3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 35


__ADS_3

* Telefon antara Atmaja dan Kanya tersambung*


'' Halo Kanya. Kamu dimana aja? ini sudah malam. Dan kamu sama sekaki tidak ada kabar? kamu malah menyuruh si bodyguard kamu untuk pulang. Gimana kalau kamu kenapa - napa? gimana kalau ada orang yang berbuat jahat ke kamu Kanya...'' Ucap Atmaja diseberang telefon


'' Tenang aja pi aku ga papa kok sekarang. Aku ada urusan sebentar sama temen aku.Aku aman kok nggak kenapa - napa.'' Ucap Kanya.


'' Gimana bisa tenang, ini sudah sangat larut malam Kanya.. pokoknya sekarang juga kamu PULANG. 25 menit belum sampe rumah papa hukum kamu nanti.'' Ucap Atmaja yang langsung mematikan sambungan telefonnya secara sepihak.


'' Do pulang yuk. Guwe udah di cariin orangtua guwe nih. Cuma dikasi waktu 25 menit buat sampe ke rumah.'' Ucap Kanya maksa dengan wajah agak panik.


'' Yawdah ayo. Lain kali aja kita kesini lagi.'' Ucap Aldo menarik tangan kanya dan ingin beranjak pergi meninggalkan posisi berdirinya tadi.


'' Maaf ya pak... bu.. mungkin tiga orang di dalam kamar sudah kelelahan hingga akhirnya mengistirahatkan tubuh mereka sebentar.'' Ucap wanita bayaran Aldo tadi.


Sebenarnya Kanya sudah ingin melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu, tapi tubuhnya tiba-tiba mematung sekejap dan menbalikkan kepalanya menatap wanita bayaran Aldo. Mendengar kata 'tiga orang di dalam kamar Nabila' membuat bingung Kanya.


'' Ngapain berhenti? ayo ini waktunya jalan terus loh.'' Ucap Aldo yang menyadari Kanya berhenti dengan menatap wanita yang berada di depan pintu kamar Nabila itu.


'' Apa tadi kamu bilang? tiga orang?'' Wajah bingung Kanya menunjukkan jarinya yang di tekuk angka tiga.


'' Iya bu.'' Jawaban santai dari wanita itu.


'' Siapa aja? kan cuma ada Nabila dan pelanggan nya. Yang ketiga siapa, setan?'' Tanya Kanya.


'' Iya pelanggan nya Nabila kan ada dua orang bu saat ini.'' Jawab wanita itu yang sebenarnya dia bingung mengapa Kanya menanyakan hal itu.


'' DUA ORANG? udah gilak kali si Nabila. Nggak remuk semua itu badannya.'' Ucap Kanya sedikit meninggikan suaranya karena emosinya sedikit terpancing.


'' Heh, pelan-pelan lo ngomongnya. Kuping kita masih normal.'' Protes Aldo.


Tanpa memperdulikan ucapan Aldo Kanya langsung melanjutkan langkah kakinya menuju mobil Aldo. Aldo sebenarnya agak aneh dengan sikap Kanya sekarang ini. Cuma dia tahan untuk bertanya, dan siapa tahu saja Kanya ingin bercerita dengan sendirinya.


Aldo sudah berada di dalam mobil dengan Kanya yang terdiam menatap ponselnya.Aldo perlahan mulai menjalankan mobilnya keluar dari lingkungan tadi. Kanya teringat perintah papi nya yang menyuruh dia pulang dengan waktu hanya 25 menit saja.


'' Berapa sisa waktunya Do?'' Tanya Kanya menatap Aldo sekilas.

__ADS_1


'' lima belas menit.'' Ucap Aldo santai.


'' LIMA BELAS MENIT? Doo.. ayo cepetan ngelajuin mobilnya. Ayo ngebut. Guwe gamau di jadiin daging giling ntar.'' Kanya yang sudah merasa panik dan memohon pada Aldo dengan muka agak memelas sedikit.


'' according to your request.'' Dan sesuai permintaan Kanya, Aldo menancapkan gas nya sampe tinggi hingga menyalip beberapa pengendara. Karena waktu sudah menunjukkan malam, jalanan pun agak sepi. Berharap saja tak ada polisi yang patroli.


'' ALDOOOO LO GILAKK YA. GUWE GAMAU MATI. GUWE MASIH MAU HIDUP DO. GUWE BELOM KAWIN. GUWE MASIH MAU PUNYA NYAWA. ALDOOOO.'' Teriak Kanya saat Aldo melajukan mobilnya dengan kecepatan full. Aldo pun tak memperdulikan Kanya. Dia tetap akan fokus pada jalanan.


Setelah ketegangan yang Kanya rasakan, akhirnya mereka sampai juga di gerbang besar rumah Kanya. Yang pasti sudah ada yang menunggu kedatangan mereka disana.


Kanya dan Aldo pun langsung turun dari mobil tanpa memperdulikan apapun lagi karena tatapan orang-orang di depan mereka ini serasa ingin memanggang mereka hidup - hidup.


Belom juga Kanya dan Aldo menjelaskan, telinga Kanya ditarik Atma dan telinga Aldo di tarik Ayu.


'' Aaaadduuh duh ,heh sakit Ma.'' Protes Kanya saat telinga nya ditarik Kanya. Sedangkan Aldo hanya mendesis kecil saat kesakitan.


'' Dari mana aja lo. Lo nggak lihat kita semua panik nyariin lo hah. Lo kalo ngga pulang ngga pulang sekalian gapapa. Sekalian aja lo kelayapan. Bikin kita semua panik tahu nggak, udah bikin tidur guwe ke ganggu karena ulah lo.'' Omelan Atma ditujukan pada Kanya yang telinganya sudah lepas dari jeweran Atma.


'' Iya lo itu ngga tahu betapa paniknya guwe hah? lo ngga tau kalo guwe baru mimpiin Alno trus keganggu gara - gara berita lo ngilang.'' Celetuk Ayu mengomeli Kanya.


'' ASTAGA KANYAAAA.'' Teriak Ayu dan Atma saat menyadari penampilan Kanya yang sekarang ini.


Tampa aba-aba Ayu dan Atma memukuli Aldo secara bertubi-tubi. Dari mulai perut Aldo, pipi, kepala,pelipis, lengan berotot milik Aldo, dan yang terakhir mereka memukul sebelah kaki Aldo yang berhasil membuat Aldo duduk sepeeti orang bertekuk lutut.


'' Apaan sih kalian main pukul aja. Dengerin dulu kek penjelasannya Kanya ma guwe.'' Protes Aldo kepada dua sahabat Kanya itu.


'' Sudah-sudah.. ayo kita melanjutkan pembicaraan ini di dalam saja. Malu kalau ada yang melihat kita bertengkar di deoan rumah seperti ini. Palagi penamlilan Kanya yang nggak karuan itu. Sudah masuk semuanya!'' Perintah Atmaja yang di turuti oleh semua orang kecuali Aldo yang sudah ingin pulang. Tapi sialnya dia terhalang oleh dua gadis macan di depannya ini.


'' Maaf semua nya.. karena ini sudah malam, saya ingin pamit pula-'' Ucap Aldo ingin pamit tapi terhenti karena dia meringis sedikit sakit ketika telinga nya di jewer Atma.


'' Siapa bilang lo boleh pulang. Ikut masuk!'' Ucap Atma yang berjalan menuju dalam rumah besar itu dengan masih menjewer telinga Aldo.


Sesampainya di ruangan depan, terjejer sofa mewah yang muat untuk di duduki beberapa orang itu. Mereka semua mulai duduk dengan masing-masing tanpa di suruh karena memang mereka semua sudah sering bertemu dan tak ada kata canggung atau malu dari mereka untuk para keluarga sahabatnya. Yang berbeda hanyalah Aldo yang masih gugup untuk duduk. Tapi karena sebuah keterpaksaan dan pelototan mata dari Kanya, akhirnya Aldo pun ikut duduk dengan mereka semua.


'' Kalian pulang telat dua menit.'' Ucap Pratama yang mulai mengangkat pembicaraan.

__ADS_1


'' Maaf om.. semuanya.'' Ucap Aldo dengan masih menegakkan kepalanya.


'' Lo ngapin pake baju itu sih Nya? jijik taukk.'' Ucap Ayu memandang Kanya dari bawah ke atas.


'' Jangan - jangan lo di apa-apain ya sama ni cowok? kalo lo di apa-apain bilang aja Nya. Guwe tendang ni cowok sampe ke planet uranus. '' Geram Atma masih dengan meninggikan suaranya dan tatapan tajam masih di lontarkan untuk Aldo .


'' Su'udzhan banget sih kalian ma guwe. Tampan gini di bilang mau macem-macemin. Dihh ogah kalik.'' Aldo angkat bicara.


'' Iye.. TAMPAN dalam lautan atlantika.'' Atma masih emosi.


'' Sudah-sudah. Ini sudah larut malam, jadi semuanya tidur saja di rumah ini ya. Termasuk kamu, siapa nama kamu nak?'' Tanya lembut Atmaja pada Aldo.


'' Aldo om.'' Jawab Aldo tersenyum kikuk.


'' Ah ya.. dan Aldo juga nginep disini semalam saja. Karena kan waktu sudah semakin larut dan ngga baik kalau kamu terusin perjalanan menuju rumah kamu.'' Ucap Atmaja masih dengan nada lembut.


'' Papi aneh deh. Bukannya marah kok malah suruh dia disini sih pi, udah sono lu pulang aja.'' Usir Kanya menunjukkan jarinya ke arah Aldo.


'' Iya om. Nggak papa kok, nanti aku pulang saja. Lagian nona galak ngga ngijinin juga, jadi saya pamit saja ya om.'' Ucap Aldo mengangkat dua alisnya.


'' Yeee siapa yang lo bilang nona galak hah. Guwe pentung juga tuh mulutlo pake tongkat base ball guwe.'' Ucap Atma dengan nada tinggi.


'' Lah itu galak nya keluar kan. Brarti lo emang nona galak. Masih mending ga guwe bilang macan galak.'' Goda Aldo sedikit tertawa.


'' Awas ya lo besok.''


Semua orang tertawa melihat perdebatan Kanya dan Aldo itu. Bukan semua orang sih,tapi semua otang tuanya saja dan tidak dengan Ayu dan Atma yang masih mentimpan unek-unek di hati mereka entah apa itu hanya mereka dan tuhan yang tahu.


.


.


********


Hallo gengssss. Sebenernya aku up nya itu tadi malam. Entah gimana caranya episode nya ilang dongggg, padahal aku udah nulis agak banyak. Jadi sekarang aku ulangi nulisnya untuk kleannn 🙃

__ADS_1


Happy reading dan jangan lupa buah tangannya yha biar aku kenyang dan semangat up nya 😘💝


__ADS_2