3 Gesrek Menuju Sukses

3 Gesrek Menuju Sukses
EPISODE 50


__ADS_3

“ Kamu punya saudara kadung gak?” Tanya Ayu to the point.


“ Punya satu. Dia adik aku laki-laki. Memangnya kenapa?” Alno menjawab apa adanya karena memang tidak ada masalah jika dia memberi tahu tentang keluarganya. Toh bentar lagi Ayu akan menjadi salah satu bagiannya.


“ Namanya panjang dia siapa?” Bisik Ayu bernada pelan pada Kanya. Kanya yang sudah mengetahui maksud Ayu pun memberitahu nama panjang kekasihnya.


“ Namanya Reinaldo Adhitama bukan No?” Tanya Ayu pada Alno di seberang setelah mendapat bisikan dari Kanya.


“ Iya. Kok kamu bisa tahu nama panjangnya adik aku?”Alno keheranan.


“ Si Aldo itu calonnya Kanya sahabat aku yang alak itu loh. Kamu masih inat kan se galak apa dia waktu SMA dulu.” Niat Ayu sih bukan menyindir, tapi sepertinya yang punya nama merasa tersindir. Namun hanya pelototan mata yang dihadiahkan pada Ayu.


“ Hah? Serius? Dulu Aldo juga bilang mau nembak cewek namanya Kanya. Tapi aku gak nyangka Kanya yang dia maksud itu sahabat kamu.”


“ Iya. Dan adik kamu katanya mau ngelamar Kanya di hari yang sama, sama kita. Jadi tadi aku barusan habis berunding sama tia sahabat aku. Dan kita memutuskan bikin acaranya dalam acara bersama. Semacap nikah massal itu, kamu ada masalah ak sama keputusan ini?” Tanya Ayu yang sebenarnya dia merasa tidak enak mengatakan semua tadi.


“Kalo aku sih tidak ada masalah selagi itu tidak merugikan manapun. Untukku yang terpentin bisa menjadikanmu milikku seutuhnya.” Jawaban Alno membuat hati Ayu dipenuhi taburan bunga. Begitu juga dengan yang lainnya tersenyum dalam hati.


“ Dan... menurut aku Aldo juga tidak ada masalah juga sama seperti ku. Coba nanti aku bicarakan ini semua sama si Aldo dulu ya sayang.” Pinta Alno dengan lembut.


“ Okke. Yasudah Do, aku tutup dulu ya telephone nya. Selamat malam dan mimpi indah.” Pamit Ayu.


“ Kamu nggak mau aku nyanyiin lagu sebelum tidur nih sayang..” Tanya Aldo keheranan.


“ Hemm... aku masih ada kerjaan nih, tidur nya sebentar lagi.” Jawab Ayu. Kerjaan yang dia maksud adalah membahas pembicaraanya dengan Alno bersama dua sahabatnya.


“ Yasudah deh. Tapi ingat! jangan terlalu malam ya tidurnya, aku gak suka lihat kamu sakit.” Perintah Alno yang tak boleh dilarang.


“ Iya sayang..”

__ADS_1


“ Yasudah bay sayang.. Good sweet dreams.” Setelah itu dia menutup panggilan telephonenya.


“ Sayang-sayang an nya sudah, hem?” Ledek Atma.


“ Udah dong,hehe.”


“ Jadi kalau Aldo itu adiknya Alno, brarti kalian akan jadi ipar dong.” Ucap Atmaja.


“ Dan aku tak bisa membayangkan jika kalian sering ribut nanti.” Atma menambahi


“ Semoga saja keluarga mereka bisa tahan dan sabar.” Celetuk Pratama.


“ Karena sudah malam dan sudah dapat keputusan juga, kita akhiri pertemuan ini dan selamat malam.” Kalimat Atmaja mengakhiri perbincangan diikuti anggukan dari semuanya.


******


Memiliki tiga tingkat, sebuah basemant luas. Tingkatan pertama hanya ada sebuah interior kosongan alias hanya ada ruangan dengan desain mewah dan segar. Tingkatan kedua diisi dengn ruangan gym, perpustakaan, tiga buah ruangan kerja ( ketiga bapak itu lebih suka lembur di gedung itu bersamaan daripada di kantor. Mungkin sekarang diwarisi anak mereka.)


Ada juga sebuah bioskop mini tempat bersantai , serta dapur yang lebih sering berantakan. Terdapat pula beberapa kamar tidur yang pastinya tidak seluas di rumah mereka. Ada gudang berkas tak terpakai di suduk gedung yang hanya diterangi lampun remng- remang. Jangan lupakan pula sebuah ruangan karaoke untukmenghibur rasa suntuk, tapi ketiga bapak itu tak pernah meminum alkohol. Bisa jadi rendang berbumbu di tangan para istri mereka jika mereka meminum alkohol.


Kembali ke acara lamaran...


Sebuah ruangan dengan bunga-bunga indah dan cantik adalah tempat dilangsungkannya acara. Aldo dan Alno serta keluarga mereka tela berkumpul semua. Alno tampak sangat tampan dengan kemeja putih dan jas berwarna hitam sepadu dengan celana panjang dan sepatunya.


Sedangkan Aldo tak kalah tampan dengan kemeja putih berbalut jas berwarna biru laut yang setara dengan celana panjangnya. Dengan sepatu berwarna putih menambah ketampanannya.


Trio gesrek kompakan menggunakan gaun cantik merah muda sebatas lutut dengaqn hils berlian serta rambut terurai indah. Para orangtua mereka semua menggunakan seragam berwarna hijau, termasuk kedua orang tua Alno dan Aldo.


Semua telah duduk di sofa yang telah disediakan. Ayu, Kanya dan kedua orang tuanya duduk berhadapan dengan Alno, Alno dan kedua orang tua mereka. Sedangkan Atma menjadi penonton di barisan depan dengan Hana dan Perwira yang saling merangkul.

__ADS_1


“Assalamualaikum semua yang hadir disini. Untuk bapak Pratama dan Atmaja tentunya. Tujuan saya kesini dengan kedua anak saya adalah ingin melamar putri cantik dari anda sekalian , yang bernama Ayu Putri Pratama dan Kanya Desinta Atmaja ( nama aslinya memang ini. Yang sebelumnya hanya ejekan yang jadi menyebar karena kebanyakan kang gosip.) Awalnya saya kaget karena kedua putra saya ini ingin menikah bersamaan. Tak ada masalah juga dari saya dan istri saya, selagi yang mereka lakukan niat baik dan mereka juga merasa nyaman. Jadi apakah anda mengijinkan kedua putra saya menikahi putri anda sekalian?” Ayah Alno dan Aldo meminta untuk kedua putra mereka sekaligus.


“ Waalaikumussalam. Kalau saya mengikuti keputusan putri saya saja. Jika ini yang terbaik, insyaallah saya ikhlaskan dia untuk putra bapak. Tapi jangan pernah menyakiti berlian berhaga saya ini. Dia saya jaga hingga sebesar ini dan saya berharap dia bahagia dengan pilihannya dikemudian hari. Ini pesan saya. Gimana dengan anda bapak Atmaja? “ Semuanya jadi menatap Atmaja.


“ Saya setuju dengan anda. Selagi putri saya bahagia.” Singkat dan agak menyebalkan. Perwira dan Pratama sudah menduga itu semua.


“ Ngga bapak ngga anak sama-sama pelit berbicara.” Celetuk Perwira yang menonton.


“ Guwe kira Kanya anak pungut. Ternyata sama persis dengan om Atmaja.” Atma langsung mendapat senggolan dari mommy agar tak ikutan jejak daddy nya.


“ Aku menerima lamaran Alno.” Ayu tersenyum malu. Sedangkan Aldo tersenyum lebar.


“ Aku juga.” Padat sekali tapi tak jelas ucapan Kanya ini.


“ Eh lo juga mau nikah sama Aldo hah! “ Atma berdiri dari duduknya karea kesal.


“ Lo panjangan dikit kek kalo ngomong gimana sih.” Ayu ikutan kesal.


“ Okke aku menerima lamaran kekasihku tercinta , Aldo. “ Aldo tersenyum senang atas penuturan Kanya walaupun masih berwajah datar. Dan semua tersenyum geli dengan ucapan Kanya.


Tiba-tiba Aldo dan Alno beranjak dari duduknya. Mereka segera melepas paksa jas yang mereka kenakan karena...


*****


# Adakah yang masih menunggu?


# Comment guyss...


_makasii_

__ADS_1


__ADS_2