Ternyata omongannya hanya bualan semata. Nyatanya dia berlarian ngejar aku. Aku yang waktu itu panik berlarian tak tahu arah dan terua nengok ke belakang berharap orang itu sudah lelah. Tapi nihil. Karna ga konsentrasi dan buru-buru, akhirnya aku menabrak wanita cantik. Aku di bawa olehnya dan pria tadi habis disikat para preman suruhan wanita itu.''


.


.

__ADS_1


Maaf ya semua kalo tulisan ku dari episode 1 sampe sini ga nyambung. Banyak typo lagi. Karena emang aku kalo nulis tanpa persiapan dan langsung aja yang ada di otakku aku keluarin.


Karena emang aku suka ngarang sama otakku sendiri. Dan makasiii yang udah mau baca samoe sini. Love you alll


__ADS_2