A Dan Z

A Dan Z
BAGIAN 12


__ADS_3

"Aku tau kalau bibi tidak suka orang luar, tapi kakak, cinta tidak mengenal keturunan bukan? Semua terjadi begitu saja" Uca Anchie, "Kakak tau, aku tidak bisa hidup tanpa dia. Dan dia ingin menikahi ku, secepat mungkin. Dan..aku tau, hanya Kakak yang bisa meyakinkan keluarga kita untuk pernikahan ini"


"Ha?"


Drrttt


Percakapan pun terhenti ketika ponsel Adara berdering, setelah melihat siapa yang menelfon, tanpa menunggu lagi Adara segera mengangkat nya.


^^^"Halo"^^^


"Halo, nona. Kami ingin memberitahu nona kalau kami sudah memulai verifikasi identitas nona, kami akan segera mengabari nona"


^^^"Baiklah, tolong percepat prosesnya ya"^^^


Adara memutus sambungan telepon tersebut. Anchie mendekat dan bertanya. "Ada apa? Dari siapa?"


"Dari pusat adopsi, aku belum membicarakan masalah ini pada ayah dan ibu, tapi sebaiknya aku tidak menundanya lagi" Jelas Adara.


Ting tong!


Mendengar bel rumah berbunyi, Felicity yang sedang tenang beryoga terpaksa membukakan pintu.


Ceklek


"Selamat pagi, Nyonya. Kami dari pusat adopsi, kami ingin bertanya tentang pendapat Nyonya. Mereka ingin mengadopsi anak" Ucap seorang wanita

__ADS_1


"Tetangga mana?"


"Nona Adara—


Felicity yang sedang meminum air pun tersedak saat nama Adara di sebut.


"Orang-orang seperti apa mereka?" Tanya seorang pria yang datang bersama rekan kerjanya, "Tidak berpendidikan! Sangat kasar, mereka marah sepanjang hari!" Tutur Felicity kesal


Bersamaan dengan hal itu, Zavier datang.


"Zavier putraku, kau sudah pulang. Ayo masuk" Felicity tersenyum menyambut putra sulungnya. Zavier melangkah maju dan menyodorkan sebuah kantong plastik. "Ibu es krim"


Dengan girang Felicity menerimanya dan membawanya masuk.


"Permisi, aku minta maaf atas ibuku tadi. Mereka berdua memang tidak bersahabat. Aku dengar tentang adopsi itu, dan kalau tentang Adara, dia tidak sebaik itu. Ya, dia menyukai anak-anak" Zavier menjelaskan, Felicity yang tidak sengaja mendengar nya mendengus sebal.


"Kenapa kau melakukan ini!?" Tanya Ibu Adara marah setelah mengetahui kebenaran bahwa Adara ingin mengadopsi seorang anak


"Aku sudah memutuskan, Ibu. Aku akan mengadopsi—


"Tidak, kau tidak akan menikah jika kau mengadopsi anak" Sahut Ibu Adara, "Tapi aku tidak ingin menikah, Ibu" Imbuh Adara


"Kenapa?"


"Karena aku tidak akan pernah bisa menikah, setelah mengetahui kondisi ku, tidak akan ada yang mau menikah denganku" Jawab Adara, "Percayalah, kau akan menikahi pria yang nantinya akan sangat mencintaimu" Tambah Ibu Adara.

__ADS_1


Di rumah sebelah, Zavier terkejut saat melihat buku pelanggaran sekolah Ruby yang penuh dengan catatan.


Ruby datang dan mengambil buku tersebut berserta tas sekolah nya yang ada di atas meja makan lalu memindahkan nya ke sofa. Gadis itu menengok ke belakang menatap sang ayah.


Zavier mengangkat salah satu kursi meja makan, dan berjalan mendekati Ruby.


"Kemari lah, kenapa terus menggaruk rambutmu? Putar tubuhmu" Ruby menuruti ucapan sang ayah.


"Ruby, kau punya banyak kutu di rambutmu" Ucap Zavier, "Ayah gatal sekali" Kata Ruby sambil terus menggaruk rambut nya


"Oke berhenti bergerak, Ayah akan memeriksanya"


Tanpa di sadari, Adara melihat semuanya. Gadis itu tersenyum melihat Zavier begitu perhatian pada Ruby.


Tiba-tiba ide untuk membantu Zavier menyelesaikan masalah kutu di rambut Ruby pun muncul, ia masuk ke kamar dan mengambil shampoo anti kutu.


"Ibu, shampoo anti kutu ini sangat bagus kan?" Tanya Adara, gadis itu sengaja mengeraskan suaranya agar terdengar oleh Zavier


"Iya aku tau" Balas ibu Adara dari kamar, "Kau ingin menyumbangkan nya ke pusat adopsi juga kan?"


"Iya iya, ibu mungkin tau tapi sepertinya masih ada yang tidak tau kalau shampoo ini akan menghabisi semua kutu yang ada di rambut" Zavier tidak menoleh tetapi tetap menyimak apa yang di bicarakan oleh Adara. Sementara Ruby terus memerhatikan Adara.


Karena tidak mendapat reaksi apapun dari Zavier, Adara memutuskan untuk meletakkan botol shampoo itu di depan pintu dan kembali masuk ke rumah.


Dengan malas, Zavier mengambil shampoo tersebut.

__ADS_1


__ADS_2