
'' Apa apaan ini? kalian masak abu?'' Tanya Perwira dengan melototkan matanya merasa kaget.
'' Pantes saja seperti kebakaran beneran. Orang yang dimasak masakan gosong.'' Ucap Atma.
'' Hahaha.. siapa ini yang punya ide seperti ini?'' Tanya Kanya tertawa.
'' Siapa lagi kalau bukan para orangtua kita yang sangat jahil ini.'' Ucap Ayu menatap malas pada para orangtua mereka itu.
Para orangtua mereka itu pun semakin dibuat bingung dengan ulah para chef itu. Mereka kan menyuruhnya memasak agar menimbulkan asap yang banyak. Pikir para orang tua mereka itu,para chef memasak masakan seperti di menu dengan tingkat api yang besar sehingga menimbulkan banyak asap. Bukan malah menggosongkan makanan. Mana se panci nya juga ikutan gosong lagi gara gara kelamaan menyalakan api nya. Kalau gini bisa-bisa terjadi kebakaran yang beneran.
'' Kalian kenapa malah menggosongkan makanan?'' Tanya Perwira.
'' Kata bapak kan masak yang menimbulkan asap banyak dalam waktu yang cepat.'' Ucap salah satu chef itu.
'' Iya.. kan saya meminta masakan asli yang bisa di makan manusia. Dan bukan masakan gosong seperti abu mayat seperti ini.Dan saya berfikir setelah kalian masak masakan saya dan semuanya bisa langsung menikmati makanannya. Iya sih asapnya menjadi banyak sama persis seperti yang saya inginkan. Tapi bukan menggisingkan makanannya juga dong.'' Ucap Perwira.
Para chef yang turut memasak masakan gosong bak abu mayat itu hanya bisa tersentum kikuk. Bagaimana tidak bingung? para bos nya itu menuntut mereka agar cepat menimbulkan asap. Dan menggosongkan adalah salah satu cara yang tepat untuk menyelesaikan semua masalah itu.
'' Bapak tadi yang meminta ke kita agar masakannya cepat menumbukkan asap. Dan ini salah satu jalan keluar nya pak. Dengan menggosongkan masakan kan otomatis asap nya akan berhamburan kemana-mana dengan sendirinya.''Ucap salah satu chef itu dengan polos.
'' Iyaa..sudah-sudah jangan debat lagi.. lagian panci kan bisa beli lagi, wajan juga. Nanti kita serahkan saja semuanya pada maneger cafe ini.'' Ucap Hana mencoba menyelesaikan masalah.
'' Yang paling penting kalian bertiga sekarang pergi mandi di tolilet cafe ini. Kalian sudah basah kuyup.. nanti jadi masuk angin lagi kalian.'' Ucap Indah menatap ketiga anak mereka itu.
'' Siapp boss besarr.''
'' Ya tan.''
'' Okke aunty.''
Setelah mereka bertiga selesai mandi dan mengganti pakaiaannya dengan pakaian baru dan kering, mereka bertiga langsung bergegas ke meja makan yang sudah terletan berbagai jenis makanan enak disana. Karena sejak dari rumah mereka belum sarapan, alhasil para cacing di perut mereka pada demo keras dan membuat suara memalukan dari perut mereka bertiga pun terdengar jelas di telinga para orangtua mereka itu.
'' Krunyukk!''
'' Krunyukk!''
'' Krunyukk!''
Suara krenyukan dari perut ketiga sejoli itu yang terdengar sangat jelas di telinga para orangtua mereka.
'' Udah.. sini kalian tidak usah malu-malu. Perut kalian itu tidak bisa bohong.'' Ucap Indah.
'' Lagian malu sama siapa sih? cuman ada kita-kita ini saja disini. Kayak sama siapa saja kalian ini.'' Ucap Hana.
Dan memang benar di rungan itu hanya ada keluarga aneh itu saja. Karena ruangan yang mereka pakai adalah ruangan VIP khusus. Dan lagi pula ini masih pagi. Pengunjung baru sedikit datang di meja biasa.
'' Cacing-cacing di perut kalian udah pada demo tuh. Udah sini makan.. sikattt!!'' Ucap Salwa.
Tak menunggu waktu lama, ketiga sejoli itu langsung menyikat habis semua makanan yang ada di hadapan mereka. Dan kalau sudah maruk makan seperti itu mereka tak ada rasa malu lagi pastinya. Setelah hampir semua makanan disana hampir habis, yang tak lain dalangnya adalah tiga gadis itu, tinggap lah tersisa satu menu masakan Yautu cumi kecap asam manis. Terjadilah perebutan makanan itu.
'' Ini punya aku ya cumi nya! kalian tadi sudah makan banyak.'' Ucap Kanya sambil mengambil alih piring cumi.
__ADS_1
'' Enak aja ini punya guwe. Kalian yang makannya lebih banyak.'' Ucap Atma merebut piring cumi dari tangan Kanya.
'' Ga ada. ini punya guwe. Jelas-jelas kalian berdua yang makannya lebih maruk.''Ucap Ayu mengambil alih piring cumi dari tangan Atma.
Alhasil terjadilah tarik-tarik an memperebutkan si piring cumi itu. Tragedi tarik-menarik pun terjadi.
'' Ini punya guwe!''
'' Nggak ini punya ku!''
'' Kalian harus ngalah sama guwe!''
'' Gamau pokoknya ini punya guwe!''
'' Punya guwe!''
''Punya guwe!''
'' Punya guwe!''
''STOPP!!'' Teriak para orangtua mereka dengan kompakan secara lantang yang membuat perdebatan mereka bertiga pun terhenti.
'' Kalian ini. Sudah lulus kuliah kok masih saja berdebat. Masalah makanan lagi.'' Ucap Pratama.
'' Iya.. kayak nggak pernah dikasih makan saja kalian.'' Ucap Atmaja.
'' Yasudah.. dari pada kalian ribut terus. Ini si cumi kasih ke perut kita saja.'' Ucap Perwira.
Mereka memang sudah seperti sahabat setia selamanya. Atma,Kanya dan Ayu sudah mereka semua anggap seperti berlian mereka yang tak terdapat dan tak ternilai harganya. Maka dari itu mereka harus menjaga extra ketiga gadis cantik itu. Hingga akhrirnya kelak mereka akan melepaskan ketiga gadia cantik nya dengan suami mereka nantinya. Hari dimana hari paling menyedihkan bagi mereka dan hari yang haru.
Jadi, ketika sedang menghakimi ketiga gadis itu, mereka para orangtua semuanya ikut marah pada semua gadis itu. Dan mereka juga akan bergembira bersama-sama ketika semua keluarga sahabat ini bahagia. Dan semoga di kedepannya cucu dari para orangtua mereka ini bisa bersahabat pula layaknya mereka semua saat ini.
'' Yang jadi pertanyaan ku dari tadi, ngapain kalian ngajak kita bertiga pagi-pagi ke cafe ini?'' Tanya Atma.
'' Jadi.. mulai hari ini dan siang ini kalian akan bekerja di perusahaan kalian masing-masing. Ya walaupun masih atas nama kami para ayah kalian, kalian harus secepatnya mempelajari poin penting dalam setiap perusahaan.'' Ucap Perwira.
'' Trus kalian juga kan kuliah jurusan bisnis, pasti kalian mengerti dong yang mana karyawan yang mencoba mengkhianati perusahaan kita ini?'' Ucap Pratama.
'' Iya.. dengan kalian melihat secara terperinci setiap file yang ada di meja para staf pekerja kantor secara teliti, kalian pasti akan mengerti siapa yang sudah mencoba mengkhianati perusahaan kita.''Ucap Pratama.
'' Bentar deh.. aku masih nggak ngerti.'' Ucap Atma bingung.
'' Maksud kalian kita bertiga siang ini bekerja di perusahaan gitu?'' Tanya Ayu.
'' Iya.. kalian akan bekerja di perusahaan kami.'' Ucap Perwira menatap Pratama dan Atmaja.
'' Bekerja jadi apa?'' Tanya Kanya.
'' Kalian akan bekerja menyamar menjadi OG alias Office Girls.'' Ucap Atmaja menyunggingkan senyuman tipisnya''.
'' WHAT?'' Teriak Atma,Kanya,dan Ayu.
__ADS_1
'' Seriusan cuman jadi OG?'' Tanya Atma.
'' Jadi,kita susah payah kuliah di Luar negri,sampai mendapatkan prestasi terbaik. Sampai Indo cuman mau jadi OG?'' Ucap Kanya drngan nada Kesalnya.
'' Trus kalau misalnya kita sampai sini cuman jadi OG, ngapain juga kita kuliah jauh-jauh di luar negri? capek tauk.'' Ucap Ayu dengan bibir ditekuk.
'' Kalian dengarkan dulu penjelasan kita.. jangan kayak emak-emak deh. Main nyerocos aja.'' Ucap Atmaja.
'' Ohh.. kamu ngatain kita ibu-ibu ini suka nyerocos ha?'' Ucap Salwa sambil menjewer telinga Atmaha suaminya.
'' Bukan begitu sayang.. kamu cantik kok.. hehe.'' Ucap Atmaja dengan nyengut kuda.
Bukan cuman Salwa saja yang menatap Atmaja dengan tajam. Hana dan Indah pun sama-sama menatap para suami nya dengan tajam.
'' Baru tahu aku kalau kalian itu SSTI.'' Ucap Kanya.
'' SSTI? Apa itu nya?'' Tanya Atmaja.
'' Suami Suami Takut Istri. Hahaha.. '' Ucap Atma menyambung perkataan Ayu dengan tertawa terbahak-bahak.
'' Baru tahu aku kalau para pendiri perusahaan besar yang gagah ini takut istri.. hahaha.'' Tawa Ayu.
Bagaimana ekspresi para bapak-bapak itu? mereka yang pasti sangat malu sama anak-anak nya itu. Kalau mau mengelak nanti para istri mereka marah, kalau di turuti perkataan anak-anak nya itu bisa hancur harga mereka.
Untuk merubah topik Pratama pun beraksi.
'' Ekheuumm.. Ini kembali ke leptop saja ya. Kita kembali membahas masalah kantor.'' Ucap Pratama menengahi masalah yang tak penting itu.
'' Okke kita kembali ke topik awal.'' Ucap Salwa.
Dan ucapan Salwa itu membuat amarah para istri yang lain pun mereda dan akhirnya membahas kembali topik yang tadi.
'' Jadi...''
.
.
*******
Hallo readers๐ gimana nih ceritanya setelah melewati episode 20 ini? kasih pendapat kalian lewat kolom komentar ya..
Jangan lupa juga setiap episode tinggalkan jejak.. hehe ๐
Dan siapa yang akan menjelaskan kelanjutan 3 sejoli itu yang akan menjadi OG?
* Kepp reading my novel guys*
'' Hanya di 3 Sejoli menuju sukses''
^^^Salam dari Author ๐^^^
__ADS_1