
'' Loh kok anda yang nyanyi nona. Tapi suara nya kenapa mirip radio rusak. Eh." Bastian merasa salah bicara. Dia menutup mulitnya dengan telapak tangan.
" Gapapa yang penting guwe dapet saweran banyak tuh.'' Sombong Atma.
" Eh ternyata jadi penyanyi dangdut tu untung juga ya. Satu lagu aja saweran segitu. Menurut guwe itu sih banyak , Apalagi ntar juga ada bayaran agent nya.'' Kata Atma.
'' Penyanyi dangdut yang asli ga se banyak itu sawerannya. Kan elo minta saweran minimal seratus rebu tadi. Makanya lo dapet banyak.'' Alno bicara.
'' Emang saweran asli penyanyi dangdut tu berapa sih?'' Tanya Atma.
'' Ya tergantung. Kalau penyanyi dangdut kecil atau gerobak palingan 2000an sampai 10.000 an. Kalau panggung lumayan mungkin kisaran 20.000 sampai 50.000. Mungkin ada beberapa yang 100.000 , tapi itu jarang.'' Jelas Alno.
" Kok lo bisa tau banget sih masalah beginian , lo suka ke tempat dangdut gitu emang ?'' Tanya Atma.
Mereka bertiga mengobrol santai ditemani secangkir kopi panas dan juga mashmellow bakar yang menggiurkan.
" Kan guwe punya stasiun tv. Salah satu programnya itu acara berita artis. Jadi pernah salah satu artis dangdut terkenal itu cerita perjalanan hidupnya dari panggung ke panggung. Seperti yang guwe bilang tadi.'' Alno menjelaskan sembari memegang secangkir kopi panas dan meminumnya.
'' Oo gitu.''
'' Total sepuluh juta.'' Tiba-tiba Bastian berbicara.
'' Sepuluh juta lumayan juga ya.'' Atma nampak senang dengan hasil yang diperolehnya hingga senyum mengembang pada bibirnya.
'' Yaudah besok lo salurin ke panti yang minim donatur ya Bas!'' Perintah Atma.
" Siap nona.'' Jawabnya.
'' Tapi tujuanlo ngelakuin ini buat apa sih sebenernya? '' Alno masih saja penasaran dengan tingkah konyol Atma menyanyi tadi.
" Ya, lo bener banget. Guwe punya suatu tujuan. Jadi diantara banyaknya kolega bisnis yang tidak berpastisipasi ada beberapa penghianat perusahaan predikai guwe. Dan kebanyakan dari mereka itu, bekerjasama langsung Perwira, Pratama dan Atmaja group. Jadi ya itu semacam teknik dan keuntungan.'' Atma bangga dengan otaknya yang dapat bekerjasama.
'' Orang-orang yang kemarin anda bicarakan pada saya nona?''
__ADS_1
'' Yap bener banget.'' Atma menjentikkan jari jempol dan jari tengahnya.
'' Lo ternyata punya otak cerdas juga ya. Guwe kira otak lo isinya sedeng semua.'' Lanjut Alno.
'' 11/12 lah. Kalau sedeng ada, otak cerdas guwe bisa muncul.'' Semua pun ikut tertawa bersama Atma selesai beebicara.
'' Maaf nona, ada yang ingin saya sampaikan.'' Bastian nampak sedikit ragu untuk menyampaikannya.
'' Ya guwe perhatiin muka lo dari tadi. Bicara aja gakpapa. Si Alno kan juga suami sahabat guwe.'' Sebenarnya Alno sudah mau undur diri tadi, tapi Atma bilang tak masalah juga dia dengar. Palingan bocornya juga ke istri.
'' Em.. sebenarnya ada sebagian produk produksi pabrik perusahaan kita yang mengalami penurunan harga jual pasar. Saya pun sudah melakukan penelusuran , dan ternyata beberapa produksi kita ini tidak menarik minat beli masyarakat. Mereka pun lebih memilih merek lain yang menurut masyarakat lebih efisien. '' Bastian menjeda kalimatnya. Siapa tahu si bos ingin komentar.
Setelah di tunggu beberapa detik dua orang ini masih diam, Bastian pun melanjutkan kalimatnya.
'' Menurut pendapat saya, salah satu cara menarik minat masyarakat kembali adalah mengiklankan produk kita ini pada salah satu public figur yang menurut kita menarik nona. Itu saja sih.'' Bastian mengakhiri kalimatnya dengan sedikit kepala menunduk. Tanda hormat.
Atma termenung beberapa detik guna memahami seluk beluk kaoimat yang bastian ucapkan.
'' 23% , 50 % , 15 % , 74 % dan masih banyak lagi nona. Kalau saya aebutkan takutnya anda bingung.'' Jawab Bastian.
'' Okke. Guwe simpulin diaini perusahaan kita gaakan bangkrut walauoun beberapa produk bawah itu ga dinaikkan.'' Paham menurut Atma.
'' Ada sedikit problem nona. Jika produk ini tidak kita naikkan, kita akan memberi peluang pada perusahaan musuh untuk ke depan dengan menciptakan produk seperti kita dengan merek berbeda.''Bastian sedikit khawatir jika saja peluang teraebut digunakan musuh dengan baik.
'' Tapi kita meningkatkan persentase penjualan segitu pun sudah besar buat perusahaan raksasa seperti ini. Bahkan 15 % pun susah kita gapai di perusahaan ini. Menurut guwe pun kita udah untung tanpa harus rugi."
" Saya menyarankan agar perusahaan kita meningkatkan segala kekurangan agar peluang rugi semakin tipis nona.'' Saran Bastian.
'' Okke guwe juga setuju sama pandapat lo. Ada saran tentang public figurnya?'' Atma menatap Bastian dengan serius.
'' Bagaimana kalau inisial ' T ' yang baru ada masalah dengan lawan main nya nona?'' Tanya Bastian.
'' Jangan milih yang bermasalah dong, kalau dia kita pakai kita ga akan naik malah semakin untung. Coba kita pikirkan yang lain.'' Atma berkata sembari berpikir siapa public figur yang tepat.
__ADS_1
'' Gimana kalau Arvin Edzard ?" Alno yang sedaritadi menyimak, pun memberi pendapat.
'' Haha yang bener aja lo. Masak si muka datar sih. Lo lihat aja cara dia nyanyi tadi dong. Gimana bisa meng iklankan suatu produk coba. Dia tetap datar gitu pengucapan dialognya?'' Atma merasa pendapat Alno itu konyol.
'' Ya lo coba bujuk aja gitu. Gimana caranya bisa sifat dia itu perlahan berubah. Kalau muka datarnya bisa berekspresi, menurut guwe itu hal langka di kalangan masyarakat.'' Semakin konyol.
'' Ya trus gimana caranya hah?''
'' Mungkin sedikit perhatian atau bujukan kecil. Maybe.'' Tak mau tahu.
'' Sepertinya itu cara langka nona. Kita ubah sifat dia perlahan, itu akan mengyntungkan banyak pihak juga tentunya. '' Bastian terlihat setuju dengan saran Alno.
'' Okke. Sebelum penentuan keputusan, kita coba caritahu dia dulu. Pertama-tama adalah lewat internet. Sebentar guwe cek dulu.'' Atma mengayun - ayunkan hpnya untuk menunjukkan pada Bastian dan Alno. Lalu dia membuka pencarian internet dengan tulisan '' Arvin Edzard''.
Dia pun nampak serius membaca serangkaian tulisan dalam blog tersebut yang bertuliskan ,
Arvin Edzard. Penyanyi unik di tanah hiburan ini. Dengan wajah datarnya dia bisa menjadi kebanggaan masyarakat apalagi kaum hawa. Bagaimana tidak, wajahnya dan body yang dimiliki laki-laki tersebut sangat sempurna. Di usia muda, Arvin dapat masuk ke dunia hiburan dan terkenal dalam waktu yang dikatakan lumayan singkat.
Di kabarkan, pertama kali dirinya masuk di dunia entertaint adalah saat salah satu produser film menawarkan project kepadanya. Project tersebut menjadi ramai dikalangan masyarakat sekitar. Perawakannya yang datar di percayai bahwa dirinya memiliki taruma tersendiri. Dan dari postingan sosial medianya, Arvin selalu menyebarkan poster mencari seorang gadis kecil cantik yang dikabarkan menghilang. Di percayai pula bahwa gadis itu adalah adik tersayangnya. Mungkin salah satu tujuan Arvin ke dunia hiburan adalah untuk mencari sang adik.[ Surat kabar non hoax, 2021 ]
Atma menjabarkan dengan jelas kata-kata yang tertulis pada blog tersebut agar Alno dan Bastian pun dapat membacanya.
'' Punya masalalu kelam juga ya tuh orang.'' Atma merasa kasihan pada Arvin setelah membaca kalimat pada blog tersebut.
.
.
# Like komment favorite and sangu juga yak ehe
yng nunggu MP nya Kanya mungkin di episode selanjutnya ya. Tapi gabisa terlalu ku jabarin. Ntar kena KPAI lage wkwkwk.
_ Makasiii_
__ADS_1