3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 29


__ADS_3

''Disini yang saya butuhkan bukan hanya kepintaran kalian. Tapi juga kedisiplinan,kejujuran,kesopanan terhadap sesama. Karena kalian itu posisi nya semua sama. Baru jadi atasan rendah aja udah sombong!'' Ucap Ayu sinis.


'' Peraturan disini akan saya tambah!'' Ucap Ayu tegas.


'' Pertama,tidak ada yang pacaran saat bekerja. Atau mungkin tak ada yang boleh pacaran di kantor ini, karena kantor ini hanya untuk bekerja!. Kedua, kalian harus disiplin dan datang tepat waktu ke kantor. Kalao tidak SP 1. Ketiga,kalian harus saling menghormati satu sama lain. Harus saling menghormati bagi sesama manusia.'' Ucap Ayu panjang lebar mencantumkan peraturan barunya.


'' Kalian paham?''


Para karyawan diruangan itu tak ada yang menjawab karena masih menimang pikiran. Dan mereka yang sering membanggakan diri atas jabatan nya pun harus diam tutup mulut tak ada hinaan untuk orang rendah. Begitu sepertinya pikiran mereka.


Tak ada yang menjawab. Semua karyawan bengong dengan pendapatnya masing-masing.


'' BRAK!.'' Suara gebrakan meja.'' Kalian ga dengar saya bicara tadi? kenapa ngga jawab!'' Ucap Ayu dengan nada sedikit ditinggikan.


'' IYA BU!'' Ucap para karyawan.


'' Bagus. Kalian harus hafal peraturan itu diluar kepala kalian. Jangan coba-coba menipu saya karena mata saya ada dimana-mana. Kalau ada yang tak setuju dengan aturan saya kalian keluar dari sini!.'' Ucap Ayu dan setelahnya dia meninggalkan ruangan bersama Pratama menuju ruangan utama kantor.


'' Ganas juga kamu Yu.'' Ucap Pratama yang sudah duduk di sofa ruangan besarnya.


'' Haha iya dong.. anak siapa dulu.'' Ucap Ayu membanggakan keganasannya.


'' Yasudah papa balik ke rumah dulu ya. Mau menikmati masa tua papa bersama mama.. hehe. Kan sekarang ada kamu dan papa percayakan semuanya pada kamu. Satu bulan lagi seluruh atasnama perusahaan ini akan berpindah tangan pada kamu Yu.'' Ucap Pratama.


'' Hm.. oke papa istirahat aja di rumah. Masalah kantor serahin aja ke anak papa ini. Aku bisa menghandle semuanya dan nanti kalo aku tak faham dolumen nya aku bisa minta tolong di jelasin sama sekertaris utama ku.'' Ucap Ayu yang membuat hati Pratama sedikit lega mendengarnya.


'' Papa pulang dulu ya nak.. selamat bekerja.'' Ucap Pratama memberi tangannya dan Ayu mencium punggung tangan Pratama. Pratama berjalan menuju pintu tuangan itu.

__ADS_1


'' Okke pa.. hati-hati di jalan ya pa!''


*********


Di sisi lain perusahaan Pratama yang sudah selesai dengan pengenalan Ayu sebagai pewaris tunggal Pratama group, Kanya baru memulai ingin berpidato nya pada semua karyawan. Bukan pidato sih.. lebih tepatnya semua karyawan itu di sidang oleh Kanya.


Kanya menyidang karyawannya di lorong kantor agar semua karyawan berdiri dan tak ada yang duduk. Sedangkan Kanya dan Atmaja menduduki kursi yang sudah dipersiapkan assisten Atmaja.


Kanya mulai berdiri dan memulai pidatonya. Dia membawa tongkat baseball untuk berpidato. Dan itu membuat bulu kuduk para karyawan bergetar terus. Awalnya Atmaja tak memperbolehkan Kanya membawa tongkat itu karena berbahaya. Kalau saja Kanya nanti tersulut emosi, dia bisa saja memukul otang itu menggunakan tongkat base ball yang dia gunakan. Tapi Kanya bilang dia tak akan memukul badan karyawan itu. Hanya sedikit menakuti mereka dengan gebrakan kecil di benda-benda sekitar mereka. Dan mau tidak mau Atmaja turuti ajalah permintaan Kanya. Karena dia sudah janji takkan menyakiti orang dan dia juga keras kepala sekali.


'' Kalian tahu siapa saya?'' Tanya Kanya pada seluruh orang di lorong panjang yang sedang berbaris rapi. Berbeda dengan Ayu yang belum menampakkan wajah aslinya, tapi kini Kanya sudah membuka wajah aslinya sebelum bertemu para karyawan nya.


'' TIDAK BU.'' Ucap para karyawan itu dengan kompak.


'' Kalian pasti kenal seorang OG cupu dengan kepangan nya. Dan itu lah saya.'' Ucap Kanya.


'' Saya Kanya Dimana Atmaja. Pemimpin baru Atmaja group. Pewaris tunggal perusahaan ini dan big bos besar kalian semua.'' Ucap Kanya penuh penekanan.


Semua orang di lorong itu dibuat tertawa oleh Kanya. Karena nama panjang Kanya yang agak aneh, mereka tertawa terbahak-bahak dengan ucapan Kanya barusan.


'' BRAK!'' Kanya memukul lantai dengan keras menggunakan tongjat baseball yang dia bawa. Tindakan Kanya membuat semua karyawan yang tertawa tadi terdiam termasuk Atmaja sekalipun. '' Kenapa tertawa? ada yang lucu?'' Ucap Kanya meninggikan intonasi nada nya.


Para karyawan itu langsung terdiam dan membisu. Lorong panjang yang tadinya dipenuhi tawa para karyawan menjadi sunyi tanpa suara. Yang ada hanya suara hils Kanya yang sedang berjalan masuk ke barisan para karyawan.


Kanya mencengkeram salah satu baju karyawan pria yang dengan asal dia cengkeram kerahnya. Pria itu hanya tertunduk dan tak berani melawan Kanya. '' Kenapa kalian tertawa? JAWAB!'' Ucap Kanya meninggikan suara nya di dalam barisan karyawan sambil mencengkeram kerah baju karyawan pria itu.


'' Ka-karena nama ibu lucu bu.'' Ucap Karyawan yang kerahnya di genggam keras Kanya. Dan mau tidak mau dia harus menjawab. Kalau tidak bisa-bisa kepala nya pecah kena tongkat base ball yang dibawa Kanya mengitari karyawan.

__ADS_1


'' Hah?lucu?lucu dari mana?'' Tanya Kanya pada salah seorang karyawan wanita yang sudah dia tatap tajam.


'' Karena nama ibu Kanya 'DIMANA' Atmaja. Seolah nama nya kayak mencari pak Atmaja gitu bu.'' Ucap karyawan wanita yang sedari tadi menerima pelototan mata Kanya dengan kalimat 'DIMANA' nya di perjelas.


Semua karyawan yang mendengar penjelasan salah satu dari mereka itu ikut tertawa dalam sunyi. Artinya tertawa kecil agar Kanya bos besar nya itu tak tahu. Tapi pendengaran Kanya masih bisa mendengar dalam frekuensi yang sangat tajam sehingga mendengar suara tawa karyawannya itu.


'' HENTIKAN TAWA KALIAN!'' Ucap Kanya dengan nada keras membentak yang membuat lorong itu menjadi sunyi kembali.


''Kamu,kamu,kalian, kamu yang di ujung samping kanan, kalian berdua yang gemetaran semua MAJU KE DEPAN!'' Ucap Kanya mengitari seluruh barisan karyawan dan menunjuk karyawan yang dia tunjut dengan jari nya tadi untuk maju ke depan. Tapi tak ada yang melangkahkan kaki nya menuju ke depan karena ketakutan.'' Kalian yang saya tunjuk akan saya beri hadiah!''. Ucap Kanya melanjutkan kalimatnya dan yang benar saja, kalimat Kanya itu membuat beberapa orang yang ditunjuk nya tadi melangkahkan kaki ke depan dengan sendiri nya dan dengan sedikit kesombongan mereka. Belum tahu saja mereka apa yang bakalan Kanya lakukan pada mereka.


''Dan terakhir kamu maju ke depan!'' Ucap Kanya pada mantan kepala OG OB nya yang songong dengan menunjuk dia menggunakan jari nya Kanya dan dengan nada sombong nya Kanya.


Keren juga guwe tadi hahaha. Setelah semua yang ditunjuk Kanya maju kedepan, Kanya ikut maju mengikuti beberapa orang yang dia tunjuk kedepan dengan langkah dan gaya sok keren Kanya.


Semua orang yang ditunjuk Kanya sudah berbaris rapi di depan. Sebelum rencana nya mengomel,Kanya menenggak air minum yang disiapkan di meja yang kursi nya diduduki Atmaja.


Kanya sudah mengelilingi barisan orang-orang yang dia tunjuk tadi yang katanya ingin memberi mereka hadiah. Tapi entah apa yang akan Kanya lakukan. Walaupun di janjikan hadiah pada Kanya, para karyawan itu terlihat keringat dingin dan gemetaran.


'' Tap..tap..tap..tap.'' Suara langkah kaki Kanya yang menggunakan hils mengelilingi Karyawan yang di tunjuknya. Suara hils nya Kanya menggema di ruangan sunyi dan membuat ketegangan para karyawan bertambah 10%.


.


.


.


**************

__ADS_1


Hai hai.. ada yang penasaran gak nih apa yang bakalan Kanya lakuin ke karyawan nya? apa di banting, dibuang ke sumur, atau di gantung?.. haha saksikan dan Pantengin terus cerita novelnya 😉


__ADS_2